Jumat, 29 April 2011

Misi Menyelamatkan Ayah dan Ibu di Kota Seratus Menara!




 

Judul                : The Hundred Towered City
Penulis            : Sam Enthoven ????
Penerjemah     : Evy Setyarini
Editor             : Heni Setiani
ISBN             : 979-1122-814
Halaman         : 375
Cetakan         : I-Maret 2011
Penerbit         : LiniKata
Harga             : Rp  70.000/HC


Sedang dalam perjalanan singkat ke Praha tahun 1903
Akan kembali dalam beberapa menit
Kalau kami tidak ada saat kalian pulang,
makan malam sendiri saja.
Jika ada masalah, telepon Nenek dan Kakek

Sekilas keluarga Kettle mirip dengan keluarga lainnya. Roger dan Kate  Kettle  memiliki tiga orang anak  Jack, Anne, dan sibungsu  Davey.  Tapi jangan terkecoh dengan penampilan luar mereka. Sang ayah adalah seorang penemu yang cukup handal. Dan temuan terbarunya adalah mesin waktu yang ditempelkan di motornya.

Hadil penemuannya adalah bahwa waktu tidak berjalan dalam garis lurus melainkan alur spiral. Untuk menjelajah waktu, yang harus dilakukan adalah melompat dari satu alur ke alur yang lain. Mesin itu memang masih harus diuji lagi, Kuncinya hanya satu, pengendara harus berkecepatan persis 47,22 mil per jam dan menahannya selama sepuluh detik untuk menciptakan lubang waktu yang dapat dilalui.

Masalahnya kedua orang tua mereka mengalami masalah di Praha tahun 1903. Hanya berkat bantuan salah satu kerabat jauh sang Ibu, ketiga anak tersebut bisa menyusul ke Praha.  Jack, Anne dan Davey mengalami masa yang sulit. Selain harus hidup beradaptasi dengan situasi saat itu. Di sana mereka sempat bekenalan dengan salah seorang yang di masa depan akan menjadi penulis terkenal. Banyak hal yang mereka ketahui tentang masa depan sehingga mereka harus berhati-hati dalam berkata-kata agar tida menimbulkan kekacauan sejarah.

Belum lagi mereka harus berhadapan dengan aneka makhluk ajaib. Mereka bertemu hantu yang  menanggalkan kepala dan mengepitnya di ketiak untuk menunjukkan leher yang pernah digergaji sampai tembus. Anne nyaris dibawa ohnivec alias peri api. Mereka bertemu makhluk kecil bertanduk yang tingginya setengah tinggi manusia. Matanya kuning dengan tangan yang besar dan berkuku panjang yang dikenal dengan nama Cert. Davey malah beradu kentut dengan Meluzina  peri bau busuk. Jack malah bersahabat erat dengan  Golem,   monster yang terbuat dari tanah liat di sungai

Mereka juga sempat menghadiri pertemuan para Alkimia. Alkimia  yang berarti ilmu kimia merupakan kata yang bersal dari Bahasa Arab, al-khimia. Mereka umumnya ingin diberi tahu banyak hal tapi tak ingin memberi tahu apa-apa. Mereka tak pernah mau bertukar infromasi apapun. Akibat sikap egois mereka, banyak hal yang tak bisa dibereskan.

Selama usaha penyelamatan kedua orang tua berlangsung. Jack menjadi anggota Resimen pasukan Jalan Kaki ke-14 yang berbasis di Praha kemudian menjadi pasukan elite penunggang sepeda.  Annie menjadi Sophia  seorang pembantu rumah tangga namun dengan cepat menjadi asisten seorang countess.  Sedangkan Davey menjadi anggota teater. Mereka harus bertahan hidup sambil mencari cara agar bisa menemukan dan membawa kedua orang tua mereka kembali. Dan pastinya bukan hal yang mudah!

Ketiga anak tersebut juga bertemu dengan Penjaga  waktu. Penjaga waktu yang bertugas untuk m,emastikan penjelajah waktu tidak mengubah sejarah dengan cara apapun. Itu juga yang menyebabkan setiap orang yang melakukan penjelajahan waktu dilarang membawa benda dari zaman yang lalu ke zaman sekarang.

Secara keseluruhan, ceritanya menawan. Banyak kisah menawan dan menegangkan. Sebenarnya saya sempat ragu apakah layak untuk usia remaja, namun ternyata kisahnya cukup menawan. Keluarga memang segalanya, sehingga saat kedua orang tua anak-anak itu hilang, kita diajak ikut bersedih, saat mereka mencari kedua orang tuanya, terasa sekali semangat perjuangan dituturkan dengan mansi oleh sang penulis. Ketika akhirnya mereka bertemu, suasana haru biru digambarkan dengan indahnya.

Banyak kata-kata yang menarik dalam buku ini. Penerbit seakan ingin memberikan tambahan kosakata ke benak pembacanya. Tapi ada beberapa kata yang ditulis tidak konsisten. Misalnya pada halaman 15 dituliskan “sembilanbelasnoltiga”. Namun pada halaman 17 ditulis “sembilan belas nol tiga”

Yang paling membingungkan saya saat membuat repiu buku ini adalah ketidaksamaan data penulis. Dalam web penerbit  (linikata.com) disebut Garry Killworth sebagai penulis. Tapi di halaman data buku (halaman ii) dituliskan penulisnya adalah Sam Enthoven   Sam Enthoven  merupakan  penulis The Black Tattoo yang membutuhkan 10 tahun masa penulisan. Untuk pihak penerbit sudah menuntaskan kebingungan saya.

Garry Kilworth sang tukang cerita lahir  di York pada 5 Juli  1941.  Jika tidak sedang menulis, ia suka  berpergian,  bermain golf, tenis dan bulu tangkis  serta berjalan-jalan ke desa dengan istrinya Annette.  Ia juga sering mengisi waktu luang dengan  mengunjungi lima  orang cucu. Ia juga suka berkebun dan tak risih mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti   memperbaiki hal-hal yang rusak.  Garry juga suka  menonton dan menikmati tidur. Situs resminya adalah  www.garry-kilworth.co.uk. beberapa penghargaan sudah diraihnya.  The Ragthorn yang ditulis bersama   Robert Holdstock,  pada tahun 1992 berhasil meraih  World Fantasy Award  

karya-karyanya antara lain
  • Angel
  1. Angel (1993)
  2. Boggart and Fen (2004)
  • Navigator Kings
    • 1 The Roof of Voyaging (1996)
    • 2 The Princely Flower (1997)
    • 3 Land-of-Mists (1998)
  • Novacon
    • Trivial Tales (1988) [C]
  • The Welkin Weasels
    • 1 Thunder Oak (1997)
    • 2 Castle Storm (1998)
    • 3 Windjammer Run (1999)
    • 4 Gaslight Geezers (2001)
    • 5 Vampire Voles (2002)
    • 6 Heastward Ho! (2003) 
    •  
Novel
  • In Solitary (1977)
  • The Night of Kadar (1978)
  • Split Second (1979)
  • Gemini God (1981)
  • A Theatre of Timesmiths (1984)
  • Tree Messiah (1985)
  • Highlander (1986) (as Garry Douglas)
  • Witchwater Country (1986)
  • Spiral Winds (1987)
  • The Wizard of Woodworld (1987)
  • Cloudrock (1988)
  • The Street (1988) (as Garry Douglas)
  • Abandonati (1988)
  • The Voyage of the Vigilance (1988)
  • The Rain Ghost (1989)
  • Hunter's Moon (1989)
  • Hunter's Moon (1990) (U.S. title The Foxes of Firstdark)
  • Midnight's Sun (1990)
  • Standing on Shamsan (1991)
  • The Drowners (1991)
  • The Third Dragon (1991)
  • Frost Dancers: A Story of Hares (1992)
  • Billy Pink's Private Detective Agency (1993)
  • The Electric Kid (1994)
  • The Phantom Piper (1994)
  • The Bronte Girls (1995)
  • House of Tribes (1995)
  • Cybercats (1996)
  • A Midsummer's Nightmare (1996)
  • The Devil's Own (1997)
  • The Gargoyle (1997)
  • The Valley of Death: Sergeant Jack Crossman and the Battle of Balaclava (1998)
  • The Drummer Boy (1998)
  • Epix: Heavenly Hosts V Hell United (1998)
  • The Lantern Fox (1998)
  • Monster School (1999)
  • Soldiers in the Mist (1999)
  • Hey, New Kid! (1999)
  • Shadow-Hawk (1999)
  • The Icehouse Boy (2001)
  • Soldier's Son (2001)
  • Comix: Monster School (2002)
  • Nightdancer (2002)
  • The Winter Soldiers (2002)
  • Attack on the Redan (2003)
  • Brothers of the Blade (2004)
  • The Silver Claw (2005)
  • Attica (2006)
Puisi
  • The Borgia Brats (1991)
Review
  • Necromancer (1978) by Robert Holdstock
  • A Heron Caught in Weeds (1987) by Keith Roberts
  • The Confessions of a Justified Sinner (1988) by James Hogg
 Serta tak ketinggalan cerita pendek
  • Let's go to Golgotha (1975)
  • Hogfoot Right and Bird-Hands (1984)
  • The Songbirds of Pain (1984)
  • In the Hollow of the Deep-Sea Wave (1989)
  • Dark Hills, Hollow Clocks (1990)
  • In the Country of Tattooed Men (1993)
  • Moby Jack and Other Tall Tales (2005)
  • Tales From A Fragrant Harbour (2010)
 Ada kisah yang lucu seputar kegiatannya menulis. Garry  menulis trilogi 'The Kings Navigator'  Garry melakukan riset yang mendalam saat membuat  buku ini. Setelah penelitian yang intensif, menerima segala macam masukan, Garry  merasa bahwa trilogi itu mungkin merupakan karyanya yang terbaik. Namun kenyataannya berbeda!.  Tidak ada yang membelinya.Pembaca fantasi merasa ini bukan buku dengan tema fantasi, sementara pembaca umum merasa ini buku dengan tema fantasi.

Rekomen buat dibaca. Kisah  mengenai petualangan, cinta  kasih terhadap keluarga serta pelajaran sejarah. KEYEN!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar