Jumat, 08 April 2011

Para Manajer Berhati-hatilah, Ada Neraka Manajemen!

Judul              : Neraka Manajemen
                        12 Kisah membongkar Pola-pola
                        Negatif Manajemen
Penulis           : Robert D.Gilbreath
Penerjemah  : Anies Lestiati
Halaman        : 296
Penerbit        :  Kaifa (Mizan Pustaka)

Mengirim seorang eksekutif  untuk mengikuti sebuah konferensi tentang kepemimpinan merupakan hal yang biasa dilakukan oleh perusahaan. Bagaimana para eksekutif mengikuti kegiatan tersebut serta cara menghabiskan waktu luang juga sudah merupakan hal yang standar dilakukan oleh para eksekutif. Sepertinya tidak ada hal yang luar biasa.

Namun yang tidak biasa jika pesawat yang ditumpangi para eksekutif tersebut mendadak hilang dari radar. Saat  kepanikan mulai mereda dan kesadaran mulai timbul, mereka ternyata  berada 12 lantai dari lantai dasar.  Mereka berhadapan   dengan Reflecto, Chief Operating Officer Neraka Manajemen. Ke dua belas eksekutif tersebut terdampar  di neraka, bukan neraka biasa, neraka manajemen!

Satu-satunya cara untuk keluar adalah dengan menyampaikan cerita yang mengandung kearifan manajemen. Setiap orang diharuskan membuat satu cerita, dan harus mengungkapkan kebodohan-kebodohan serta kesalahan-kesalahan dalam praktek bisnis mereka.Satu saja cerita yang disampaikan tidak berkenan di hati Penguasa Neraka Manajemen,maka mereka semua tidak akan bisa keluar dari sana. Jelas ini merupakan hal yang tidak menyenangkan. Bayangkan diminta untuk menceritakan kegagalan atau kesalahan mereka dalam sebuah keputusan manajemen.

 Saat menghadap Sang Penguasa Neraka Manajemen, ke dua belas eksekutif tersebut meramu kearifan manajemen berdasarkan pengalaman pribadi mereka dalam sebuah cerita yang menggunakan berbagai macam latar belakang. Dari Romawi hingga Mesir Kuno, peradaban Aztec  hingga Samudra Pasifik. Tentunya juga dengan menggunakan tokoh dan situasi yang akrab di dunia bisnis. Suka tidak suka, mereka terpaksa membuka kesalahan yang pernah mereka lakukan serta memberikan penjelasan mengapa kesalahan itu bisa  terjadi dan bagaimana memperbaikinya.

Cerita mengenai tulang belulang hammurabi mengandung inti mengenai seseorang pimpinan yang gila akan kontrol, orang-orang kepala angka yang menakjubkan mengandung inti cara pengambilan keputusan, rumah makan telur emas mengandung inti bagaimana kompromi dapat menjerat leher inovasi.

Sedangkan cerita balapan kereta tempur Caligula mengandung inti bagaimana kualitas akan menang, lenyapnya budaya consensus mengandung inti untuk berhati-hati terhadap konsensus, labirin sang lembu jantan mengandung inti bahwa birokrasi adalah raja, kisah sebuah mesin teleks mengandung inti malu adalah satu bentuk keahlian manajemen.

 Cerita wanita bermata buram mengandung inti visi seorang pemimpin, perubahan budaya ala konstantin mengandung inti mengenai perubahan, pikiran-pikiran lapar para budak mengandung inti bahaya kesuksesan, lebah-lebah pembunuh mengandung inti asal mula jasa konsultan. Terakhir, pengakuan agustine mengandung inti pencapaian batasan-batasan manajemen.

 Pada akhirnya, cerita-cerita tersebut cukup berkenan di hati penguasa Neraka yang segera mengirim mereka kembali ke kota. Pesawat yang mereka tumpangi secara ajaib terdeteksi  radar kembali. Tentunya ini sangat mengherankan para petugas  di bandara. Dari kedua belas eksekutif tersebut, ternyata  ada 1 yang tertinggal! Sebenarnya bukan tertinggal, namun ia atas kesadarannya sendiri memilh untuk tinggal. Orang tersebut ternyata menyukai neraka manajemen. Alih-alih kembali ke dunia nyata , ia lebih menyukai neraka manajemen.

 Di setiap awal cerita, bisa ditemui pepatah bijaksana yang berkaitan dengan inti dari cerita tersebut. Sedangkan tulisan pada halaman pertama yang berbunyi, ” Anda tengah memasuki wilayah baru. Anda beruntung membeli buku ini. Anda akan menemukan hal-hal yang tak terduga. Bacalah, pahamilah dan praktikkanlah. Anda akan menjadi manusia baru untuk zaman yang akan datang” Seperti bisa menjadi motivasi untuk menuntaskan buku ini

-----------------------------
Sebuah SMS singkat membuat saya tersipu malu!
Isinya hanya sebuah pertanyaan , " Kok repiunya novel semua, enggak ada buku2 lain apa?"
Waduh... saya jadi baru sadar, sudah lama buku2 sejenis itu tidak saya baca
Moga-moga repiu lama ini bisa menjadi jawaban pertanyaan yang tadi yah...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar