Jumat, 08 April 2011

Kisah Anak Laki-laki Mengidap "Alergi "

Judul                   : Alvin Ho
Pengarang            : Lenore Look
Penerjemah         : Ferry Halim
Penyunting           : Ida Wajdi
Penyelaras            : Jia Effendie
Halaman               : 186
Penerbit               : Atria

Ada beberapa fakta yang harus anda ketahui:
1. Alvin Ho adalah seorang anak laki-laki yang takut pada banyak hal seperti elevator, jembatan, terowongan, guntur, guru pengganti, kegelapan, mimpi buruk, setan, serta sekolah.
2. Alvin Ho tidak takut terhadap ledakan
3. Alvin Ho memiliki seekor anjing  bernama Lucy, kakak laki-laki bernama Calvin serta adik perempuan bernama Anibelly
4. Alvin Ho menggemari Wonder Women, Plastic Man, serta semua superhero yang ada
5. Alvin Ho dahulu adalah  Firecraker Man, superhero
6. Alvin Ho tidak pernah mengatakan satu kata pun di sekolah.

Namun belakangan Alvian Ho menambah rasa takutnya dengan Takut terhadap Flea, seorang anak perempuan. Terutama karena Flea memiliki Buku Tentang Alvin karangannya sendiri. "Aku turut menyesal  karena buku itu adalah buku yang aneh dan kamu adalah anak perempuan yang aneh," kata Alvin, bisa  ditebak kelanjutannya, sebuah uppercut di wajah.

Buku ini sungguh menghibur. Bercerita bagaimana Alvin Ho berusaha mengatasi seluruh ketakutannya Alvin merasa ketakutanny sebagai aleri.  menurut  Wikipedia, Alergi atau hipersensitivitas tipe I adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik)atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik. Dengan kata lain, tubuh manusia berkasi berlebihan terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya, padahal sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik. Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut alergen.

Saya memang bukan pakar kesehatan atau psikologi, namun buat saya, ketakutan Alvin bisa  disebut sebagai Fobia. Menurut Wikipedia Fobia adalah rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena. Fobia bisa dikatakan dapat menghambat kehidupan orang yang mengidapnya. Bagi sebagian orang, perasaan takut seorang pengidap Fobia sulit dimengerti. Itu sebabnya, pengidap tersebut sering dijadikan bulan bulanan oleh teman sekitarnya

Ada perbedaan "bahasa" antara pengamat fobia dengan seorang pengidap fobia. Pengamat fobia menggunakan bahasa logika sementara seorang pengidap fobia biasanya menggunakan bahasa rasa. Bagi pengamat dirasa lucu jika seseorang berbadan besar, takut dengan hewan kecil seperti kecoak atau tikus. Sementara dibayangan mental seorang pengidap fobia subjek tersebut menjadi benda yang sangat besar, berwarna, sangat menjijikkan ataupun menakutkan. Jadi terserah anda mau menganggapnya alergi atau fobia ^_^.

Sang kakak Alvin, Calvin, malah membuatnya kian mengalami "alergi"  alih-alih membantunya mengatasi.

Ilustrasi yang ada membuat buku ini kian menarik. Melihat ilustrasinya saja sudah cukup menghibur hati yang sedang hundah gulana. Apalagi membaca  seluruh isi buku ini.

Entah kenapa....sepertinya  saya mendengar tawa setan ala Ida Wajdi membahana di kegelapan malam. Hi........!

Oh SICM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar