Sabtu, 14 Desember 2013

UNWIND Are u?



Penulis: Neal Shusterman 
Penerjemah: Mery Riansyah
No ISBN:  9789792298024
Halaman: 456
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Harga: Rp 79.500


Hidup memang pilihan, tapi bagaimana rasanya jika hidup kita tergantung pada pilihan orang lain? Mereka yang menentukan apakah kita akan berusia hingga 18 tahun atau hanya sampai 13 tahun? Keahlian yang kita miliki juga merupakan faktor utama pertimbangan mereka.

Buku ini mengisahkan kondisi masyarakat setelah Perang Saudara Kedua atau Heartland War. Saat itu RUU kehidupan telah dinyatakan berlaku menjadi UU kehidupan. Salah satunya melarang aborsi.

... bahwa kehidupan manusia tak boleh dsentuh sejak masa pembuahan hingga seorang anak mencapai usia tiga belas tahun.
Namun, antara rentang usia tige belas tahun dan delapan belas, orangtua boleh memilih untuk secara retroaktif "menggugurkan" seorang anak...
... dengan syarat hidup anak tersebut tidak "secara teknis" berakhir.
Aborsi memang tetap dilarang, namun sebagai gantinya setiap orang tua bisa menandatangani surat perintah pemisahan raga bagi anak mereka yang berusia 13-18 tahun.  Dasar pemikirannya sederhana saja, buat apa susah-susah mengobati  organ tubuh yang sakit atau memberikan bagian tubuh imitasi jika bisa mendapatkan yang baru? Dari pada melakukan pembunuhan ala aborsi lebih baik mengasuh anak itu hingga usia 13 tahun, maksimal 18 tahun lalu kirim mereka ke Kamp Akumulasi untuk menjalani pemisahan raga. Harga yang ditawarkan juga lumayan menggoda. 


Tak heran jika banyak bayi yang ditemukan di teras rumah. Peraturan menyebutkan bahwa bayi yang ditemukan di teras rumah sebuah keluarga maka secara otomatis menjadi bayi keluarga tersebut.  Keluarga itu tidak bisa melakukan apa-apa hingga bayi tadi berusia minimal 13 tahun. Setelah 13 tahun keluarga itu bisa menandatangani surat perintah pemisahan raga.

Cara ini dianggap efisien dalam menanggulangi jumlah penduduk, aborsi serta masalah kesehatan. Dokter tidak perlu melakukan pengobatan pada sakit ginjal misalnya. Pasien tak perlu bersusah payah mencari donor. Cukup mengganti ginjal yang rusak dengan ginjal  baru yang semula milik unwind. Produsen mata, kaki atau tangan palsu jelas tidak dibutuhkan. Buat apa memakai yang palsu jika bisa membeli yang asli. 

Sungguh kontras sebenarnya. Kondisi tersebut menyebabkan lebih banyak ahli bedah dari pada dokter. Jika tidak ada pemisahan raga maka akan banyak peneliti yang berusaha mencari cara guna mencegah dan mengobati suatu penyakit, bukannya dengan langsung mengganti dengan yang lain. Beberapa masalah memang terpecahkan, namun perkembangan dunia kesehatan seakan jalan di tempat. Buat apa meneliti obat jantung jika bisa mengganti yang baru tanpa susah payah. Apa gunanya salep mata jika bisa mendapatkan mata yang baru.

Jumlah penduduk akan berkurang seiring dengan bertambahnya jumlah unwind. Berkurang disatu sisi namun memperpanjang usia mereka yang menerima bagian tubuh unwind. Pada suatu titik akan berimbang antara jumlah unwind dengan penerima.

Ternyata masalahnya tidak hanya soal aborsi. Keegoisan para orang tua juga berpengaruh pada nasib anak. Sindiran penuliskah? Salah satu kasus menyebutkan seorang anak menjadi unwind karena kedua orang tuanya yang bercerai memperebutkan hak asuh tanpa ada yang mau mengalah. Lebih beradsarkan ego dari pada kasih pada sang anak. Ketika akhirnya ada kesepakatan  justru malah menakutkan!Keduanya sepakat menandatangani surat perintahan 

Secara teknis, anak yang menjalani pemisahan raga tidak benar-benar meninggal. Bagian tubuh mereka menyebar dan menyatu dengan orang lain. Rasa penasaran saya terjawab dengan tuntas mengenai kondisi mereka yang menerima bagian tubuh dari orang lain. Walau tidak mengganggu, orang yang menerima bagian tubuh orang lain bisa merasakan, memiliki memori, bertindak serta berpikir seperti pemilik bagian tubuh itu. Porsinya memang tidak besar, tapi dibutuhkan kompromi dan pengertian dari lingkungan. Seseorang bisa saja mendadak berubah menjadi kepribaadian yang lain atau mendadak membicarakan kenangan  yang jelas-jelas tidak melibatkan sosoknya. Penulis dengan terampil memberikan contoh mengenai kondisi tidak menyenangkan bagi mereka yang menerima bagian tubuh atau organ orang lain sebanding dengan keuntungan yang  didapat.

Selama proses pemisahan raga, anak tersebut harus berada dalam kondisi terjaga. Betapa menyeramkannya! Memang rasa sakit sudah tidak ada, tapi walau bagaimana kita bisa merasakan ada yang berbeda saat kaki kanan dipotong, lalu ginjal tidak ada. Proses yang menyeramkan itu berlangsung selama tiga jam dengan dua belas dokter bedah, Sembilan asisten bedah dan empat orang perawat. Guna memahami kengerian yang dialami oleh seorang unwind, simak saja http://youtu.be/9snP  Dalam buku ini kisah proses mengerikan tersebut ada di halama 392-400
 
Dalam buku ini dikisahkan mengenai tiga orang anak yang menjadi unwind. Connor Lassiter, enam belas tahun si pembuat masalah. Orang tuanya menandatangani surat pemisahan raga lalu menyiapkan berlibur  sehari sesudahnya. Tanpa sengaja Connor menemukan tiket berlibur Thanksgiving ke kepulauan Bahama. Hanya tiket untuk orang tua dan adiknya. Penyelidikan lebih lanjut membuatnya menemukan salinan surat perintah pemisahan raga.

Risa Megan Ward lima belas tahun, anak yatim piatu yang harus dikirim ke kamp atas dasar efisiensi biaya. Keahlian yang dimilikinya adalah  bermain piano klasik, dianggap bukan sebuah keahlian yang layak untuk membuatnya mendapat "keringanan"

Levi Jedediah Calder tiga belas tahun, Sang Anak Persembahan. Orang tuanya berpendapat 1/10 dari bagian yang terbaik  yang mereka miliki harus dipersembahkan pada Tuhan. Karena ia adalah anak bungsu dan merupakan sosok yang paling dibanggakan maka ia dipilih untuk menjadi persembahan. Pesta perpisahannya sangat meriah. 

Jika Connor dan Risa melarikan diri karena menolak menjadai unwind, maka Lev sejak dahulu mempersiapkan diri menjadi unwind. Pertemuan tidak sengaja dengan keduanya membuat Lev memandang persembahan dirinya dengan cara yang berbeda

Sudah bisa diduga buku ini mengisahkan tentang bagaimana ketiganya bertahan hidup hingga usia delapan belas tahun. Waktu terasa lama saat kita berada dalam bahaya. Setiap saat mereka harus waspada. Tidak saja terhadap para agen rahasia yang mencari mereka, namun juga sesama unwind dan diri mereka sendiri. Butuh kekuatan mental dan phisik untuk mampu bertahan. Taka da yang tahu siapa kawan, siapa lawan.

Seperti lazimnya sebuah kebijakan, pasti ada pihak-pihak yang menentang. Dalam kisah ini juga ada pihak-pihak yang berusaha membantu  para unwind. Dengan alasan yang mulia, tindakan mereka bisa dibenarkan. Salah satu menyebutkan seandainya lebih banyak donor maka tak perlu ada unwind. Sungguh masuk akal.

Pembaca tidak hanya diajak mengikuti kisah ketiga tokoh utama berupaya untuk bertahan hidup, namun juga memahami banyak hal. Penulis sepertinya membuat kasha ini sebagai ejekan bagi masyarakat yang dengan mudahnya menghilangkan nyawa seseorang, melakukan aborsi atau menelantarkan buah hati mereka.

Setiap anak pasti menunggu dengan bahagia hari ulang tahunnya. Namun tidak pada kisah ini. Hari ulang tahun ke tiga belas sama saja stempel "kematian" bagi beberapa anak. Ulang tahun ke delapan belas seakan mendapat surat bebas hukuman mati.

Bagi saya ini, merupakan kisah yang paling menawan. Idenya memang gila tapi bisa diterima akal, terlepas urusan lainnya. Penulis sepertinya cukup berani membuat ide tersebut menjadi sebuah hal yang seakan-akan memang wajar berlaku pada suatu masa.

Kengerian saat mengalami pemisahan raga, semangat bertahan hidup, bersyukur ada yang membantu semuanya diuraikan dengan menawan. Pembaca bisa ikut merasakan bagaimana takutnya seorang anak saat raganya dipisahkan.  Bagaimana perasaan para pemain musik yang setiap hari harus mengiringi unwind berjalan menuju proses pemisahan raga. Seram dan menegangkan!

Seri karya Neal Shusterman yang lahir pada 12 November 1962 terdiri dari:
1. UnWind -2007
2. UnStrung -2012  (digital novella)
3. UnWholly -2012
4. UnSouled -2013
5. UnDivided - 2014


Tak perlu berkata banyak.
Buat saya ini termasuk kisah yang paling menawan di 2013
Baca, dan rasakan kengerian


Gambar dari: 





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar