Jumat, 08 April 2011

Here, There be Dragons

Pengarang        : James A Owen
Penerjemah      : Berliani M. Nugrahani
Penyunting       : Nadya Anwiani
Halaman           : 450
Penerbit           : Matahati

Wendigo!”
” Pasukan pemburu dari musuh kita,” dengus Bert
”.... untuk menjadi Wendigo sejati, daging yang pertama mereka makan harus berasal dari tubuh sahabat atau orang yang mereka 
      cintai....”
”Wendigo gemar memakan korban mereka hidup-hidup."

Tiga orang pria dipersatukan oleh nasib. John, Charles dan Jack,  dengan cara yang unik, masing-masing memiliki koneksi dengan Professor Sigurdsson yang belum lama ditemukan meninggal. Saat sedang sibuk mendiskusikan sebab musabab meninggalkan sang profesor, seorang pria misterius berpostur kecil menerbos masuk dan mencerocos tiada henti sambil menyerahkan kain minyak ke Jhon. Ternyata di dalamnya terdapat Imaginarium Geographica.

Imaginarium Geographica adalah seluruh dunia dalam tinta dan darah, kertas kulit dan perkamen plus sampul yang  mahal. Gunanya sudah jelas, memadu seseorang dari satu tempat ke tempat lainnya di sebuah dunia imajiner. Buku itu akan membawa siapa saja ke tempat negeri-negeri yang ada di dalam mitos, legenda, fabel dan dongeng, dikenal dengan nama Kepulauan Mimpi. Profesor dibunuh akibat memiliki buku itu! Siapa bilang buku tidak bisa menimbulkan bahaya?

Jhon yang merupakan murid tunggal sang profesor dianggap sebagai juru kunci utama buku. Ia dianggap cakap menterjemahkan lokasi-lokasi dari Kepulauan Mimpi yang bakalan mereka sambangi.Dengan menaiki sebuah kapal. Sebenarnya Dragon ship  yang diberi nama Indigo Dragon. Awak Indigo Dragon adalah faun, makhluk bertubuh setengah manusia setengah kambing. Mereka bertiga ditambah dengan Bert si lelaki misterius itu, serta Aven sang kapten kapal  mereka harus mendatangi Kepulauan Mimpi guna menciptakan perdamaian. Mereka melewati perbatasan antara dunia  yang selama ini mereka kenal menuju negeri antah berantah.

Seperti kisah fantasi lainnya, tentu ada yang bertugas berperan menjadi Tokoh Jahat” Untuk kali ini yang menjadi tokoh  jahat adalah Raja Musim Dingin.  Sosok Raja Musim Dingin sungguh luar biasa! Selain tidak memiliki bayangan, ia juga tidak memiliki tangan kanan. Sebagai ganti,  ia menggunakan sebuah kait baja berujung tajam melengkung. Mmengingatkan pada seseorang....? Ia juga  menciptakan berbagai pasukan bayangan yang siap memuluskan jalannya menjadi penguasa nomor satu. Satu-satunya yang menghalangi jalannya menjadi raja adalah pemegang cincin kekuasaan. Sebagai keturunan Arthur juga, maka ia berusaha keras menjadi satu-satunya keturunan Arthur yang tersisa serta  mencari dimana cincin itu berada.

Seperti biasa, tugas ketiga pria itu adalah mengembalikan kedamaian dan ketentaram di muka bumi. Tentunya perjuangan mereka tidaklah mudah.  Selain harus berurusan dengan aneka makhluk yang selama ini dianggap tidak ada, perjalanan yang ditempuh juga cukup berat. Mulai dari adanya penyusup di kapal, bertempuran dengan Black Dragon, perjumpaan dengan Samantha si makhluk tertua yang pernah hidup. Hingga membantu Jhon membaca dan memahami  Imaginarium Geographica
Ada sebuah bagian yang  menarik.  Saat harus membuka sebuah pintu ajaib, disebutkan bahwa pintu itu hanya bisa dibuka dengan mantera yang menggunakan bahasa peri. Konon mantera itu di diciptakan oleh Eladin.  Charles langsung teringat pada Aladin yang menyebutkan Alakazam.... pintu langsung terbuka! Ada gunanya juga mengetahui cerita klasik ya.

Lalu sebuah cerita yang mengetengahkan nama sendri seseorang. Jika kita bisa mengetahui nama  asli seseorang, nama yang menunjukkan jati diri sebenarnya, maka orang itu atau sesuatu akan tunduk . Masalahnya  hanya sedikit orang yang ingat siapa nama mereka sebenarnya, dan untungnya lebih sedikit lagi yang tahu nama orang lain.. mengingatkan pada sebuah buku khan...

Seluruh kisah dalam buku ini memang menarik. Plus kejutan-kejutan yang bukan kecil! Tebakan saya mengenai suatu hal sering salah. Penulis juga memasukan misteri dunia sebagai bahan memperindah  jalan cerita. Misalnya membuat kemunculan monster laut di skotlandia yang menggemparkan itu akibat perbuatan mereka. Buku ini juga menunjukkan bahwa beberapa buku fantasi memiliki pengaruh terhadap buku yang lain. Suatu tokoh yang melegenda, sering digunakan sebagai panutan, di buku yang lain sering ditemukan modifikasinya.

Cerita yang menarik  serta ilustrasi yang indah membuat siapapun akan terbuai, terseret dalam petualangan mereka. Eh.... ada kejutan diakhir cerita ! Ternyata beberapa orang juru kunci adalah orang terkenal!
Lalu ketiga juru kunci itu ternyata adalah....................
Ah baca sendiri aja ya....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar