Sabtu, 09 April 2011

Belajar Makna Persahabatan dari Hewan

Judul                  : The  Wind In The Willows
Pengarang          :  Kenneth Grahame
Penerjemah        :  Rini Nurul Badariah
Penyunting         : Nadya Adwini
Ilustrasi &
Pewajah Sampul : Ella Elviana
Pewajah Isi        : Basandid
ISBN                 : 978-979-19926-4-0
Halaman             : 134
Terbit                  : April 2010
                             Mahda Books
                             (www.MahdaBooks.com)

Buku unik ini berkisah mengenai persahabatan empat ekor hewan.  Molly  tikus tanah yang agak pemalu, Ratty tikus air,Katak yang periang dan kaya, serta Luak si bijaksana dan pendiam.  Ceritanya sebenarnya  sederhana saja, seputar persahabatan keempat hewan tersebut. Persahabatan mereka dimulai pada awal sebuah musim semi yang menyenangkan, lalu bergulir menjadi musim panas.

Tapi justru dalam kesederhanaan cerita, kita memperoleh banyak hal.The  Wind In The Willows merupakan sebuah fabel.  Fabel adalah cerita yang menggunakan hewan sebagai tokoh utamanya, contohnya cerita kancil.  Istilah fabel  diambil dari Bahasa Belanda .  Biasa dalam fabel   tersirat pesan moral atau makna yang lebih mendalam. Begitu juga dalam kisah ini

Tengok kisah bagaimana Molly, Ratty, serta Luak berupaya mengubah tabiat Katak yang sering  semaunya, boros, cepat bosan serta sering memuji diri sendiri. Dibutuhkan sahabat sejati untuk bisa membuat diri kita sadar akan kekurangan dan bersedia memperbaikinya.

Sekilas, buku ini berkesan   sebagai bacaan ringan mengisi waktu luang, apalagi dengan jumlah halaman yang tipis.  Namun coba kita merenung sesaat, sesungguhnya banyak sentilan dalam buku ini. Jika mau jujur, salah satu karakter yang ada mencerminkan diri kita.

Misalnya bagaimana kelakuan sang Katak yang seenaknya. Akalnya sungguh licik! Ia akan melakukan apa saja agar bisa memperoleh apa yang diinginkannya.  Dari menyogok petugas pencuci pakaian hingga membohongi orang dilakukannya. Coba tengok di sekitar kita, berapa banyak orang yang berperangai sama dengan sang katak.           

Lalu lihat saja bagaimana seekor tikus tanah mampu berenang berkat bantuan tikur air. Padahal selama ini tikus tanah digambarkan sebagai hewan yang takut air. Hanya karena tekat bulat sang tikus tanah serta dukungan penuh seorang sahabat, ia mampu melakukan sesuatu yang tidak biasa.Coba  renungkan sejenak, siapa kira-kira sahabat terbaik Anda? sahabat yang selalu memberikan semangat saat Anda jatuh.

Tikus tanah merupakan  anggota mayoritas dari familia mamalia Talpidae dengan ordo Soricomorpha. Meskipun kebanyakan tikus tanah bersembunyi di dalam lubang di tanah, beberapa spesiesnya adalah akuatik atau semi-akuatik. Tikus tanah memiliki badan berbentuk silinder dan tertutup oleh bulu. Matanya kecil  sedangkan telinga lebih kecil lahi sehingga  tidak dapat terlihat mata. Tikus tanah memakan binatang invertebrata yang hidup di bawah tanah. Tikus tanah dapat ditemukan di Amerika Utara, Eropa dan Asia, meskipun tidak ada tikus tanah di Irlandia.

Atau bagaimana sikap Luak yang selalu tenang dan penuh perhitungan. Diantara mereka berempat, memang Luak adalah sosok yang paling disegani. Hingga jika anak-anak kecil bertingkah rewel, para ibu langsung berkata mereka akan dibawa oleh Luak.

Petualangan mereka, membuat perubahan yang positif. Setiap hewan mendapat ganjaran yang sesuai. Kadang, di malam musim panas yang panjang, mereka berempat berjalan-jalan di hutan yang berkat mereka, tidak lagi angker.  Kedatangan mereka selalu disambut hangat. Sang katak dikenal sebagai Katak yang dermawan, Tikus air yang pemberani, Tikus tanah yang hebat serta  , Luak yang bijaksana

Kenneth Grahame lahir  pada tanggal 8 Maret 1859. Grahame dididik di St Edward's School, Oxford (1868-1875), tetapi tidak bisa masuk Oxford University.  Dia meninggal dengan tenang di rumahnya di Pangbourne pada tanggal 6 Juli 1932. Beberapa hasil karyanya
  • Pagan Papers (1893)
  • The Golden Age (1895)
  • Dream Days (1898)
    • termasuk The Reluctant Dragon (1898)
  • The Headswoman (1898)
  • The Wind in the Willows (1908)
Jadi..............,diri Anda adalah Katak, Tikus Tanah, Tikus Air atau Luak?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar