Minggu, 10 April 2011

Yin Galema , Kisah Percintaan yang Tak Biasa

Read in September, 2009


Ada yang tahu letak Pulau Kaulan?Mungkin banyak yang menggelengkan kepala, tapi nama Pulau Belitung pasti banyak yang tahu. Padahal Kaulan adalah nama lain dari Belitung, tempat kisah ini terjadi.

Yin Galema adalah seorang anak hasil perselingkuhan selir kaisar dan ayahnya. Karena usianya yang nyaris sama dengan putri Raja Balok, Yin belakangan lebih suka tinggal di istana daripada ikut ayahnya berlayar.

Suatu saat Yin secara diam-diam mandi disebuah telaga yang konon khabarnya merupakan tempat mandi bidadari. Saat mandi, tiba-tiba langit berangsur gelap, matahari kian menutup, angin tidak berhembus dan kicau burung berhenti. Kata para tetua itu tanda datangnya bidadari! Yin sangat terkejut melihat wujud bidadari dihadapannya, apalagi saat bidadari itu memungut kain penutup kepalanya yang tertinggal.

Sehari-harinya, Yin berguru pada Ki Ronggo.Ki ronggo juga mengenalan ajaran Agama Islam pada Yin. Suatu hari, Ki Ronggo memberikan sebuah gelang simpai.Dengan menggunakan gelang tersebut, Yin bisa melihat seorang lelaki bunian, Kanda Badau putra selir Raja Balok yang disembunyikan.

Kanda Badau ternyata sangat mencintai Yin. Saat tahu bahwa hatinya terbagi dengan Pangeran Mending, keluarlah sumpah Kandau Badau, "Jika aku bukan seorang pemaaf... abadilah kutukan yang bersemayam dalam darahmu.... Ia meresap dan menyebar perlahan dibalik kulitmu yang indah. Meski kau bertambah cantik, setiap lelaki takkan berhasrat menyentuhmu karena kulit dan tubuhmu terkutuk sepanjang hidupmu! Hanya lelaki inilah yang ditakdirkan menyentuhmu. Aku akan kauburu sepanjang hidupmu. Jika sampai waktunya ...
darahmu dan darahku menyatu barulah kita mati seutuhnya...."


Romantisnya......!
Cerita di buku ini kian seru karena diramu dengan adegan pertarungan di laut. Sebelum buku ini selesai, malas rasanya berhenti membaca. Saya yang tidak suka tema sejarah, medapat tambahan pengetahuan tampa merasa digurui. Diteil yang diuraikan, sungguh memukau, dan sangat jelas.

Setelah tahu ada kelanjutannya, perlu nih tambahan bintang. Karena beberapa hal sepertinya kurang jelas, ternyata disengaja agar bisa memunculkan sebuah kesinambungan dengan buku selanjutnya. Penasaran, kapa yah buku selanjutnya terbit

2 komentar: