Jumat, 08 April 2011

Cinta Tak Pernah Lelah Menantimu Ai

Judu;          : Ai Cintai Tak Pernah Lelah Menanti
Pengarang  : Winna Efendi
Editor         :  Nurul Hikmah
Halaman     :  274
Penerbit     : GagasMedia

Walau sudah ada pepatah jangan melihat buku berdasarkan penampilannya, tetap saja pertama kali tertarik karena buku ini sampulnya berwarna biru, warna kesenanganku. Lalu lihat ada tulisan "Ai" yang dalam Bahasa Mandarin (bahasa yang dengan susah payah ku pelajari) berarti cinta/kasih sayang. Langsung merasa ini termasuk novel romance yang sejujurnya kurang kuminati.

Selanjutnya gambar seorang perempuan dengan baju kimono merah, seakan kontras dengan warna cover, membuatku semakin yakin ini novel romance dengan latar belakang bertemakan Jepang. Namun melihat jenis kertas yang digunakan, termasuk kertas yang layak untuk dikoleksi, plus membaca sinopsis dibelakang buku, maka timbul keinginan untuk membelinya.

Begitu membuka, langsung terasa suasana Jepang yang dijadikan latar belakang cerita ini. Buku ini juga  terdiri dari dua bagian, satu bagian bercerita dari  sisi dari Sei, yang satu dari sisi Ai. Sepertinya, belakangan ini banyak penulis yang mencoba menulis dari sisi tokoh-tokohnya. Tokoh utama dari cerita ini adalah seorang gadis bernama Ai dan dua pemuda bernama Sei Matsumoto dan  Shinichi Matsuoka.

Bagian pertama dari buku ini bercerita dari sisi Sei. Sei mulai mengenal Ai saat menangisi Hamsternya yang meninggal, sejak itu mereka berteman dekat. Bahkan bersekolah dan duduk di banglu yang bersama, mereka menjadi  teman dekat yang tidak terpisahkan. Dengan caranya sendiri Sei mencintai AiI, membiarkan dirinya terluka asal Ai bahagia.

Bagian  kedua bercerita mengenai Ai, Ai sendiri tidak mengerti kapan ia jatuh cinta dengan Sei.. Saat mulai tumbuh remaja, banyak gadis  mulai mengejar cinta Sei. Mulanya Ai tidak merasa terganggu, namun lama-kelamaan timbul perasaan  mulai jatuh cinta!  Namun Ai merasa Sei hanya memperlakukannya sebagai teman saja hingga memilih untuk menyimpannya dalam hati dan berusaha melupakannya dengan menerima cinta lelaki lain, hingga akhirnya Ai bener-benar jatuh cinta pada Shin.

Dalam kedua  bagian, point yang mengenai Shin juga diceritakan dari dua sisi pandang, Ai dan Sei.. Shin mulainya bersahabat dengan mereka berdua, sebagai anak yang datang dari kota, kehadiran Shin membawa nuansa baru dalam kehidupan bersahabatan Ai dan Sei. Semula, Shin mulai mempertanyakan hubungan Ai dan Sei, namun keduanya berkeras hanya sebagai sahabat hingga akhirnya Shin memutuskan untuk mengutarakan isi hatinya ke Ai. Perlahan Sei mulai menjauh karena merasa dirinya menjadi penghalang diantara Shin dan Ai. Namun mereka berdua tetap meminta Sei untuk tetap memerlakukan mereka seperti sebelum menjadi  sepasang kekasih.

Dalam dalam kehidupan Sei, muncul gadis  lain, tetap saja gadis itu tidak bisa menggantikan posisi Ai  dihatinya. Hingga suatu hari, kecelakaan membuat Shin harus meninggalkan kedua sahabatnya! Ai yang terus meratapi kepergian Shin dan Sei yang terus berada berada disisi Ai  membuat mereka berdua mulai mau mengakui keterikatan satu dengan lainnya bukan hanya dilandasi akan persahabatan saja, namun cinta.

Akhir ceritanya memang sudah bisa  ditebak, namun bagaimana menuju hasil ceritayang perlu mendapat acungan jempol. Bagaimana Sei mencintai Ai dengan caranya sendiri walau itu menyakitkan dirinya, bagaimaan Shin yang sebenarnya menyadari hubungan istimewa diantara Sei dan Ai namun terlalu mencintai Ai untuk membuktikan hal tersebut kepada keduanya, Ai  yang terlalu rendah hati untuk mengartikan kedekatannya dengan Sei sebagai cinta bukan lagi persahabatan.

Cinta yang dimulai dari persahabatan memang selalu asyik untuk disimak.Walau pada akhirnya memang sudah bisa diduga,tetap saja penasaran.... karena  tidak  mungkin sebuah  kisah cinta tanpa konflik! Konflik yang ada justru yang menarik untuk dibaca.....

Penulis seakan-akan membawaku pada dunia kehidupan persahabatan Sei,Ai dan Shin. Nuansa Jepang yang menjadi latar belakang sangatterasa kental dan menyatu dengan cerita. Ikut merasakan kebahagiaan  saat mereka berhasil masuk universitas,kegairahan saat mendapat apartemen hingga kesedihan saat Shei meninggal. Benar-benar membuat terenyuh!

=====================
Sebenarnya buku ini sudah lama dibaca dan dibuatkan repiunya untuk bookclub.
Namun guna menjawab pertanyaan seseorang maka repiu ini dikeluarkan.
Pertanyaannya sederhana namun butuh esktra hati-hati dalam menjawab.
" Dalam hidup, kadang kala ada kisah yang mirip dengan sebah novel tanpa disengaja,
buku yang mana yang cocok dengan kisahmu? Dan jangan beralasan tidak suka membaca romance yah..."

Jadi repiu inilah jawabannya...
*hiks membuka kisah lama*

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar