Sabtu, 11 Juni 2011

Ayo Pilih Petualanganmu di Pulau Dinosaurus

Judul                       : Avonturir #1 :
                                Terjebak di
                                Pulau Dinosaurus
Penulis                    : Mara Deka
ilustrasi Kulit Muka  : Dedy D
ISBN                      : 978-602-97794-0-0
Halaman                  : 120
Penerbit                  : Raya Pustaka


KREATIF!
MENDIDIK!
MENGHIBUR!

Buku ini memuaskan rasa rindu saya pada buku bacaan bermutu. Kadang guna kepentingan pekerjaan, saya sering mengintip buku-buku anak. Kondisinya sangat tenang.., tidak ada satu buku yang mampu membuat saya terpesona. Saya jadi rindu saat kecil dulu. Sensasi membaca seri lima kawan, pasukan mau tahu, trio detektif, seri pilih sendiri petualanganmu serta  malory tower hingga kini masih terasa.

Koleksi buku-buku yang saya baca saat kecil memang tidak banyak. Kadang, saya sering mengintip layanan toko buku bekas online guna mencari beberapa judul buku. Saya kembali mengoleksi buku-buku dari masa kecil saya. Entah kenapa kisah mereka masih bisa dinimkati sampai sekarang.  Menyesal dulu tidak bsai menjaga buku dengan baik. Tapi namanya juga anak-anak  *gaya ngeles*

Salah satu buku yang paling saya rekomendasikan adalah buku yang meminta pembacanya memilih  sendiri akhir cerita. Buku jenis ini tidak bisa  dibaca dari halaman 1 hingga akhir. Sang pembaca menentukan halaman mana yang mna dibacanya, halaman tersebut menentukan alur  cerita. Ada beberapa cerita yang alurnya nyaris sama namun memiliki akhir yang berbeda

Buku jenis ini sangat berguna untuk memicu  kreativitas anak dan mengajarkan mereka belajar bertanggung jawab akan pilihannya. Kisah yang mereka baca merupakan hasil dari pilihan mereka sendiri . Mungkin saja pilihan mereka menghasilkan sebuah cerita dengan akhir yang menyenangkan, namun bisa  juga berakhir dengan tragis.

Saya menemukan buku ini di  rumah kedua saya, TM Bookstore. Kisahnya seputar petualangan seorang anak serta adiknya yang mengikuti ekspedisi di perairan Papua. Sang anak adalag pembaca sendiri! jadi buku ini membuat pembacanya menjadi tokoh utama. Pembaca memilih sendiri alur cerita, menentukan langkah apa yang harus diambil serta bagaimana menerima konsekuensi dari pilihan itu.

Walau begitu, sebuah nasehat bijaksana perlu diberikan. Berhati-hatilah dalam memilih! karena sebuah pilihan salah akan berakibat fatal bagi seluruh alur cerita. Tidak ada kesempatan untuk mundur, pembaca harus menyelesaikan kisah yang dipilihnya sendiri hingga akhir. Pilihan bijak tentunya akan berbuah kisah yang menawan.

Pada kisah Terjebak di Pulau Dinosaurus, jika kira tilik jumlah  halaman yang ada yaitu 120 halaman rasanya tak mungkin buku ini menawarkan lebih dari 15  alur cerita. Tapi begitulah adanya! kalo melihat kata TAMAT memang hanya ada sekitar 10-15 lembar, tapi untuk menuju kata tamat itu bsia dicapai melalui berbagai alur cerita.

Guna memaksimalkan  buku ini, saya membuat semacam alur halaman. Saat saya kecil, beberapa teman menganggap saya terlalu serius berurusan dengan membaca buku ini. Tapi dengan cara membuat alur saya bsia menemukan aneka cerita tanpa terlewatkan. Belakangan mereka juag menerima cara saya. Semua kisah dalam buku ini dimulai dari halaman 1-3-4-6/7 lalu pembaca diminta memilih halaman 10 atau 13. Pilihan itu menentukan kemana kisah akan dibawa.

Sebagai contoh, jika memilih halaman 10 , maka cerita dilanjutkan ke halamanb 11-15/16 lalu memilih antara 21 atau 8. Anggap pembaca memilih halaman 8, maka berarti 8/9-12-61 nah diminta memilih lagi antara 17 atau 45. Anggap 17 ya.. jadi 17/18-2 lalu diminta memilih lagi.... Bisa membayangkan sekarang? Aneka kisah menawan bisa ditemukan dalam sebuah buku kecil dengan harga relatif murah

Semula saya ingin membaca buku ini guna mengisi waktu makan siang dan pulang kantor. Namun ternyata kisah yang ditawarkan sungguh beragam. Waktu yang saya butuhkan nyaris sama dengan membaca sebuah novel tebal! Cocok dibaca buat mereka yang menyukai tantangan.

Untuk kali ini, saya tidak akan membuat repiu tetang kisah dalam buku ini. Bukannya malas, tapi saya tidak tahu bagaimana caranya meringkas sekitar lebih dari 17 kisah beragam menjadi sebuah repiu.  Yang bisa saya ceritakan hanyalah saya dan  Adit,adik saya sedang berlibur di  perairan Papua. Kami mengikuti ekspedisi yang dipimpin oleh Paman Budi.. Dengan menggunakan Sang Penjelajah,kami  pergi ke pulau-pulau yang berada di zona terluar. Sayangnya kami tidak sempat menikmati pemandangan di sana karena Paman Budi dan timnya hanya mampir sebentar untuk mengambil contoh tumbuhan dan air. Mendadak kapal mengalam gengguan mesin sehingga merek aharus menunggu selama 3-4 jam di laut lepas. Bosan dengan situasi seperti itu, Adit mengajak saya untuk menjelajah sendiri dengan menggunakan sekoci penyelamat. Tawaran yang menggoda, tapi membuat saya khawatir. Saya harus memilih, apakah mengikuti ajakan Adit atau menolaknya. Pilihan saya adalah......... tebak saja sendiri he he

Dinosaurus muncul pertama kali sekitar 225 juta tahun yang lalu pada Zaman Trias. Binatang ini terus hidup sampai Zaman Jura dan berkembang menjadi raksasa pada Zaman Kapur. Sekitar 65 juta tahun yang lalu, pada akhir
Zaman Kapur, dinosaurus lenyap dari muka bumi. Belum ada penjelasan bagaimana mereka bsa begitu saja menghilang dari bumi.

Fosil dinosaurus pertama dikenali pada awal abad sembilan belas. Istilah "dinosaurus" (Inggris, dinosaur) dikemukakan tahun 1842 oleh Sir Richard Owen dan bersal dari bahasa Yunani δεινός (deinos) "mengerikan, kuat, hebat" + σαῦρος (sauros) "kadal". Istilah dinosaurus kadang-kadang digunakan secara tidak resmi untuk menggambarkan reptil prasejarah lain seperti pelycosaurus Dimetrodon, pterosaurus yang bersayap,    serta ichthyosaurus,  plesiosaurus  dan  mosasaurus, meskipun tak satupun dari hewan-hewan ini yang merupakan dinosaurus.

Walau buku ini meniru model beberapa buku yang pernah terbit sebelumnya serta mengambil tema yang nyaris mirip dengan salah satu buku yang bercerita mengenai dunia dinosaurus yang hilang, tetap saja kisahnya menawan dan menarik untuk dibaca! Tertama sekali memicu daya kreativitas saya.

Gambar dari :
http://dsa.web44.net/index.php?news&nid=3

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar