Jumat, 08 April 2011

City of Bones, Kota Penuh Kejutan


Pengarang                : Cassandra Clare
Penerjemah              : Melody Violin
Pemeriksa Aksara       : Helena  Theresia
ISBN                        : 978-602-8224-80-2
Halaman                   : 664
Penerbit                   : Ufuk Press

Aku Abbadon
Aku adalah Iblis dari Neraka Tanpa Dasar
Milikkulah angin dan kegelapan yang melolong
Aku berbeda
Dari makhluk-makhluk bayi yang kausebut iblis.....

 Melahap buku ini membutuhklan waktu yang tak lama. Justru membuar review yang membutukan waktu lama. Biasanya saya memberi tanda pada bagian yang yang menarik. Bagian-bagian itu yang menjadi dasar pembuatan review. Masalahnya, pada buku ini terlalu banyak bagian yang diberi tanda, membuat bingung! Akhirya ambil jalan paling aman. Tutup buku ini, sampul, kembalikan ke pemiliknya, my beloved Manager, Silvero. Diiringi ucapan terima kasih dan maaf bukunya  sedikit kusut he he he he

Clary  menjalani hidup seperti umumnya remaja. Bersekolah, memiliki sahabat bernama Simon,  pergi ke tempat hiburan dan bertengkar kecil dengan sang ibu. Namun sebuah kejadian mengubah hidupnya. Tanpa sengaja ia terhubung dengan masa lalu  yang coba disembunyikan ibunya.

Suatu hari ibunya diculik! Clary tentu panik dan berusaha mencarinya, apalagi sepengetahuannya sang ayah sudah tidak ada sejak lama. Penyesalan terbesar baginya adalah sebelum ibunya diculik mereka sempat beradu mulut. Saking marahnya Clary bersikap masa bodoh  saat  sang ibu menghubungi melalui telepon genggamnya. Siapa yang mengira ketika akhirnya ia mau berbicara melalui telepon , itu merupakan pembicaraan terakhir sebelum ibunya hilang, Clary sungguh sangat menyesal! Menyesal belakangan memang tiada gunanya yah............Bersikap baiklah pada orang tua  walau bagaimanapun kondisinya ^_^

Guna menyelamatkan ibunya, Clary harus memasuki Dunia Bayangan. Beruntung ia memiliki Simon sahabatnya serta mendapat bantuan dari Pemburu Bayangan. Antara lain Jace sosok sombong, kasar, menyebalkan namun juga menawan tiada tara. Alec yang bersikap dingin dan selalu menunjukkan sikap bermusuhan walau mau membantu dengan enggan, lalu Isabella yang cantik luar biasa, jago memainkan sejata namun sangat menakutkan saat memasak. Mereka adalah Nephilim, manusia setengah malaikat.

Hari-hari Clary penuh dengan hal-hal baru. Ia tidak hanya harus bisa melindungi diri dari segala macam serangan. Ia juga harus siap menghadapi kejadian apapun. Termasuk saat semua orang nyaris terluka akibat berusaha melindunginya. Saat itu, hidup Clary seakan tak bermakna. Disuatu sisi, Alec sedang berjuang mempertahankan hidup, Isabella sang adik terus mendampingi sambil menunggu kedatangan seseorang yang mungkin bisa  menyembuhkannya, Di lain sisi Simon sedang sibuk memerangi perasaannya, sementara Jace harus belajar menerima kenyataan pahit tentang dirinya. Ia sendiri tidak bisa berbuat apa-apa selain diam dan menunggu apa yang akan terjadi.

Satu hal yang membuat saya terpesona, yaitu mengenai Rune dan Palmistri.  Ada adegan Jace sibuk membuat Rune guna melindungi dirinya. Rune bermula sekitar 1.500 tahun lampau dan awalnya digunakan oleh bangsa-bangsa Norwegia, Anglo-Saxon, dan Jerman. Pada mitologi Norwegia, Rune  berhubungan kuat dengan kepintaran, akal budi, serta kesehatan. Abjad Numerik purba masih dipergunakan hingga saat ini sebagai sistem ramalan.

Rune sendiri berarti rahasia atau bisikan. Ada beberapa abjad runik yang diambil berbagai budaya yang berbeda. Namun yang paling umum adalah Elder Futhark.  Ada 24 rune yang dibagi ke dalam 3 kelompok terdiri dari 8.  Salah satunya Eolh. Tanda Eolah berbentuk tanduk rusa yang digambarkan sebagai tangan yang mengusir masalah.  Perlindungan yang diberikan bersifat spiritual maupun fisik. Mungkin itu sebabnya tanda ini dipergunakan dalam HP. Simbol Petronus HP  serta ayahnya, juga  wujud ayahnya saat bertransformas  adalah rusa jantan

Sementara studi bentuk  tangan atau  chriromancy atau palmsitri telah membuat orang terpesona sejak ribuan tahun.  Diperkirakan bangasa china purba mempelajari tangan pada awal abad ke-3 SM. bangsa yunani purba adalah pakar tangan yang sangat hebat.  Para dukun dan peramal nasib menafsir tangan kita guna mengetahui lebih lanjut mengenai diri kita sendiri dan nasib kita.  Garis-garis tangan memberi petunjuk menegnai karakter, kesehatan. Menafsirkan arti garis-garis di tangan kita bsai merupakan bantuan menuju perkembangan pribadi dan pengetahun diri. tentunya ini hanya  sekedar wacana, jangan menjadi tergantung 100 %

Buku ini mengajak kita mengalami sensasi berurusan dengan vampir, werewolf, Iblis, peri, hingga warlock. Mengenal aneka tempat yang terbayabngkan juga tidak pernah. Tidak hanya cerita fantasi yang ditawarkan, namun juga makna persahabatan, arti keluarga, kesetiaan, pengkhianatan serta tak ketinggan cinta.

Kata-kata yang digunakan membawa kita  seakan-akan berada disana. Ikut merasakan apa yang dirasakan sang tokoh. Cassandra Clare tahu benar bagaimana memainkan emosi pembacanya. Simak penggalan paragraf berikut, ” Aku berlari menembus malam, kadang sebagai manusia, kadang sebagai serigala.... Aku menyerbu ke tengah-tengah perkemahan manusia serigala, mengacungkan belatiku. Aku menuntut untuk bertarung dengan serigala yang telah menggigitku dan mengubahku menjadi salah satu dari mereka... ” Saya merasakan keputusasaan yang tinggi, serta semangat untuk membalas dendam.

Ide-ide hebatnya juga patut diacungi jempol! Para ilmuwan perlu belajar darinya untuk mendapat ide-ide segar seperti sepeda motor bertenaga iblis, yang langsung rusak saat terkena air suci dan sinar matahari. Namun aman khan jika digunakan malam hari serta untuk dugem hi hi hi  Penggunaan cermin untuk portal tentunya akan menghemat biaya trasnportasi.

Biasanya saya tidak terlalu perduli dengan typo. Selama cerita mampu meninabobokan saya. Silahkan typo bertebaran. Namun untuk buku ini, entah kenapa saya menuntut kesempurnaan. Beberapa typo kecil seperti kata ”aman” yang ditulis ”ama” mampu membuat saya sebal.

Buku City of Bones telah mendapat banyak penghargaan antara lain :
  1. 2010  Georgia Peach Book Awards for Teen Readers
  2. Finalist for the Locus Award for Best First Novel of 2007
  3. An American Library Association Teens Top Ten Award winner, 2008
  4. 2010 Georgia Peach Book Awards for Teen Readers
  5. Winner of The 2010 Abraham Lincoln Illinois High School Book Award
  6. Winner of the 2010 Pacific Northwest Library Association Young Reader’s Choice Award
  7. A Texas TAYSHAS title 2010
  8. Shortlisted for the 2010 Evergreen Young Adult Book Award
  9. Shortlisted for The 2010 Colorado Blue Spruce Young Adult Book Award
  10. Shortlisted for The North Carolina School Library Media Association Young Adult Book Award
  11. Grand Canyon Reader Award Nominee (Teen) 2010
  12. Iowa High School Book Award Nominee 2009-2010
  13. North Carolina YA Book Award Nominee 2009-2010
  14. New Hampshire Flume Teen Reader’s Choice Award Nominee, 2010
  15. Nevada Young Readers’ Award Nominee 2010
  16. Ohio Buckeye Teen Book Award Nominee, 2009
  17. Oregon Young Adult Network Book Rave Reading List Title 2008
  18. South Carolina Young Adult Book Award Nominee 2009-2010[
  19. Shortlisted for the Coventry Inspiration Book Awards
Bintang empat sepertinya layak untuk buku ini, sebenarnya  sih 4,5 cuman khan tidak ada setengah yah di GRI.Penasaran baca lanjutannya. Ada perasaan cemburu akan keberuntungan si tukang terjemah, bisa  membaca buku yang seheboh ini duluan hiks hiks hiks.

Gambar diambil dari buku :
1. Seri Kearifan Purbakala Untuk Abad baru : Palmistri, Rahasia-rahasia Tangan
    Karisma Publishing Group
2.Seri Kearifan Purbakala Untuk Abad baru :Runei, Rahasia Batu-batu Beraksara
    Karisma Publishing Group

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar