Jumat, 08 April 2011

Pelajaran Kehidupan Dari Katak Buntung


Penulis                   :  J. C. Michaels
Penerjemah            :  Rahmani Astuti
Penyunting             : M. sidik Nugraha
Pemeriksa Aksara : Eldani
Halaman                :328
Penerbit                 : Serambi Ilmu Semesta

Hidup penuh dengan pilihan!
Dari dulu saya sudah yakin akan hal itu. Semuanya tergantung dari bagaimana kita memilih. Hanya saja perlu diingat, kadang pilihan  yang kita ambil bukan yang terbaik. Kita bisa saja salah memilih. Namun  itulah hidup!  Lebih baik kita memilih, siapa tahu pilihan kita benar. Namun jika ternyata pilihan itu salah , kita bisa belajar. Jika tidak memilih maka kita tidak  akan tahu apa-apa.

Buku ini memberikan pencerahan bahwa hidup memang penuh dengan pilihan dan aneka macam resiko.  Kita bisa memilih apakah akan tetap tinggal di zona nyaman atau keluar dan menemukan kemungkinan yang tak terbatas. Semuanya memang berkisar pada pilihan. Ini tentang kisah  kehidupan  Firebelly seekor katak kecil berperut merah-api. Dua kakinya buntung di bagian depan dan belakang. Ia sempat merasa rendah diri sehingga  ia  menjadi katak pendiam, perenung, dan sangat suka mengamati. Saat berada di toko, ia bersahabat dengan seekor  katak tua bijak yang menceritakan petualangannya sebagai katak liar serta apa makna menjadi binatang peliharaan. Namun jangan memandang rendah keadaan fisiknya,  ia bisa melakukan apa saja termasuk merawat orang lain.

Setiap tindakan yang akan diambil selalu dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Buat saya, buku ini semacam gabungan antara buku pengembangan diri dan filsafat ringan. Jika diperhatikan dengan seksama, banyak kata-kata bijak yang bisa diambil manfaatnya.Simak saja kalimat berikut," Bukan batas-batas tubuhkulah yang menentukan siapa diriku, apa yang dapat kulakukan, dan ke mana  aku bisa pergi.  Batasan dari siapa pun dan apapun yang lainlah yang dapat mengukir segala kemungkinan untukku."

Atau kalimat berikut, “Terkadang ketika kita kesulitan untuk menentukan pilihan , kita membutuhkan bantuan orang lain untuk membantu kita menentukan pilihan itu.”

Tidak hanya kalimat serius yang ada dalam buku ini, beberapa kalimat jenaka dengan  penuh makna  juga bisa ditemui disini. Misalnya saja pada kalimat, " Orang-orang bilang kalau kita mencium seekor katak, dia akan berubah menjadi pangeran dan jika kami mencium kodok, kamu akan kutilan."  Berapa orang yang tahu jika katak dan kodok berbeda?

Kata-kata berikut, " Kehidupan penuh dengan tepi-tepi yang kasar. Kehidupan adalah perjalanan luar  biasa menuju wilayah tak dikenal………….." serta kalimat " Rasa ingin tahu bisa  mengubah dunia." Merupakan kalimat favorit saya. Kehidupan memang menuju suatu titik. Rasa ingin tahu membuat seseorang menjadi kreatif, mungkin itu sebabnya banyak penemuan ditemukan berdasarkan rasa ingin tahu penemuannya.

Menariknya dari buku ini, kata pengantarnya dibuat untuk pembaca dari berbagai tingkatan usia . Jadi tinggal memilih mana yang sesuai  lalu dibaca, yang lain bisa  diabaikan. Selain itu juga ditawarkan tambahan pengetahuan mengenai  katak firebelly.  Sekali lagi, hidup adalah pilihan ^_^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar