Jumat, 08 April 2011

Kisah Theodore "Teddy" Boone, Sang Pengacara Cilik

Judul           : Theodore Boone: Kid Lawyer
Pengarang   : John Grisham
Penerjemah : Monica Dwi Chresnayani
Editor          : Dini Pandia
Halaman     : 272
Penerbit      : PT Gramedia Pustaka Utama

Cewek, sidang pembunuhan, saksi rahasia!
Belakangan hidup menjadi kian rumit bagi Theo

Pepatah yang menyebutkan buah tak jauh dari pohonnya, sangat cocok untuk sosok  Theodore “ Teddy”Boone. Hidup selama 13 tahun dengan seorang pengacara real estate, Woods Boone, sang ayah serta ibu seorang pengacara perceraian (selalu dari pihak istri), Marcella Boone, membuat  Theo menjadi anak yang paling tahu seluk beluk hukum dibandingkan yang lainnya. Plus tambahan seorang paman yang juga pengacara. Teman-temannya bahkan tak akan heran jika wajahnya  terpasang di buku petunjuk pengacara dan hakim

Ia mengenal  dengan baik sebagian besar ruang sidang yang ada, mengenal banyak hakim, polisi, panitera. Serta tahu tentang banyak hal seputar hukum.  Tak heran jika ia bisa  membuat sang hakim menyediakan tempat duduk strategi untuk seluruh Kelas  Pemerintahannya di ruang sidang yang penuh sesak. Maklum kasus yang disidangkan adalah kasus yang menarik minat seluruh penduduk kota.

Walau bangga karena sang anak sudah menunjukkan minat dan bakat untuk menjadi seorang pengacara handal, namun kadang kala kedua orang tuanya ingin Theo menikmati masa muda dengan lebih “wajar” bermain game, jalan-jalan, berkencan. Bukannya membuka kantor pengacara di sebelah kantor orang tuanya dan memberikan nasihat hukum kepada mereka yang membutuhkannya.

Nasihat hukum yang diberikan Theo umumnya hanya bersifat sederhana saja, diberikan berdasarkan pengetahuannya seputar hukum, sesuatu yang tidak diketahui orang banyak. Namun  bagi orang lain, seakan Theo memberikan nasehat  di bidang hukum, semacam menjadi ahli hukum mereka.  Dan Theo mengerjakannya dengan senang hati. Satu lagi klien yang puas, adalah motonya.

Saat ia bersama teman-teman dari Kelas Pemerintahan mendapat kesempatan menghadiri sebuah sidang, ia mengikuti jalannya sidang dengan tekun. Ia bisa merasakan ada sesuatu yang hilang dari kasus itu. Tanpa disengaja ia terlibat dengan kasus itu. Theo menemukan seseorang yang bisa memutar balikkan seluruh jalannya persidangan. Theo berada dalam kondisi yang  tidak terduga, ia bertemu dengan orang yang mengetahui bagaimana sesungguhnya peristiwa itu terjadi! Suka atau tidak, Theo  terlibat!

Masalahnya ia hanya seorang anak berusia 13 tahun, siapa yang  mempercayai dirinya. Belum lagi hal-hal lain yang menghantuinya seperti bagaimana ia harus bertindak, apa yang harus dilakukannya terlebih dahulu, siapa yang bisa  membantunya. Termasuk apa yang akan terjadi pada dirinya. Tanpa bisa dihindari Theo sudah masuk ke dalam arena hukum.

Dalam buku ini, ada beberapa bagian yang membuat saya terseyum sendiri. Adegan mengenai sang pemilik Deli yang suka memarahi pengunjung yang masih  nongkrong di meja mereka walau sudah lama selesai makanan, benar-benar mengingatkan pada cerita-cerita John lainnya. Lalu saat paman Theo menayakan apakah Bahasa Cina sudah diajarkan di sekolah. Ini menandakan keberadaan bangsa itu sudah mulai diperhitungkan.Terakhir mengenai klub membaca ibunya. Bayangkan sang ibu sering  terpaksa membaca buku yang tidak disukainya hanya untuk bisa hadir ke club buku. Jadi ingat, sudah lama saya jarang membaca buku yang memang saya ingini tanpa terpengaruh rekomendasi siapapun.

Setelah sekian lama, akhirnya buku ini hadir memuaskan kerinduan pembaca di tanah air. Khusus untuk buku ini, terlihat sekali pembaca yang  dituju adalah kaum muda alias ABG.  Buku ini walau tetap terasa sentuhan seorang John Grisham, namun uraian sebuah kasus serta efek ketegangan yang biasa kita peroleh saat membaca buku-buku John Grisham tidak sedasyat biasanya. Buku ini cenderung lebih ringan dibandingkan buku-buku lainnya. Selain itu wajah yang biasa menghiasi  halaman sampul juga tidak  ada.

Dari buku ini, para pembaca  diajak mengenal mengenai bagaimana sistem hukum berjalan. Bagaimana para pekerja hukum secara profesional. Bekerja. Sesaat mereka bermusuhan, namun selanjutnya mereka berteman baik, tidak ada rasa dendam.Mereka dibayar untuk bekerja secara profesional, dan agar bisa  melakukannya dengan baik mereka harus menanggalkan perasaan pribadi.

DI buku ini juga ditemukan beberapa istilah yang sering digunakan dalam olah raga golf. Namun bagi yang tidak berolah raga golf, iistilah tersebut f mungkin akan terasa membingungkan. Seandainya penerjemah memberikan keterangan tambahan, tentu akan membuat pembaca lebih menikmati buku ini.

Sang tukang cerita terlahir dengan nama  John Ray Grisham. Lahir di Jonesboro, Arkansas, 8 Februari 1955. Saat muda, ia bermain sepak bola Amerika dengan posisi quarterback. Kecintaannya pada sepak bola Amerika terlihat pada latar belakang pengacara ciptaannya, beberapa digambarkan juga pemain sepak bola Amerika.  Setelah lulus dari Mississippi State University dan Ole Miss Law School, ia berpraktek sebagai pengacara dan juga pernah menjadi anggota Mississipi House of Representatives. Ia dijuluki the fastest selling novelist in American history. Pelatih kelompok base ball anak-anak Little Leagur ini telah meninggalkan praktek hukumannya agar dapat menulis secara fulltime. Bersama istrinya Renee dan dua anaknya, ia bergantian tinggal di pertaniannya di Mississipi dan perkebunannya di dekat Charloteesville,VA.

Karyanya meliputi  fiksi hukum, fiksi non hokum serta nonfiksi.
 Fiksi hukum seperti:
  • Saat Untuk Membunuh (A Time To Kill, 1989)
  • Biro Hukum (The Firm, 1991)
  • The Pelican Brief (The Pelican Brief, 1992)
  • Klien (The Client, 1993)
  • Kamar Gas (The Chamber, 1994)
  • Sang Pembawa Mukjizat (The Rainmaker, 1995)
  • Juri Pilihan (The Runaway Jury, 1996)
  • Sang Partner (The Partner, 1997)
  • Pengacara Jalanan (The Street Lawyer, 1998)
  • Surat Wasiat (The Testament, 1999)
  • Majelis (The Brethern, 2000)
  • Panggilan (The Summons, 2002)
  • Ganti Rugi (The King Of Torts, 2003)
  • Anggota Juri Terakhir (The Last Juror, 2004)
  • Sang Broker (The Broker, 2005)
  • The Appeal (2008), ISBN 0-385-51504-7
  • The Associate (27 Januari 2009), ISBN 0-7393-2823-9
Fiksi nonhukum
  • Rumah Bercat Putih (A Painted House, 2001)
  • Absen Natal (Skipping Christmas, 2002)
  • Sang Pelatih (Bleachers, 2003)
  • Playing for Pizza (2007), ISBN 0-385-52500-1
Nonfiksi
  • The Innocent Man: Murder and Injustice in a Small Town (2006), ISBN 0-385-51723-8
Untuk yang ingin lebih mengenal John Ray Grisham bisa mengunjungi  http://www.jgrisham.com/ atau untuk lebih mengenal sosok Thedore Boone bias diintip di theodoreboone.com

1 komentar: