Sabtu, 11 Februari 2017

2017 # 012: Petualangan Jake Ke China

Judul: Nightship to China
Penulis: Damian Dibben
Penerjemah: Nadya Anwiani
Penyunting: Dyah Agustine
ISBN:9786024410018
Halaman:365
Cetakan: Pertama-Januari 2017
Penerbit:Mizan Fantasi
Harga: Rp 79.000
Rating:3/5

Kau akan berpikir bahwa setelah empat dekade bertugas di dinas rahasia aku akan terbiasa mengambil nyawa orang.... kenyataannya, tidak begitu. Kau tidak akan pernah terbiasa mengambil nyawa seseorang

Kembali kita diajak mengikuti petualangan Jake, Nathan, Topaz menghadapi mantan agen yang membelot, Xi Xiang. Ancaman kali ini adalah rusaknya jalur perdagangan timur-barat serta memicu perang dunia. Bukan hal yang mudah pastinya apa lagi sempat tersiar kabar Xi XIang bersekutu dengan Philip Djones, kakak Jake yang disebut-sebut hilang saat tugas.

Sebagai tugas awal, ketiga agen tersebut ditugaskan ke London untuk mencari berbagai informasi sekecil apapun itu. Untuk kali ini Charlie punya peran yang berbeda tapi tak kalah seru. Jake tetap berharap bisa menemukan sang kakak bagaimana pun kondisinya serta mmbersihkan nama baik keluarga. Lumayan menegangkan upaya yang dilakukan Jake untuk mencari kakaknya. Lalu apakah Jake bisa bertemu dengan Philip kakaknya? Silahkan baca he he he.

Versi Bahasa Jerman
Seperti judulnya, buku ini sangat menonjolkan mengenai Cina. Dari lokasi kisah hingga musuh yang dihadapi. Keberadaan agen yang berasal dari Cina justru memperkuat kesan bahwa agen rahasia mereka berasal dari seluruh penjuru dunia dan berbagai waktu yang beragam. 

Petualangan kali ini meminta korban yang tak tanggung-tanggung. Tidak hanya dari pihak lawan namun juga dari pihak dinas rahasia. Ramalan seorang peramal tua di jalan terbukti!

Sementara urusan percintaan mulai muncul terang-terangan terungkap dalam buku ini. Ada yang bahagia dalam jatuh cinta, tapi ada yang bersedih karena gagal bercinta. Jake sendiri sepertinya mulai mengenal apa itu cinta dan uang mana kagum (ehem).

Wah ternyata nama keluarga Jake bukanlah nama yang sesungguhnya. Nama keluarga Djones semula bukanlah itu, karena sesuatu peristiwa maka nama tersebut diubah menjadi Djones agar mudah diucapkan saja. Kisah lengkapnya ada di halaman 361. Jadi penasaran, ada kejutan apa lagi kelak dari keluarga ini.

Bagi saya, selain menghibur, buku ini memberikan informasi mengenai Cina. Mulai dari tentang penemuan  alfabet  Cina, kaisar pertama yang memulai pembangunan Tembok Besar, penemu kompas, kertas dan seismograf  dan kebiasaan mereka untuk menghisap candu. Bagi mereka yang menyukai kisah dengan mengambil lokasi maupun tema Cina, buku ini sangat tepat untuk dibaca.

Banyak kalimat dalam bahasa non Inggris yang tak saya temukan terjemahannya, sehingga saya tak paham apa maksudnya. Sebagai contoh pada halaman 12 terdapat  je ne sai quoi , di halaman 51 ada Trop jeune helas cheri dan masih banyak lagi. 
Versi Bahasa Chez

Beberapa istilah yang kurang umum (atau saya yang kurang cukup pengetahuan) juga bertebaran dalam buku ini. Ada gaun puffvall (hal 7), anjing mastiff (hal 8), keredep petir (hal 222). Akan lebih membantu jika diberikan penjelas singkat atau digunakan catatan kaki.

Setelah membaca ketiga buku dalam serial ini, saya merasa penulis menempatkan sosok Jake selalu orang yang selalu beruntung. Agak terlalu dipaksakan sosoknya sebagai seorang jagoan, padahal ia belum memiliki banyak pengalaman dan keterampilan. Bisa dikatakan bahwa Jake si anak kemarin sore justru mampu mengalahkan musuh-musuh besar dinas rahasia. Rasanya tidak pas saja.

Minat saya akan seri ini menjadi berkurang, entah kenapa. Mungkin karena jenuh mengikuti sepak terjang Jake yang mendadak selalu beruntung namun tidak juga mau belajar dari kesalahannya, atau terjemahan yang kurang sreg bagi saya. Entah.

Pada akhir kisah dalam buku ini, penulis membuat kesan seperti bakalan ada kelanjutan kisah ini. Semoga saja tidak latah ala sinetron kita, panjang tiada akhir namun isinya tak ada ^_^

Sumber gambar
https://www.goodreads.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar