Rabu, 05 Oktober 2011

Waspadalah Kegelapan! 3 Magus Cantik Telah Ditemukan


Judul Asli : Avalon, Jalinan Sihir : Lingkaran-lingkaran Air
Penulis : Rachel Roberts
Penerjemah: Ahmad Mahdi
Proofreader: Hetty Dimiyanti
ISBN : 978-979-433-624-3
Halaman: 257
Penerbit  Penerbit Mizan
Harga : Rp 35.000

Kadang sesuatu yang sepertinya tidak melakukan apa-apa bisa memiliki dampak besar

Semula, 
Emely Flecher, anak  baru di Stonehill dengan pirang dan mata coklat. Ibunya adalah dokter hewan yang baru  bercerai dan melihat lowongan di Stonehill. Emely   sangat mencintai hewan.

Adriane Charday, cucu Nakoda, sang penjaga Suaka Ravenswood. Kedua orang tuanya adalah artis yang sering bepergian ke luar kota.  Adriane memiliki kulit  berwarna cokelat dengan rambut hitam panjang serta mata hitam. Adriane cenderung  penyendiri.

Kara Davies, gadis manja. Dengan rambut pirang, mata biru serta ketaatannya pada model Kara bisa dibilang  cukup popular.Kara  selalu mendapatkan yang ia mau. Plus jangan lupa  fakta penting bahwa ia  kebetulan anak walikota yang selalu menuruti apa kata anak gadisnya

Mereka hanyalah tiga orang gadis yang tidak saling kenal. Sebuah kebetulan bernama Avalon  membuat mereka harus bekerja sama.

Emily yang sedang mengantar anjing-anjing berjalan-jalan ke suaka menemukan sebuah lingkaran terbuka sempurna di hutan yang dilingkari oleh pepohonan fir menjulang. Di bagian tengah itu ada sebuah danau berkilau. Di seberang lapangan, sebuah sungai mengalir ke dalam hutan dengan sebuah jembatan kecil melengkung di atasnya. 

Air danau itu berubah warna saat disentuh.  Tergoda akan sesuatu yang bersinar di bawah permukaan air, Emily mengambilnya dan merasakan sensasi yang menyenangkan saat bersentuhan dengan benda yang ternyata batu. Batu itu  berukuran kecil, berwarna gelap dan kasar. Sejak itu ia memiliki kekuatan lebih tanpa disadarinya.

Sementara Emily masih terpesona dengan batu yang ditemukannya,  Adriane yang suka menyendiri dan tak punya teman sudah menjalin persahabatan  dengan  Stormbringer, seeekor serigala kabut yang dapat berubah bentuk menjadi kabut dan awan hingga kasat mata. Serta yang terpenting bisa bicara! Tinggal di suaka membuatnya mempunyai banyak waktu luang untuk menjelajah suaka.

Tanpa sengaja  Adriane dan Emily bertemu saat berusaha menolong seekor musang yang bisa  bicara, Ozzie. Entah bagaimana, Ozzie salah "mendarat" akibat kurang teliti mengecek portal saat akan berpergian. Dengan bantuan Adriane dan Emily  ia berusaha mencari portal kembali ke tempat semula. Tempat dimana aneka binatang ajaib berada.

Semula Adriane dan Emily sangat bersemangat akan rahasia kecil mereka. Namun kebahagian tak bertahan lama. Masalahnya ada pihak penguasa setempat sangat ingin menjadikan suaka sebagai sebuah daerah komersil. Itu artinya penembangan dan penghancuran habitat hewan! Adriane dan Emily berusaha keras untuk menggalkan rencana pihak penguasa setempat.

Beruntung..... saat diselenggarakan acara diskusi seputar kelangsungan suaka, Kara putri walikota tertarik akan batu yang dikenakan oleh  Adriane dan Emily. Batu yang mereka genakan layaknya gelang, berpendar mengeluarkan cahaya yang menarik dan menyejukkan bagi yang melihatnya. Dengan bujuk rayu akan mencarikan batu yang lebih bagus untuk dikenakan oleh Kara, Adriane dan Emily berhasil mengajak  Kara masuk ke dalam suaka, memperlihatkan rahasia terbesar mereka!Mereka berharap jika Kara melihat aneka macam binatang ajaib yang berada di suaka, ia mau membujuk sang ayah untuk menghentikan rencannya mengalih fungsikan suaka.

Menguak rahasia terbesar yang selama ini disimpan tidaklah mudah! Apa lagi ditambah keributan yang kerap terjadi antara Kara dan Adriane. Keduanya bak kucing dan anjing, siap saling mencela jika ada kesempatan. Untung ada Emily mampu menjadi penengah bagi keduanya.

Bagaimana nasib suaka dan hewan-hewan lainnya?
Apa itu  Fairimental?
Apa itu Avalon?Temukan jawabannya dalam buku ini

Walau sudah diwanti-wanti untuk tidak menilai buku dari kovernya, tetap saja saya terpesona saat melihat, eh tepatnya memegang kover buku ini. Kertasnya sudah ciamik! Sangat berbeda dengan yang biasa digunakan.  Belum lagi perpaduan warna yang didominasi oleh warna hijau membuat  kesan sejuk di mata.

Ilustrasi yang ada dalam buku ini juga sungguh menawan. Kesan misterius dan dunia sihir para peri sungguh terasa. Penggambaran hewan yang diungkapkan oleh penulis lalu ilustrasi  sama dengan yang saya bayangankan. Benar-benar selaras.

Keributan kecil yang terjadi antara Kara dan Adriane membuat kisah lebih segar. Walau emreka kerap adu mulut, namun saat mereka harus bekerja sama menghadapi musuh, mereka benar-benar bekerja sebagai sebuah tim yang kompak. Segala perbedaan mereka singkirkan.

Sekilas, kisah yang ada mengingatkan saya pada buku seputar suaka rahasia yang belum lama saya baca. Kisahnya  tentang sebuah keluarga yang bertugas mengawasi kelangsungan suaka rahasia. Sang adik laki-laki sedikit ceroboh sementara sang kakak perempuan belum lama mendapat kecupan dari banyak peri. Tapi kedua buku memiliki perbedaan yang cukup mencolok.

Pada buku ini, unsur fantasi ada pada hewan-hewan dan batu yang dikenakan oleh Adriane dan Emily, untuk sementara Kara belum dikisahkan nasibnya seputar batu. Hewan yang ada memiliki aneka wujud serta sifat yang beragam.  Jeeran misalnya, merupakan binatang mirip rusa yang cantik dengan telinga panjang, mata ungu dan bulu bergaris-garis hijau. Sifatnya tangkas dan gesit. serta peka.

Sedangkan pada buku satunya, unsur fantasi lebih kental berada pada makhluk magis seperti peri dan lainnya. Setiap jengkal tanah berisi aneka makhluk magis walau beberapa memang menyerupai hewan. Singkat kata, walau sama-sama mengusung perihal suaka, buku Avalon ini lebih banyak menguraikan tentang aneka binatang fantasi di bandingkan buku yang lain, dimana unsur makhluk magislah yang menjadi titik utama.

Sebetulnya saya sedikit kesal karena tipisnya buku ini. Sepertinya  buku satu ini hanya membuat sekelumit kisah saja. Rasanya jika dua buku dijadikan satu baru terasa mantap membacanya. Entah karena saya terbiasa membaca kisah fantasi yang tebal sehingga saat menemukan yang tipis saya merasa ini belum ada apa-apanya, baru kulit luarnya saja.

Jangan lupa mengunjungi http://www.avalonmagic.com/,  http://youtu.be/He30HrKv8FI, serta
http://youtu.be/2vXNxw1BHsA agar bisa kian menemukan sensasi menawan dari Avalon.

Secara keseluruhan seri ini terdiri dari :
 
1. Circles in the Stream
2. All That Glitters
3. Cry of the Wolf
4. Secret of the Unicorn
5. Spellsinger
6. Trial By Fire
7.Song of the Unicorns
8. All's Fairy in Love and War
9. Ghost Wolf
10. Heart of Avalon
11.Dark Mage
12. Full Circle

Jangan sampai terlewat, atau kukirim hewan-hewan dari Aldenmor untuk mengganggumu ^_^

Sekarang, 
Emily Flecher adalah Sang Penyembuh yang menguasai elemen air.
Adriane Charday adalah Sang Pejuang yang menguasai elemen bumi
Kara Davies  adalah Bintang Bersinar yang mampu memperkuat sihir orang lain
Mereka bertiga adalah Magus  yang punya tujuan yang sama, berusaha menemukan Avalon  sumber dari semua sihir.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar