Senin, 04 April 2016

2016 #37 : Greek Heroes ala Percy

Penulis: Rick Riordan
Ilustrasi: John Rocco
Penerjemah: Reni Indardini
Penyunting: Yuke Ratna
Penyelaras aksara: Tim Redaksi Noura Books
Penata aksara: CDDC
ISBN: 9786023850518
Halaman: 508
Cetakan: Pertama-2016
Penerbit: Noura Books
Harga: Rp 139.000
Rating:3/5

Hai...hai..hai!
Ketemu dengan Percy LAGI!
Yups, mau bagaimana. Jika bersinggungan dengan perihal dewa-dewi, pastilah nama anak manusia setengah dewa ini muncul. Lahir dari rahim seorang manusia bumi dan memiliki ayah dewa membuat Percy bisa berada pada dua dunia. 

Setelah sebelumnya bercerita mengenai dewa-dewi Yunani, maka kali ini demi persedian Piza selama setahun serta permen jeli biru sebanyak yang sanggup dimakan maka Percy membuat buku ini, buku tentang dewa-dewi Yunani Kuno. Dasar mudah dirayu!

Begitu membuka halaman pertama, kita akan langsung disuguhi dengan peta mengenai Dunia Pahlawan Yunani. Tujuannya apa lagi selain untuk memudahkan pembaca bisa memahami kisah yang diceritakan oleh Percy dalam buku ini. Beberapa kisah mengambil lokasi yang berpindah-pindah. Makin jelas gunanya peta ini.
 
Terdapat dua belas sosok yang diceritakan dalam buku ini. Perseus, Psyche, Phaethon, Otrera (akhirnya selesai huruf P!) Daedalus, Theseus, Atalanta, Bellerophon, Kyrene, Orpheus, Hercules dan Jason. Dengan judul yang menarik, dijamin kalian bisa terpesona membaca kisah yang dibuat oleh Percy.

Para penggila buku harusnya pernah mendengar nama Otrera. Belum? Serius? Bagaimana jika membaca kalimat "Otrera Sang Pendiri Amazon (yang Gratis Ongkos Kirim dengan Jaminan Dua Hari Pasti Sampai!)" Nah pahamkan apa yang dimaksud Percy.

Percy membuatku terkejut! Ternyata nama bangsa Amazon yang mereka sandang tidak ada hubungannya dengan Sungai Amazon di Brazil.  Ternyata aku seperti juga PErcy salah karena selama ini mengira para wanita Amazon yang perkasa berasal dari sekitar  Sungai Amazon. 

Sebagian bangsa Yunani menduga nama Amazon  berasal dari amazos, yang tidak berpayudara. Cukup! Pembahasan mengenai ini ada di halaman 132. Jangan minta aku menguraikan panjang lebar. Aku harus sepakat dengan Percy, bahwa Amazon bisa berasal dari bahasa Persia  ha-mazan yang berarti pendekar. Ini sepertinya lebih cocok.

Meski jarang disebut, sosok Otrera layak dikagumi. Dari seorang ibu rumah tangga yang tertindas  di Zaman Perunggu, ia mmampu membangun sebuah imperium besar. Bahkan menjadi salah satu kesayangan Dewa Ares. Semua juga bisa menebak kenapa.
Selain  Otrera, ada Kyrene yang juga sempat menjadi kesayangan Ares. Sebenarnya Kyrene merupakan anak dari raja kaum Lapith. Sejak kecil ia sudah bercita-cita untuk pergi perang dan penaklukan. Sayangnya kaum perempuan Lapith tidak boleh mengerjakan hal tersebut. Untungnya Kyrene bisa mengalihkan energinya dengan membantai binatang liar dan buas yang mengincar domba-domba peliharaan keluarganya.

Selanjutnya seperti yang sudah bisa diduga, Kyrene juga mengembalakan domba tetangga, bahkan juga sapi. Tidak ada hewan yang berani mendekat jika masih sayang nyawa. Pilihannya antara mati kelaparan atau mati berhadapan dengan Kyrene.

Aksinya membuat Dewa Apollo jatuh cinta. Hubungan mereka membuahkan 2 demigod. Bukan hal yang buruk. Tapi seperti yang sudah-sudah, ketika para dewa mulai merasakan kurangnya sensasi bersama dengan manusia fana, mereka mulai mengabaikan pasangan fananya. Tanpa disadari, Apollo juga demikian.

Singkat kisah, Kyrene yang kesepian berniat kembali ke kampung halaman. Ternyata semua sudah berubah. Lah iyalah! Apa memang yang diharapkan? Saat sedang merenungi situasi, jreng...... munculah Ares. Dan seperti juga cewek perkasa lainnya, Ares dengan mudah jatuh hati. Jadi, Kyrene bisa dikatakan sudah membuat dua dewa jatuh hati. Dan memiliki anak dari keduanya. 

Kisah Hercules Mengerjakan 12 Hal Bodoh
mengingatkan pada kisah detektif  dari Belgia Hercule Poirot. Karena merasa terinspirasi dengan sosok Hercules, maka Poirot mencoba memecahkan dua kasus yang mengacu pada 12 tugas yang dikerjalan oleh Hercules.

Tugas atau menurut versi Percy mengerjakan hal bodoh, memiliki urutan tertentu. Beberapa versi beredar mengenai urutan tersebut
. Berikut adalah urutan menurut Apollodarus  (2.5.1-2.5.12):

1. Membunuh Singa Nemea  
2. Membunuh Hidra Lernea 
3. Menangkap Kijang Kerineia 
4. Menangkap Babi Erimathia 
5. Membersihkan kandang kuda milik Augeas 
6. Membunuh Burung Stimfalia 
7. Menangkap Benteng Kreta 
8. Menambil Kuda Betina Diamodes 
9. Mengambil ikat pinggang Hippolita 
10.Menambil ternak milik Geryon 
11.Mengambil apel Hesperides  
12.Menangkap Kerberos

Sesuai dengan perkembangan zaman, Tugas-tugas Hercule Poirot  tentunya berbeda dengan yang dilakukan oleh Hercules pada zaman dahulu. Sudah tidak mungkin mengambil ikat pinggang Hippolita, atau  membunuh Singa Nemea. Perbedaannya bisa dilihat  di sini.

Seperti buku yang lalu,  aneka gambar dengan warna yang menawan akan memanjakan mata  pembacanya. Tidak saja halaman yang dihiasi dengan pinggiran apik, tapi juga ilustrasi yang dibuat dalam ukuran besar. 
Jika selama ini hanya nama-nama seperti Ares, Apollo, Athena dan Zeus yang muncul, maka buku ini memberikan informasi mengenai pahlawan Yunani yang juga memiliki keberanian dan kemampuan tak kalah hebat dari pada dewa. Umumnya kekuatan dan kelebihan mereka menarik perhatian para dewa.

Masih disampaikan dengan cara konyol tapi menawan, buku ini layak dibaca dan dikoleksi bagi mereka yang menyukai mitologi. Jika diperhatikan lebih lanjut,  judul dengan kalimat kocok malah membuat seseorang merasa tertarik untuk membacanya. Tidak ada aturan untuk membaca dari halaman awal sampai belakang, silahkan pilih mana judul yang menggoda lalu mulai membaca. Selanjutnya pilih lagi judul yang menggoda dan mulai membaca lagi. Begitu seterusnya hingga buku ini selesai.

Sayangnya, dengan ketebalan buku serta lebar seperti ini, buku ini tidak ramah untuk dibawa-bawa. Untuk membacanya, seseorang harus meletakkan di atas meja atau pangkuan. Atau membacanya sambil telengkup. Akan susah jika kita membacanya sambil menunggu kendaraan atau diperjalanan. Tapi semuanya terbayar dengan keseruan membaca isi buku ini.

Baiklah. Saya jadi penasaran, sehabis ini apa lagi yang ditulis Percy demi Piza. Ada yang tahu? Atau ada yang punya ide? Hem.....










Tidak ada komentar:

Poskan Komentar