Jumat, 20 Mei 2011

Matematika Itu Ternyata GUAMPANG.......................!


Judul          : Math Doesn’t Suck
Penulis        : Danica McKellar
Penerjemah : Nuniek Ratnindyah
Penyunting  : Jia Effendi & Ida Wajdi
Penyelaras   : Fenty Nadia
Pewajah Isi  : Yenny Renati
ISBN          : 978-979-1411-70-7
Halaman      : 350
Penerbit      : Atria,  April 2011
Harga          : Rp. 60.000,00

1 + 1 =……?
1 + 1  adalah….?

Dua kalimat matematika di atas nyaris sama tapi jawabannya berbeda jauh. Jangan minta saya menerangkan panjang lebar jawabannya, tapi kedua kalimat matematika tersebut adalah kalimat yang paling saya ingat selama  ini. Kedua kalimat matematika  tersebut diperkenalkan oleh pengajar di tempat kursus saya. Maksudnya untuk memberikan  pemahaman bahwa sebuah kalimat matematika bisa menghasilkan  jawaban yang tak terbatas.

Sekarang bukan giliran saya yang harus pergi les matematika, apapun wujudnya. Saya bersyukur sekali dulu lulus DIII Akuntansi, salah satu penerapan ilmu matematika. Walau sekarang ingat pun tidak. Saat ini tugas  saya memberikan pengajaran matematika kepada jagoan neon. Seperti orang tua yang lain, pastinya bukan hal yang menyenangkan! Untuk saya pelajaran matematika dan menggambar tepatnya ^_^

Banyak murid, termasuk jagoan neon dan saya  sangat tidak menyukai pelajaran matematika. Banyak alasan  yang diberikan,  merasa ini pelajaran yang sulit, pelajaran yang menyebalkan! Sudah ada kalkulator buat apa lagi susah payah? Selalu itu yang menjadi alasan anak ABG. Belum lagi kadang faktor pengajar ikut berpengaruh. Guru matematika kelas 3 SMP saya sungguh hebat! Hebat karena bisa membuat saya yang tidak suka matematika mendapat nilai 8.  Susah atau tidak, suka atau tidak,  matematika tetap harus dipelajari, bahkan menjadi salah satu mata pelajaran yang menjadi syarat kelulusan. Tinggalah para orang tua yang sibuk mencari tempat kursus dan para pelajar yang sibuk mencari tips cara belajar matematika dengan mudah. Syukur jadi bisa  mencintai matematika.

Buku ini salah satu solusinya. Sekilas buku ini seperti buku pelajaran biasa, namun jangan dulu menyimpulkan sebelum membacanya. Buku ini  terdiri dari  6 bagian. Setiap bagian memuat hal yang paling sering kita jumpai jika berurusan dengan matematika, yaitu:
  1. Faktor dan kelipatan
  2. Bilangan pecahan
  3. Bilangan desimal
  4. Persentase
  5. Soal cerita
  6. Aljabar pun tidak menyebalkan
Apa yang akan kita bahas mungkin terlihat sulit. Jangan dulu beranggapan jelek saat membaca bagian isi buku ini. Salah satu kunci untuk mempelajari hal baru adalah membuka pikiran dan wawasan serta mensugesti diri bahwa ini adalah hal yang mudah.

Benar mudah  kok! Setiap bagian yang ada dibuat dengan penyesuaian jiwa ABG. Misalnya saja pada  bagian pertama yang memuat tentang faktor dan kelipatan. Salah satu sub bagiannya diberi judul, “ Kamu Masih Naksir Dia?” Jangan salah!  Ini bukan tentang urusan romantis, tapi mengenai mencari Faktor Persekutuan  Terbesar (FPB). Hebat khan!

Sebagai langkah awal,  Danica mengajak kita mengingat-ingat bagaimana tipe cowok favorit kita. Sebutkan kelebihan setiap cowok lalu cari kesamaannya. Dari kesamaan itulah kita bisa  menemukan bagaimana  sebenarnya tipe cowok favorit kita. Sebelum lupa, Danica menyusun buku ini awalnya memang untuk anak perempuan, maka tak heran jika banyak pendekatan dan contoh yang mengarah ke kaum hawa. Namun belakangan buku ini dibaca siapa saja.

Nah, sekarang kita diajak bermain dengan angka setelah faham dasar dari FPB. Coba terapkan kasus cowok idola dengan angka matematika. Ternyata tidak sulit! Kuncinya ada pada pemahaman dasar asal muasal  FPB. Dibeberapa bagian kita juga akan menemukan pemahaman mendalam mengenai apa yang kita pelajari. Misalnya, "Apa Sih Maksudnya? Faktor Persekutuan Besar (FPB)" lalu kita akan mendapat pemahaman mengenai apakah FPB itu selain pemahaman operasionalnya.

Atau tengok saja bagian yang membahas mengenai persentase juga gampang. Salah satu sub bagian malah mengupas mengenai obral besar! Suatu khabar yang paling dinanti oleh para wanita! Simak kalimat  pembukanya, "Yang harus dikuasai oleh seorang pembelanja yang hebat adalah bilangan desimal dan bilangan pecahan...." Siapa yang tidak terprovokasi untuk belajar presentase jika berurusan dengan harga  diskon?

Dalam bagian ini, kita akan diajari cara mudah mengubah angka pesen ke desimal serta desimal ke persen. Manfaatnya jelas banyak! Kita bisa mengetahui berapa harga  yang harus dibayar untuk sebuah baju dengan diskon sekian, atau harga beli sebuah buku dengan potongan sekian persen.


Secara garis besar, buku ini memberikan beberapa kelebihan, antara lain
1. Instruksi sangat mudah diikuti
2. Belajar jadi lebih efisien dan efektif
3. Ilustrasi yang ada mempermudah cara belajar
4. Memberikan konsep dasar pemecahan masalah
5. Aplikasi dalam kehidupan sehari-hari

Kata "matematika" berasal dari bahasa Yunani Kuno μάθημα (máthēma), yang berarti pengkajian, pembelajaran, ilmu, yang ruang lingkupnya menyempit, dan arti teknisnya menjadi "pengkajian matematika", bahkan demikian juga pada zaman kuno. Kata sifatnya adalah μαθηματικός (mathēmatikós), berkaitan dengan pengkajian, atau tekun belajar, yang lebih jauhnya berarti matematis. Secara khusus, μαθηματικὴ τέχνη (mathēmatikḗ tékhnē), di dalam bahasa Latin ars mathematica, berarti seni matematika.(wikipedia)

Danica Mae McKellar  lahir di La Jolla, California, 03 Januari 1975, merupakan artis, penulis , dan pemerhati pendidikan. McKellar belajar matematika di UCLA , lulus dengan nilai tertinggi ( summa cum laude ) pada tahun 1998.  Perannya bisa kita nikmati sebagai Winnie Cooper dalam serial TV The Wonder Year dan sebagai Elsie Snuffin dalam Thw West Wing. Sebagai seorang matematikawan, Danica telah diakui secara internasional. Bukunya antara lain Kiss My math : Showing Pre-Algebra Who's Boss.

Jangan lupa intip www.mathdoesntsuck.com

Sebelum lupa...............,
Buku ini juga memberikan cerita mengenai  bagaimana zodiak kita menghadapi matematika. Hem... Aquarius katanya, ".... Setelah dewasa kamu akan menyadari, bahwa nilai-nilai yang bagus dan segala sesuatu yang diajarkan di sekolah-terutama matematika-adalah kunci kebebasan yang selama ini kamu idam-idamkan.... matematika akan membawamu kepada kekuasaan dan kebebasan. Tidak ada lagi batasannya bagimu; kalau kamu cukup pintar untuk memahami matematika kamu akan memperoleh kebebasan itu dan melakukan apa pun yang ingin kamu lakukan nantinya"

Sementara  Libra, "....  karena kamu sangat memahami makna keseimbangan kamu mampu memahami aljabar-meskipun kamu tidak langsung memahaminya secara terinci. ....."

Kali ini kiss & huq buat Duo Ida and Jia yang meringankan tugas para ibu menjadi guru matematika!
Thx Sis........!


Gambar dari:
http://www.esquire.com/women/other-women-2008/danica-mckellar-110

Senin, 16 Mei 2011

Satu Venus + Empat Mars + satu kisah cinta terlarang = satu takdir

Jakarta 20XZ

Urusan beres-beres rumah  sepertinya selalu menjadi urusan yang sangat segera bagi para wanita. Padahal untuk urusan yang satu ini, butuh persiapan yang cukup matang jika tidak ingin malah membuat semua sisi rumah berantakan. Demikian juga dengan urusan beres-beres di rumah yang sebenarnya sudah  nyaman itu.  Sepertinya sang  ibu rumah tangga sedang punya semangat buat membuat rumah tinggal menjadi lebih nyaman. Apa boleh buat! Jika sang jenderal sudah bersabda maka seluruh pasukan harus siap menjalankan  perintah.

Itu juga berlaku bagi wanita paruh baya yang bisa  dipanggil grandnie oleh seluruh isi rumah. Sebenarnya ia sudah merasa nyaman dengan kondisi kamarnya. Sang putra tunggal yang sangat memahami ketidaksukaan sang mami tehadap penyejuk ruangan memasang  kipas angin  dan pembersih ruangan agar kamar terasa nyaman dan sejuk. Namun sejak ditemukannya alat penyejuk ruangan yang terbaru, sang menantu  memutuskan untuk mengganti seluruh penyejuk ruangan yang ada di rumah. Itu berarti termasuk kamar tidurnya.

Suasana rumah yang cukup ramai akibat para pekerja yang sibuk membobok dan menambal dinding membuatnya merasa tidak nyaman. Jika sudah begini, maka satu-satunya tempat yang bisa membuatnya kembali nyaman adalah perpustakaan pribadinya. Khusus untuk bagian rumah yang satu itu ialah penguasanya,  maka  tidak ada yang berani mengubah apapun tanpa persetujuannya, kecuali jika ingin menghadapi amarah  tujuh lapisnya.

Belum lama ia duduk di sofa nyaman yang ada dalam perpsutakaan  sambil membaca, ketukan halus di pintu kaca  mengganggunya. Awalnya ia menggerutu, namun saat melihat yang mengetuk adalah cucu kesayangannya kerutan di dahi  berubah menjadi sebuah senyum. Diberinya kode yang berarti sang cucu dijinkan masuk.

“Siang grand, apa pesan dari manajer Opung  Boni. Katanya dummy  buku terbaru sudah dikirim, mohon grandnie memberikan masukan sebelum dicetak.” Kata sang cucu sambil memandangi jajaran buku yang tersusun rapi dengan takjub. Entah sudah berapa kali ia masuk ke perpustakaan itu tapi tetap saja ia masih terkagum-kagum pada buku-buku yang terjajar rapi.

“Oh, ya untuk kali ini Opung  Boni menggunakan pengawal khusus untuk mengambil dummy jika grandnie sudah selesai. Data petugas pengirim sudah dikirim ke grandnie” lanjutnya lagi sambil tetap memandangi buku-buku yang ada dihadapannya.

Wanita paruh baya itu tertawa seketika! Sejak terjadi percobaan pencurian naskah awal XV  yang berharga sangat tinggi  di pasar gelap, serta percobaan pembobolan studio, Boni memang jadi sangat berhati-hati jika berurusan dengan karyanya. Menyewa pengawal pribadi untuk mengurus dummy sebuah  buku, rasanya agak berlebihan bagi penulis  lain Tapi itulah Boni, ia menuntut keteraturan dan kesempurnaan. Maka wajalah  jika ia berbuat begitu

“Grand, selama ini Opung  Boni selalu meminta gradnie untuk memberikan masukan bagi bukunya sebelum dicetak, Tapi seingatku gradnie selalu menuliskan kata OK dan gambar bintang sebanyak  5 buah . Memangnya grandnie tidak pernah terpesona dengan naskah lain? Atau tidak pernah memberikan komen yang lain yah?' tanya sang cucu.

Wanita  paruh baya itu mengerutkan dahinya.Sebuah pertanyaan yang cukup sulit. Ia terlihat berpikir keras. Selama sekian tahun sepertinya ia jarang menemukan buku yang benar-benar membuatnya terlena.

“Ada kok! Ada sebuah kisah yang membuat grandnie berpaling dari pesona kota biru Opung, tapi cuman sesaat sih” jawabnya dengan gembira. “Sebentar grandnie harus buku lemari khusus dahulu. Buku ini memiliki kenangan tersendiri, sehingga ditempakan di bagian khusus” sambung wanita  paruh baya itu sambil bergegeas menuju sebuah lemari.

Sang cucu kesayangan segera duduk sambil menunggu dengan sabar. Ia tahu setiap buku yang ada dalam perpustakaan itu memiliki cerita sendiri  apalagi yang diletakan di bagian khusus. Dan sebagai calon tunggal pewaris perpustakaan itu, sudah sewajarnya ia mulai mengenali isi perpustakaan dengan lebih cermat.

“ini bukunya” tak lama wanita paruh baya itu kembali dan  menyodorkan sebuah buku. Sang cucu kesayangan membaca judul yang ada, Tetra Mars, penulis Harry K. Peterson, penyunting Nuraini Mastura,507 halaman,  ISBN 978-979-433-617-5, penerbit Mizan Fantasi.

 “Loh ada apa dengan buku ini grand?” tanya sang cucu dengan heran. “Sepertinya biasa saja. Di cover depan ada komentar  grandnie, lalu Opung Boni ada di halaman belakang. Bukan itu tandanya grandnie dan opung sepaham” lanjutnya bingung

Wanita paruh baya itu mengambil buku yang ada ditangan sang cucu dan mengambil selembar kertas yang terselip di antara halaman buku. Kertas itu tampak sudah usang dimakan usia.  Diberikannya kertas itu pada sang cucu yang bergegas membaca tulisan yang tertera.

My beloved Boni...,
So sorry. Untaian kata-kata Harry membuatku terhanyut hingga melupakan pesona Kota Birumu. Setiap lembarnya memberikan sensasi yang berbeda.  Kapankah kisah Kota Birumu kembali bisa kunikmati? Agar aku  terlepas dari pesona kisah yang menghanyutkan ini!

Kisahnya mungkin biasa, tapi pemilihan kata dan cara ia bertutur kata nyaris membuatku terlena. Hanya pesona kota birumu yang mampu membuatku terjaga dan kembali dari dunia para malaikat yang menawan ini.

“Wah serius nih grand?  Buku ini tentang apa sih sebenarnya sampai grandnie yang sangat menyukai warna biru dan tulisan opung bisa tergoda?” tanya sang cucu dengan bersemangat.  Dibukanya secara acak halaman-halaman yang ada.

“Sebenarnya kisahnya biasa, tentang kisah  cinta terlarang antara manusia dengan makhluk “lain”, dalam buku ini antara manusia dengan malaikat. Tokoh perempuan yang bernama  Viola Mondru bisa diibaratkan sebagai Venus. Sementara tokoh pria dianggap Mars. Tapi Venus yang ini berbeda, karena ia diikuti oleh empat Mars sekaligus. Kita sebut saja Tetra, lengkapnya Tetra Mars.”papar wanita paru baya itu dengan bersemangat.

“Penulis buku ini sungguh piawai  membuat sebuah kisah yang biasa menjadi tidak biasa. Kalau tidak istimewa mana mungkin grandnie mau  memberikan pujian di kover depan”  wanita  paruh baya  menunjuk sebaris kalimat yang ada di kover depan. Sang cucu memandang kover dengan mata yang membesar. Dia tahu sekali grandnie-nya jarang memuji, maka  jika ia memuji pasti ada sesuatu yang spesial. Sang grandnie takut pujiannya bisa membatasi penilaian seseorang terhadap sebuah karya. Ditambah lagi penilaian merupakan hal yang abstrak dan memiliki standar yang berbeda bagi setiap orang.

“Coba simak kalimat berikut” lanjutnya ,   “Venus yang... sebentar. Aku tidak yakin bagaimana menyebutnya. Tapi Venus ini dikelilingi oleh empat Mars sekaligus. Sepertinya ini menarik.  Dia memfokuskan pandangannya lagi ke tulang-tulang. Kemudian berbisik. Nada suaranya terdengar begitu tegang. Mungkin aku bisa menyebutnya... Tetra Mars.   Sebuah kata sederhana namun membuat yang membacanya  merasa penasaran"

"Kamu tahu sekali grandnie bukan penggemar kisah romantis ala menye-menye. Buku ini juga banyak unsur romantisnya tapi buku ini menawarkan kisah romantis yang tidak norak. Sebenarnya sedikit sebal dengan tokoh  Viola, namun dipikir-pikir jika Viola digambarkan sebagai gadis yang berbeda mungkin kisahnya  tidak akan menarik ini.” papar wanita paruh baya itu

"Harry mampu menciptakan  sebuah kalimat dan suasana romantis tanpa berkesan norak. Simak saja  pada kalimat ini, Aku mulai merindukannya... hatiku mulai melolong di tengah kekosongan yang sudah menggerogotiku sekian lama. Aku ingin segera melihat wajahnya, merasakan emosinya, meraba permukaan wajahnya, bahkan sekalipun mendengar teriakannya..."  wanita paruh baya itu menerangkan dengan bersemangat

"Selain itu, apa sih keunikan buku ini grand?" sang cucu masih merasa penasaran

Wanita paruh baya itu tersenyum sebelum mulai menjawab. " Buku ini berkisah mengenai malaikat dan manusia sebagai tokohnya. Kamu akan melihat berbagai macam malaikat versi penulis, bahkan ada stratanya segala. Sebuah unsur yang mungkin belum ada dalam buku lain.  Kisah cinta yang terjadi memberikan kita sebuah pelajaran bahwa ada cinta yang sangat layak diperjuangkan dengan pengorbanan yang besar. Ending yg tak tertebak serta penggambaran sesuatu yg baru, out of the box,  menjadi unsur kuat dalam buku ini "

"Kehidupan ini tidak selalu berjalan dengan warna hitam dam putih, kadang perlu ada warna abu-abu. Cemburu, iri hati, serta cinta kasih bisa berada dimana saja dalam wujud apa saja. Ada juga peristiwa yang membuat kita akan menyadari bahwa  kadang kita tidak cukup mengetahui karakter dan hati seseorang yang teramat dekat dengan kita.  Harry mengumpulkan serpihan  kisah-kisah menawan dalam buku ini. Setiap lembar yang kamu baca, akan membawamu ke sebuah  kisah yang menawan. Itu makanya  grandnie memberikan komentar dengan kalimat sensasi di tiap lembarnya" lanjut wanita paruh baya itu sambil menghela nafas. Mengingat usianya, jarang ia mau berbicara panjang lebar. Tapi entah kenapa untuk buku yang ini ia rela saja.

"Sepertinya kisah yang menarik. Dari mana  Harry mengambil inspirasi grand?  Sepertinya  aku pernah mendengar namanya" kata sang cucu kesayangan dengan bersemangat. Rupanya ia mulai tertarik pada buku yang dipegangnya.

"Hanya sedikit yang tahu bahwa Harry menciptakan kisah ini karena terinspirasi kisah menawan tentang seorang penyihir kecil serta penggalan film asia. Ia seorang  gamer yang hobi baca, menonton, traveling, dan juga menggemari bahasa dan kebudayaan negara asing. Tetra Mars adalah sekuel dari novel perdananya, Aggelos yang juga diterbitkan oleh Penerbit Mizan Fantasi. Kamu pasti tahu! Kamu khan juga gammer" jawab wanita paruh baya itu sambil tertawa. Siapapun penghuni rumah itu pasti hafal kebiasaan begadang bermain game sang cucu setiap musim liburan. Sang cucu hanya bisa tersipu malu.

“Lalu grand, apa Opung Boni tidak kesal saat grandnie memuji buku ini setinggi langit? Bahkan melebihi XV. Biasanya khan grandnie dan opung selalu kompak” tanya sang cucu penasaran

“Opung menjadi terpicu membuat lanjutan XV 3 dengan cepat”  jawab wanita paruh baya itu sambil tersenyum. “lagi pula kalau opung marah-marah, grandnie kirimi saja lagu ini, pasti dia ketawa” lanjut sang wanita paru baya itu  sambil menyalakan panel musik.

Sebuah lagu lawas namun merdu mulai terdengar

Close your eyes
Give me your hand
Darling, do you feel
My heart beating?
Do you understand?
Do you feel the same
Or am I only dreaming?
Is this burning?
An eternal flame
I believe it's meant to be darling
I watch you when you're sleeping
You belong with me
Do you feel the same
Or am I only dreaming?
But is this burning (burning)?
An eternal flame
Say my name
Sun shines through the rain
Of all life so lonely
Then come and ease the pain
I don't want to lose this feeling
Oh
Oh, oh
Say my name
Sun shines through the rain
Of all life so lonely
Now come and ease the pain
I don't want to lose this feeling
Oh
Close your eyes
Give me your hand, darling
Do you feel my heart beating?
Do you understand?
Do you feel the same
Or am I only dreaming?
Or is this burning?
An eternal flame
Sang cucu kesayangan mengatur duduknya hingga nyaman untuk membaca. Dibukanya lembar pertama dari Tetra Mars sambil ikut bersenandung kecil, lagu itu memang sudah cukup dikenalnya karena sang grandnie sering memutar lagu itu di perpustakaan.  Baru hari ini ia tahu lagu itu juga  mengandung sebuah kisah seperti buku-buku yang ada di perpustakaan itu. Kapan-kapan ia pasti akan bertanya mengenai kisah di balik lagu itu.

Wanita paruh baya itu tersenyum sambil memandang sang cucu kesayangan.  Diliriknya sebuah  foto yang terletak di pojok meja. Foto ia dan para sahabat saat launching XV3 di luar kota.

Duh... cepatnya  waktu berlalu. Little things I should have Said and done, I just never took the time. So sorry dear....

Gambar malaikat dari:
http://darlingngel.blogdrive.com/archive/1.html

1 Pondok 3 Pria dan 1 Cinta untuk Billy


 Judul            : Miss Billy
Penulis         : Eleanor H. Porter
Penerjemah : Nadiah Abidin
Penyunting  :  Richanadia
ISBN            : 978602885143-5
Halaman      : 308
Penerbit      :  Orange Books, April 2011
Harga          :  Rp39.000,-

"Dia datang!" erang William. "Tapi dia.... ya Tuhan, Bertram... dia perempuan"

"A... apa?"
"Perempuan"
"PEREMPUAN"

Billy Neilson, seorang gadis yatim piatu berusia 18 tahun tak tahu harus pergi kemana, tepatnya tinggal dengan siapa. Sang  bibi, Miss Benton baru saja meninggal dunia. Billy menjadi sebatang kara. Ia tak mengenal  seorang pun keluarga besarnya  karena sang ayah yang juga yatim piatu meninggal saat ia berusia 6 bulan , ibunya menyusul saat ia berusia 1 tahun. Selanjutnya ia berada dalam pengawasan  Bibi Benton sampai sang bibi berpulang.

Sebenarnya, ada satu orang yang ia kenal, yang ia harapkan bisa membantunya. Seseorang yang membuatnya memiliki nama Billy bukannya Ine, Dina, Putri  atau Jane. Sang ayah ingin memberi nama anaknya sama dengan nama sahabat karibnya William Harding. Saat bayi yang lahir adalah perempuan, ia menjadi bingung! Tak mungkin memberi nama William bagi seorang bayi perempuan. Untung ada yang memiliki ide brilian. Mereka mengganti William  menjadi Billy, kebetulan sang sahabat juga memiliki nama panggilan Billy.

William Harding menerima dua pucuk surat tak lama kemudian. Sebuah dari pengacara keluarga Billy, satu dari Billy sendiri. Isinya nyaris  sama memohon bantuan apakah Billy bisa diijinkan  tinggal bersamanya.  Tentunya ia senang menerima Billy, anak sahabat masa kecil di rumahnya. Seluruh keluarga Harding bersemangat menyambut Billy. Sebuah kamar sudah dipersiapkan dengan baik dan didekor oleh seluruh anggota keluarga. Semua tak sabar menunggu kedatangannya.

Masalahnya ia mengira Billy adalah seorang bocah laki-laki , alih-alih seorang gadis remaja. Saat menjemputnya  di stasiun kereta api, WIlliam terus saja mecari seorang anak laki-laki hingga kereta beranjak pergi. Rasa penasarannya melihat seorang anak perempuan berdiri seorang diri mendorongnya  untuk bertanya apakah ia membutuhkan sesuatu.  Bayangkan bagaimana terkejutnya William, saat mengetahui bahwa yang akan  tinggal di rumah mereka adalah seorang gadis berusia 18 tahun yang saat itu berdiri di hadapannya!

Kehebohan juga terjadi di rumah keluarga Harding,  Bertram dan  Cyril dua adiknya William ikut panik mengetahui ada seorang gadis yang akan tinggal bersama mereka.  Dong Li pelayan Cina menceracau dalam bahasa Cina dan terlihat histeris. Kamar yang mereka siapkan disusun untuk keperluan seorang anak laki-laki. Tidak hanya itu, membayangkan kehidupan seharian mereka dengan seorang gadis,sepertinya akan luar biasa.

Sejak itu kehidupan di sana tidaklah sama seperti dulu! Billy menjadi pusat perhatian ketiga pria anggota keluarga Harding. Paman William yang ingin ia tinggal selamanya di rumah itu. Bertram yang tak ingin menjadi sahabat  atau saudaranya  tapi hanya ingin menjadikan Billy istri. “Karena aku tak ingin kau jadi temanku, saudara perempuanku, atau apapun yang sifatnya berteman,” cetus Bertram tiba-tiba dengan nada berapi-api. “Aku tak ingin kau jadi apa-apa selain jadi... istriku! Billy, MAUKAH kau menikahiku?”  Serta Cyril sang jenius musik yang pendiam dan tak suka wanita namun mendadak menyatakan cinta pada Billy.

Jadi siapa yang dipilih Billy?
William,Bertram atau  Cyril?Lalu bagaimana salah paham yang terjadi nyaris membuat hidup banyak orang terluka

Dibeli dan baca sajalah sendiri he he he.
Tidak elok rasanya jika saya yang meberitahu kalian ^_^
Tidak rugi membeli, buku ini menawarkan banyak hal selain kisah cinta anak manusia.

Kita jadi  mengetahui bagaimana kondisi kehidupan sosial masyarakat saat itu. Sepertinya saat buku ini beredar, kondisi seorang anak perempuang yang kehilangan kedua orang tuanya menjadi setting favorit para penulis. Tengok saja berapa kisah  yang sejenis.  Tatanan sosial dan sopan santun sangatlah berbeda dengan saat ini. Batasan sopan saat ini juga  sangat berbeda. Saat itu anak perempuan yang duduk manis lebih menyenangkan dari pada seorang anak perempuan yang lincah. Untung.... saya tidak lahir di zaman ini.

Kata-kata indah bertebaran dalam buku ini. Penggemar kisah  romantis  pasti menyukai buku ini. Simak saja kalimat Bertram kepada Billy, "  Billy, aku mencintai setiap sentuhan tangamu, setiap pandangan matamu, setiap kata yang keluar dari bibirmu...." Co cuittttttttttttttt! kata anak-anak ABG sekarang.

Sebenarnya ada yang membuat saya tidak nyaman membaca, yaitu penulisan kata dengan huruf kapital diantara kata lain dalam sebuah kalimat. Mungkin maksudnya guna penekanan belaka. Tapi entah kenapa mata saya merasa tidak nyaman membacanya, Misalnya  "Aku tahu KAU mengatakan begitu, Tapi aku memercayai sebaliknya." atau kalimat " Itu sebuah KESALAHAN, persis seperti dugaanmu. Kami berdua tahu itu sekarang...." Ada juga soal  pemilihan kata.Kadang dalam sebuah kalimat bercampur kata resmi dan tak resmi.

Eleanor H. Porter terlahir dengan nama  Eleanor Hodgman. Putri pasangan Francis Fletcher Hodgman dan Llewella Woolsonini lahir di  Littleton, New Hampshire pada tanggal 19 Desember 1868. Awalnya ia belajar untuk menjadi seorang penyanyi professional, namun takdir  membawanya menjadi seorang penulis. 

Pada 1892 Eleanor  menikah dengan John Lyman Porter dan pindah ke Massachusetts. Dia meninggal di Cambridge, Massachusetts pada tanggal 21 Mei 1920. Dia dimakamkan di Mount Auburn Cemetery.

Kesuksesan Elanor dimulai pada saat Pollyana meraih peringkat kedelapan sebagai novel laris di Amerika Serikat pada tahun 1913,  kedua pada tahun 1994 dan keempat pada tahun 1915. Miss Billy pertama kali diterbitkan pada tahun 1911.

Tidak hanya itu, bukunya yang berjudul Just David meraih peringkat ketiga sebagai novel terlaris pada tahun 1916,  The Road to Understanding berada di peringkat keempat pada tahun  1917 serta Oh Money! Money peringkat kelima pada tahun 1918

Karyanya antara lain:
Novel fiksi :
  • Across the Years
  • Dawn
  • Just David
  • Mary Marie
  • Miss Billy
  • Miss Billy Married
  • Miss Billy's Decision
  • Oh, Money! Money!
  • Pollyanna
  • Pollyanna Grows Up
  • The Sunbridge Girls at Six Star Ranch
Cerita pendek
  • A Delayed Heritage
  • A Four-Footed Faith and a Two
  • A Matter of System
  • A Mushroom of Collingsville
  • A Patron of Art
  • Angelus
  • Crumbs
  • Millionaire Mike's Thanksgiving
  • That Angel Boy
  • The Apple of Her Eye
  • The Daltons and the Legacy
  • The Elephant's Board and Keep
  • The Folly of Wisdom
  • The Glory and the Sacrifice
  • The Indivisible Five
  • The Lady in Black
  • The Letter
  • The Saving of Dad
  • When Mother Fell Ill
  • When Polly Ann Played Santa Claus
Jika ingin melihat kover-kover ciamik Mis BIlly lainnya , silahkan ke http://www.goodreads.com/search?query=miss+billy

Penerbit Orange belakangan ini kian gencar menerbitkan karya-karya klasik karya  Louisa May Alcott,Eleanor H. Porter serta tak ketinggalan  Mark Twain. Jangan  lupa berteman dipeenrbit ini di  FB sebab sering ada kuis menarik digelar. Sebelum lupa, terima kasih untuk partisipasinya dalam Acara Bookwar di WBD yang lalu, seru bangat saat buku-bung dari Penerbit Orange dikeluarkan. Semoga kian sukses karena selalu menerima masukan

Alfu Laylah wa Laylah


 Judul           : The Arabian Nights,
                      Kisah-kisah Fantastis
                      1001 Malam
Penulis         : Andrew Lang
Penerjemah : Titik Andarwati
Editor          : Anton WP
ISBN          : 978-979-1932-56-8
Cover          : Isthis Comic
Halaman      : 272
Penerbit       : Penerbit Katta
Harga           : Rp. 49.800


Cinta dan benci
Bagaikan dua sisi  mata uang, menyatu
Layaknya paket hemat!

Sultan  Shahryar karena kecintaan pada sang adik membelah Negeri Tartari  dari Kerajaan Persia dan memberikannya untuk sang adik.

Kecintaannya pada sang istri membuatnya melimpahkan sang istri dengan kemulian, memberikan pakaian dan permata terindah

Namun……,                     
Saat  Sultan tanpa sengaja  mengetahui bahwa sang istri sudah menipu dirinya, seketika   semua rasa cinta  berubah menjadi benci hingga tega memerintahkan untuk menghukum mati sang permaisuri. Rasa kecewa dan amarah membuat sang sultan menjadi kehilangan akal sehat . Menurutnya semua wanita sama jahat dan liciknya seperti sang istri. Baginya semakin sedikit wanita  hidup di dunia ini maka semakin baik dunia. Untuk itu, setiap malam ia menikahi seorang gadis dan esoknya menuruh Wazir Agung untuk membunuhnya.

Perbuatan sultan membuat seluruh negeri dicekam ketakutan! Termasuk  Wazir Agung yang ditugaskan mencari seorang wanita untuk dinikahi. Wazir Agung mempunyai dua orang putri. Putri tertuanya Sheherazad memohon pada sang ayah untuk membiarkannya menikah dengan sang sultan. Walau dengan berat hati, sang Wazir Agung mengabulkan permohonan anaknya tercinta.

Sebelum berangkat ke istana,   Sheherazad  berpesan pada adiknya Dunyazad  agar jika sultan mengijinkan mereka berdua tidur dalam satu kamar, maka satu jam sebelum fajar sang adik harus bangun  dan mengatakan kalimat,” Kakak, jika kau sudah bangun, aku mohon kepadamu, sebelum matahari terbit, ceritakanlah padaku salah satu ceritamu yang menakjubkan. Ini kesempatan terakhirku untuk  mendengarkan”  lalu sang kakak akan mulai bercerita. Ia berharap cara ini akan menyelamatkan banyak nyawa wanita.

Pada malam pernikahannya, Sheherazad dibantu dengan adiknya mulai menjalankan rencananya.  Satu jam sebelum fajar  sang adik bangun dan mengucapkan kalimat seperti pesan sang kakak.  Bukannya menjawab, Sheherazad justru meminta ijin pada sang sultan apakah berkenan membiarkan ia bercerita, sultan pun mengijinkan. Maka dimulailah kisah yang dikenal dengan nama kisah 1001 malam.

Versi lain menyebutkan bahwa   sang raja  yang sakit hati suatu hari bertemu dengan seorang perempuan cantik. Ternyata  perempuan itu adalah putri penasihat kerajaan. Sang raja pun langsung melamar putri cantik tersebut. Dengan berat hati,  penasihat kerajaan menerima lamaran sang raja.

Pesta pernikahan pun digelar. Kali ini lebih megah dan meriah dibanding sebelumnya.   Malam pengantin pun menjelang. Pasangan berbahagia itu pun melewatkan malam pertamanya dengan penuh kebahagiaan. Pada saat, sang raja beranjak ke peraduan, permaisurinya bertanya: "Wahai kekasihku, izinkanlah aku menceritakan sebuah kisah yang menakjubkan. " mendengar permintaan permaisurinya sang raja tersenyum senang. Ia memang sangat senang mendengar kisah-kisah hebat. "Silahkan permaisuriku sayang." Katanya.

Sang permaisuri pun memulai ceritanya. Begitu serunya kisah yang ia ceritakan, sampai sang raja tidak terserang kantuk. Tapi saat kisah itu sedang ada di puncak ketegangannya, sang permaisuri dengan cerdik menghentikan ceritanya. Ia berjanji akan melanjutkan ceritanya besok malam. Sang raja pun setuju. Mereka pun tertidur sejenak.

Sepanjang hari sang raja terus merasa penasaran. Ia ingin cepat-cepat mendengarkan ke lanjutan kisah. Ketika satu kisah sudah berakhir langsung disambung  dengan kisah berikutnya yang lebih seru lagi. Seperti biasa, ketika  sedang seru-serunya, permaisuri  dengan cerdik berhenti  bercerita dan  berjanji akan melanjutkan kisah itu besok malam. Waktu berjalan hingga tak  terasa sudah 2 tahun berlalu. Permaisuri telah bercerita sebanyak 1000 kisah . Akhirnya pada akhir kisah yang ke-1001, sang permaisuri mengingatkan sesuatu pada sang raja akan perilakunya yang tercela.  Sang raja pun menyesal akan perilakunya.

Masih ada banyak versi seputar bagaimana kisah ini berawal. Tapi semuanya  memiliki kesamaan,  rasa sakit hati sang raja serta keberanian sang permaisuri.

Buku ini bisa disebut sebagai buku yang memuat  kumpulan cerita berbingkai yang sambung-menyambung dengan keanekaragaman tokoh,  genre, latar belakang ditambah dengan  alur cerita yang menggugah rasa penasaran. Cerita yang berada dalam sebuah cerita. Versi aslinya kisah  ini diberi judul Alfu Laylah wa Laylah

Lebih dari 30 cerita terdapat dalam buku ini. Dimulai dari Kisah   Sultan Shahryar dan Putri Sheherazad,  Kisah Pedagang Kakli Lima, lalu ada Kisah Saudara kelima si Tukang Cukur, Kisah Ali Kogja si Pedagang dari Baghdad serta diakhiri dengan kisah Dua Wanita yang Dengki dengan Adik Mereka. Beberapa kisah mungkin  sering kita dengar yaitu   mengenai Aladin dan Lampu Ajaibnya, Sinbad di Pelaut serta Ali Baba dan 40 Orang  Penyamun

Kisah Sinbad si Pelaut merupakan kisah mengenai ketangguhan serta keuletan seorang pelaut. Nasib baik sepertinya selalu berpihak pada dirinya. Selama 7 kali pelayarannya ia sering kali  mengalami nasib  kurang beruntung,  mulai dari perahunya  karam hingga menjadi budak. Nasib baik serta keteguhan hatinya membuat Sinbad selalu berhasil selamat dan kembali ke kampung halamannya. Seringkali ceritanya berakhir dengan Sinbad kembali dengan membawa  tumpukan emas atau permata.

Kisahnya dalam buku ini sungguh mengharukan, simak saja penggalan paragraf berikut, " Kelangsungan hidup kami kini tergantung berapa lama kami mampu menghemat makanan. Untunglah aku sudah terbiasa hidup dengan sedikit makan jadi bisa bertahan hidup lebih lama dari yang lainnya. Teman-temanku menemui ajalnya satu persatu dan tinggallah kini aku seorang diri. Bekalku sudah menipis dan kupikir sebelum aku mati sebaiknya aku menggali kuburku sendiri. Ketika aku mulai menggali tanah, aku sangat menyesal telah berlayar lagi hingga membawaku ke dalam kesulitan dan memikirkan segala kenikmatan hidup yang kutinggalkan...." Serasa kita  berada  disana dan menderta seperti Sinbad

Sosok Sinbad merupakan tokoh yang unik, maka tak heran jika kisah  tentang dirinya   diterbitkan secara tersendiri serta  mengilhami buku-buku lainnya. Bahkan ada juga yang berwujud  film dan drama musikal.

Ternyata tidak semua orang menyukai kisah-kisah dalam 1001 malam ini. Silahkan intip http://muhshodiq.wordpress.com/2010/05/10/dongeng-1001-malam-arabian-nights-haram/

Penerbit Katta telah beberapa kali  menerbitkan kisah sejenis. Sebut saja  Izanagi x Izanami ; Kisah Dewa-dewi dari Negeri Matahari, lalu Olympus  Kisah dari Negeri Para Dewa, serta Pangu Fuxi, & Nuwa, Kisah-kisah Mitologi China.

Untuk lebih bisa mengetahui buku-buku sejenis, silahkan saja mengunjungi:
http://bukukatta.com/
http://bukukatta.blogspot.com/

Gambar dari :
http://ms.wikipedia.org/wiki/Hikayat_Seribu_Satu_Malam

Minggu, 15 Mei 2011

Kisah Gadis Berkerudung Merah Abad 21


Penulis             : Sarah Blakley-Cartwright
Penerjemah     : Nuraini Mastura,Putra Nugraha,
                         Sujatrini Liza
Editor              : Nuraini Mastura
ISBN              : 978-979-433-616-8
Halaman          : 341
Penerbit          : Mizan Fantasi
Harga              : Rp 54.000
 

Kau juga sudah  pernah membunuh. Aku tahu rahasiamu
Aku akan kembali padamu, sebelum bulan darah berlalu

Serigala ada di sini karena aku!

 Kisah tentang gadis berkerudung  merah sudah sering kita dengar. Dahulu kisahnya mengenai seorang anak perempuan yang menjenguk sang nenek. Sang nenek tinggal di hutan. Selama perjalanan rupanya ada seekor serigala yang mengincarnya. Serigala itu bergegas mendahuluinya  ke rumah sang nenek. Tanpa sadar ada bahaya yang menantinya  di rumah sang nenek, gadis itu berjalan dengan gembira.  Saat sampai di rumah sang nenek, gadis kecil   menemukan banyak kejanggalan dari diri sang nenek yang sedang berbaring di tempat tidur.

“Bukan main besarnya matamu, nenek”  kata gadis kecil berkerudung  merah
“Agar bisa melihatmu lebih baik, sayangku.”  Jawab dengan nenek

“Bukan main besarnya telingamu, nenek”
“Agar bisa mendengarmu lebih baik, sayangku

……………….

Selanjutnya kita semua sudah tahu bagaimana kisah ini berakhir.

Belakangan, bermunculan  cerita yang terinspirasi dari  kisah  Gadis Berkerudung  Merah. Salah satunya versi  ini.  Buku ini  dibuat berdasarkan sebuah naskah yang diterima  Catherine Hardwicke  seorang sutradara. Kisah ini ditulis oleh  David Leslie Johson berdasarkan ide dari Leonardo  DiCaprio. Sang sutradara mencetuskan  ide untuk membuat buku kesahabatnya Sarah Blakley-Cartwright. Gayung pun bersambut!

Sarah tidak hanya membuat sebuah kisah yang indah, yang sangat berbeda dari kisah asli Gadis Berkerudung  Merah tanpa meninggalkan benang merahnya.  Banyak momen penuh emosi yang diungkap. Kisah dalam buku ini bukan hanya sebuah dongeng, tapi lebih sebuah kisah universal, kisah tentang cinta, perselingkuhan,  dan keberanian menjadi dewasa.

Sang gadis sekarang adalah seorang wanita muda. Serigala jahat masih tetap ada namun dengan sosok yang sangat jauh berbeda. Sang nenek tetap ada namun perannya sudah digantikan dengan sebuah kota yang mencekam. Kisah yang ada dalam buku ini,  merupakan ramuan kisah tentang  empat sosok.

 Lucie,  memiliki sikap lembut yang alami dan murni dari dalam diri. Rambutnya tidak merah atau pirang, tapi keduanya. Ia pantas bidup di sebuah negeri kapas di mana langitnya berwarna paduan kuning, biru dan merah muda, alih-alih di Daggorhorn. Ia berbicara dengan suara merdu.

Valerie,  sangat berbeda dengan kakaknya. Ia tak pernah hati-hati menggunakan kata-kata.  Mantel merah  yang ia kenakan adalah hadiah dari sang nenek untuk pernikahannya.  Warna merah itu seakan berasal dari negeri fantasi, warna yang tidak pernah ada di sana. Bahannya  tipis dan nyaris lentur seakan dibuat dari kelopak mawar. Rasanya dingin saat disentuh.

Keduanya  seakan sulur yang saling silang.

 Henry Lazar, semua orang  menganggkap mereka adalah pasangan yang paling serasa. Ia  mencintai dengan  sepenuh hati hingga rela bersekutu dengan musuh terbesarnya guna menyelamatkan kekasih hatinya. Untuk membuktikan cintanya, ia membuat gelang khusus bagi kekasih yang ditempa dengan seluruh jiwanya. Ia bahkan berani menentang orang banyak. Indahnya cinta..

Peter,  pekerja keras dan ulet,  seorang yang memiliki keteguhan, yang memercayai nilai dari sesuatu dan menjaganya sebagai sesuatu yang sakral. Sosok yang kembali setelah sekian lama pergi.

Penduduk   Daggorhorn sering mengalami saat yang menakutkan, minimal satu kali dalam sebulan. Tepatnya pada saat  Malam Serigala  yang selalu terjadi di tiap malam bulan pertama,  Saat itu domba-domba digiring dan dikunci di balik pintu-pintu tebal, dioper dari satu anggota ke anggota yang lain. Seluruh keluarga bersembunyi sambil berdoa, tidak ada yang berani meninggalkan rumah. Mereka bergilir menyiapkan korban saat Malam Serigala, semua  merasa takut!

Ketakutan pula yang membuat mereka bersatu! ‘ …. Hari ini kita bersatu untuk menytakan bahwa kita akan berjuang bukan hanya demi membalas masa lalu kita tapi juga demi memperbaharui masa depan kita. Untuk  mwnunjukkan pada makhluk buas itu bahwa kita menolak untuk hidup dalam ketakutan”

Serigala  hewan yang cukup sering dijadikan tokoh dalam cerita,  merupakan hewan 'berdarah dingin
dan  mamalia karnivora.  Secara umum, serigala mempunyai tinggi sekitar 60cm sampai 80cm (26-32 inci) dan berat sekitar 23-59 kilogram.  Serigala dan anjing mempunyai  nenek moyang yang sama

Awalnya kisah  terasa lambat  karena hanya  berkisar pada situasi  kehidupan di desa saja. Namun sejak peristiwa meninggalnya Lucie, kisah berkembang menjadi  kian seru! Banyak kejutan yang membuat jantung saya berdetak kencang! Untung bukan penderita kelainan jantung. Sepertinya saya akan lebih menyukai filmnya. Banyak adegan yang pasti seru jika dijadikan film. Tapi bukan berarti bukunya kurang menarik lho. Saya rasa  bintang 3,5 layak didapat.

Film RED RIDING HOOD  dibintangi oleh  Amanda Seyfried. Kisahnya dijamin seru! Tapi dari membaca bukunya saja, sudah bisa menebak, kisahnya sangat berbeda jauh dengan versi aslinya.   Sang sutradara, Catherine Hardwicke membawa penonton kesuasana mencekam. Konon film ini  lebih menakutkan dari pada bukunya.  Menilik namanya yang sukses saat mensutradarai  Twilight tak berlebihan jika  diharapkan film RED RIDING HOOD juga mampu mencapai kesuksesan yang sama.
  
Silahkan  uji nyali dengan  mengintip  http://filmonix.com/trailer-film-terbaru/trailer-film-terbaru-red-riding-hood-2011.html

Tahukah kalian……………….!
Kehidupan yang diinginkan Valerie hanyalah bersama  ZZZZZ
Jika ZZZZZ adalah AAAAA maka Valerie  akan menjadi AAAAA juga
Hayuh baca biar tahu  ZZZZZ dan AAAAA

Oh ya..... di halaman belakang ada pesan sponsor  ..... kunjungi www.mizan.com/hikmah untuk ......
kok saya tidak menemukan apa yang saya cari yah???Apa karena jaringan sedang error?
Semua baca  lalu bantu dong menemukan apa yang  saya eh kalian juga pasti ingin tahu

gambar dari :
http://red-riding-hood-guides.blogspot.com/2011_03_01_archive.html
http://kamissore.blogspot.com/2011/04/film-baru-little-red-riding-hood.html
http://mynameisfith.blogspot.com/2011/04/red-riding-hood.html

Ada nobar enggak yahhhhhh????*kedip-kedip sok imuts ahh*

Sabtu, 14 Mei 2011

Tertawa Bersama Kariage Kun

Perkenalanku dengan komik dimulai  dari Chinmi , Kung Fu Boy. Bermula dari bosen menunggu jam kuliah yang belum mulai di sebuah kampus  dikawasan kuningan. Bahan bacaan sudah habis, tengok kanan-kiri beberapa temans edang sibuk membahas sebuah buku dengan kover gambar seorang anak lelaki menggunakan baju ala China. Sekedar iseng, saya meminjannya dan langsung jatuh cinta! Dalam perjalanan menuju kampus satu lagi di kawasan Lenteng Agung, saya mampir disebuah  pusat perbelanjaan di daerah Manggarai, waktu itu masih ada toko buku dan membeli beberapa nomor seri itu. Sejak itu saya mulai melirik komik.

Dalam sembaraang.blogspot.com disebutkan bahwa  komik sebenarnya berasal dari bahasa Inggris “comic” yang berarti segala sesuatu yang lucu serta bersifat menghibur. Cukup sulit untuk menemukan padanan kata yang cocok untuk menyebutnya sehingga penulis akan menyebutnya sebagai komik. Pada awalnya, sebutan komik ditujukan untuk serangkaian gambar yang berurutan dan memiliki keterkaitan antara gambar yang satu dengan lainnya, terkadang dibantu dengan tulisan yang berfungsi untuk memperkuat gagasan yang ingin disampaikan. Secara bahasa komik yang berasal dari bahasa yunani adalah cerita bergambar berbentuk dua dimensi yang bercerita bermacam-macam bahkan hal yang dianggap mustahil untuk terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Saat pertama kali komik muncul, ceritanya biasanya bertema superhero yang menyelamatkan orang-orang tanpa balas budi, namun sekarang komik telah berkembang menjadi berbagai macam pilihan tema.

Sedangkan dalam wikipedia disebutkan bahwa komik adalah suatu bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita. Biasanya, komik dicetak di atas kertas dan dilengkapi dengan teks. Komik dapat diterbitkan dalam berbagai bentuk, mulai dari strip dalam koran, dimuat dalam majalah, hingga berbentuk buku tersendiri.

Tidak semua jenis komik menjadi konsumsi saya. Umumnya komik bertema detektif, misteri, wayang dan humor yang saya koleksi, walau pertama saya jatuh cinta justru melalui komik laga Kung Fu Boy.Koleksi komik saya antara lain Conan, Kindaichi, DDS, QED,  Kobo Chan serta Kariage Kun.

Kariage Kun adalah manga karya Masashi Ueda,  diterbitkan pertama kali di Indonesia oleh Elex Media Komputindo pada tahun 1999 dan masih berlanjut sampai sekarang walau sempat terpurus beberapa waktu. Manga ini bercirikan 4 coma, yaitu manga strip yang setiap ceritanya hanya terdiri atas empat panel. Walau ada juga yang hanay berisi 1 gamvbar besar, namun jumlahnaya  sangat jarang

Kisahnya  tentang seorang pemuda bernama Shōta Kariage yang bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan swasta bernama PT Honnyara, kadang disebut juga PT XX. Sebagian besar isi cerita adalah tentang kejahilan Kariage, tapi ada juga seputar kehidupan masyarakat

Dalam kisah ini yang sering menjadi korban kejahilan kariage adalah Pak Kepala , bernama asli Ryūji Kimura  Meski demikian, keduanya tetap akrab, terutama di luar kantor. Ada juga, Bu Kepala Staf, Direktur PT Honnyara,   pemilik apartemen tempat tinggal Kariage serta teman-teman kariage seperti  Yoshida,  Yamashita. Belakangan Pak Kepala dibuatkan

Misalnya kariage yang hobi menonton stasiun televisi sering mendapati cerita dipotong pada saat yang menengangkan dan diberi kalimat, " Bersambung Minggu depan."  Karena kesal, ia pergi ke Stasiun televisi dan menyampaikan keluhannya, " Kalau terus melanjutkan cara-cara yang membodohi pemirsa seperti itu suatu saat...." ia sengaja tidak melanjutkan kalimatnya. Seorang satpam bertanya, "kenapa?" Dengan tenangnya Kariage berjalan keluar dan berkata," Bersambung ke minggu depan" diiringi pandangan heran Satpam dan petugas  resepsionis.

Atau kisah dimana salah seorang teman kantor Kariage  diajhili tanpa sadar. Sebenarnya ia sedang mengkopi sebanyak 50 lembar, sambil menunggu hasil kopian ipergi ke meja salah satu karyawati dan  bercakap-cakap. Denagn jahil Kariage mengutik-utik mesin fotokopi sehingga hasil  kopian yang keluar justru masuk ke mesin penghancur kertas tanpa ia sadari.
Di Jepang, kariage malah sudah dibuatkan serial anime oleh  Masashi Ueda dan Toei Animation. Serial yang terdiri atas 59 episode ini merupakan hasil produksi bersama Fuji TV dan disiarkan di Jepang mulai tanggal 17 Oktober 1989 sampai 21 Desember 1990. Pengisi suara Kariage-kun: adalah Yoku Shioya

Manga (漫画) (baca: man-ga, atau ma-ng-ga) merupakan kata komik dalam bahasa Jepang; di luar Jepang, kata tersebut digunakan khusus untuk membicarakan tentang komik Jepang. Mangaka (漫画家) (baca: man-ga-ka, atau ma-ng-ga-ka) adalah orang yang menggambar manga

Dalam wikipedia, manga dibedakan berdasarkan  jenis pembaca
  • Manga yang khusus ditujukan untuk anak-anak disebut kodomo (子供) — untuk anak-anak.
  • Manga yang khusus ditujukan untuk (Wanita) dewasa disebut josei (女性) (atau redikomi) — wanita.
  • Manga yang khusus ditujukan untuk dewasa disebut seinen (青年) — pria.
  • Manga yang khusus ditujukan untuk perempuan disebut shōjo (少女) — remaja perempuan.
  • Manga yang khusus ditujukan untuk laki-laki disebut shōnen (少年) — remaja lelaki.
Manga ini sungguh cocok untuk dibaca disela-sela waktu luang. Sangat menghibur, terutama karena ceritanya kadang mengambil ide dari kejadian yang ada diseputar kita. Atau jangan-jangan anda sendiri identik dengan sosok Kariage?

Rabu, 11 Mei 2011

The Count of Monte Cristo : Kala Perbuatan Baik Menjadi Bumerang

Judul              : The Count of Monte Cristo
Penulis            : Alexandre Dumas
Penerjemah     : Nin Bakdi Soemanto
Editor             : Dhewiberta
ISBN              : 978-602-8811-24-8
Halaman          : 568
Penerbit          : Bentang


“Kau tahu aku seorang ibu yang baik karena demi anak lelakiku maka aku menjadi seorang penjahat. Seorang ibu yang baik tidak akan pergi tanpa mengajak anaknya”

Kadang perbuatan baik justru membuat diri kita celaka. Setidaknya itu yang terjadi pada diri Edmond Dantes seorang kelasi pertama,  Dantes  muda, jujur dan rajin bekerja, nasib baik membuatnya  mendapat promosi menggantikan sang kapten  yang meninggal   Kebaikan hatinya untuk memberikan bantuan terakhir bagi sang kapten justru membuatnya menderita selama empat belas tahun penjara di Château d'if.

Pihak-pihak yang iri pada kemujuran nasib Dantes dalam karier serta kisah  cintanya dengan seorang gadis bernama Mercedes menyusun siasat jahat  guna mencelakakan Dantes.   Seseorang yang iri karena cinta  sedangkan yang lain karena ambisi.  Seorang lagi sebagai pelengkap. Kebetulan  Dantes membawa sepucuk surat dari penguasa pulau Elba,  Napoleon Bonaparte  untuk diserahkan pada seseorang di Paris. Mereka merekayasa keadaan sehingga Dantes dihukum untuk kejahatan yang tak pernah dilakukannya.

Dalam penjara itu, Dante bertemu dengan seorang pendeta yang menjadi ayah angkatnya kelak. Ia mendapat banyak pelajaran kehidupan. Tak ketinggalan pengetahuan yang mengagumkan. Misalnya  bagaimana cara memisahkan lemak dari daging sehingga tercipta minyak kental yang bisa digunakan untuk lampu. Termasuk  rahasia terbesar  mengenai harta karun. Harta kartun yang membuatnya mampu mewujudkan semua impian balas dendamnya. Menilik kisah yang ada, harta harun yang ditemukan Dantes jumlahnya pasti sangat luar biasa sehingga ia bisa  berbuat apa saja dan  pergi kemana saja yang ia suka.

Hari-hari di penjara dilalui  dengan keinginan menuntut balas pada mereka yang membuatnya menderita. Hatinya juga diliputi rasa rindu terhadap Mercedes. Saat ditangkap, ia sedang merayakan pertunangannya dengan Mercedes.  “ Oh, Mercedes, aku mengucapkan namamu dengan desah sangat sedih, dengan jerit kesakitan, dengan erang putus asa; aku mengucapkannya sambil meremas jerami di lantai sel bawah tanahku..." Satu mata untuk satu mata, satu gigi untuk satu gigi!

Dantes tidak hanya  menjalani hidupnya dengan dendam. Ia berbuat banyak kebaikan kepada mereka yang dahulu baik kepadanya. Dantes, dengan menyamar sebagai  seorang pegawai senior, membeli semua hutang  Morrel  mantan atasannya dan memberikan Morrel perpanjangan tiga bulan untuk memenuhi kewajibannya. Kelak ia membuat Morrel bisa bangkit dari keterpurukan keuangan serta memberikan mas kawin yang sangat luar biasa bagi putri Morrel. Tidak berhenti sampai disana, Dantes juga menjaga anak laki-laki Moreel dalam urusan cinta, dimana ia sendiri kurang beruntung.

Kisah bagaimana Dantes yang beralih menjad Count of  Monte Cristo  melaksanakan aksi balas dendamnya sungguh luar biasa. Dantes mengatur rencana balas dendamnya dengan sedemikian cermatnya. Setiap langkah diatur dengan teliti, setiap tindakan dipertimbangkan dengan matang. Saat balas dendamnya merengut jasa seorang ibu dan anak, Dantes mulai merasa galau akan perbuatannya.

Gelar Count of Monte Cristo yang  digunakan oleh Edmond Dantes merupakan salah satu gelar kebangsawanan di kawasan Eropa.  Count  atau Countess  sendiri tidak harus merupakan keturunannya, namun bisa diberikan kepada seorang tuan tanah yang daerahnya sangat luas, atau  diberikan kepada seseorang yang telah melayani kerajaan, tanpa harus ada nama daerah yang dikuasainya.  Count atau countess atau  Earl  merupakan  peringkat ketiga dalam gelar kebangsawanan. Gelar itu sudah ada sejak zaman Raja Canute (abad 10).

Sedangkan Monte Cristo merupakan sebuah pulau kecil di Italia yang terletak di tengah perjalanan antara Corsica dan Italia Daratan; selatan Elba dan barat Giglio. Pulau ini terpencil dan dilindungi oleh pemerintah Italia sebagai cagar alam dan taman berburu, serta hanya dapat diakses melalui yacht pribadi dan disertai izin.  Tidak ada bangunan di pulau ini, meski reruntuhan sebuah kuil abad ke-13 (dirusak oleh para bajak laut pada 1553) masih terlihat.  Pulau ini paling dikenal berkat kemunculannya sebagai lokasi fiktif dalam novel karya Alexandre Dumas, The Count of Monte Cristo, namun keterangan mengenai pulau itu tidak mirip dengan pulau sebenarnya.

Ada beberapa kejanggalan dalam buku ini. Contohnya kesalahan kata dalam beberapa halaman,  “ Sudah kautunjukkan kepada siaa saja surat ini?” halaman 30. Lalu “Andrea di pembunuh”, “ teriak salah seorang perempuan itu, halaman 441. tapi mungkin juga saya yang salah menangkap katanya.

Saya sempat ragu, pada halaman 141 tertuilsi “Berkelimpahan” duh KBBI saya ada di kantor sehingga tidak bisa mengecek, namun bukannya yang benar adalah “Berlimpahan,” mohon koreksi dung jika saya salah. Selain itu  seringnya pemakaian kata alih-alih membuat  beberapa kalimat menjadi tidak nyaman membaca.

Berhubung saya membaca buku ini dengan memanfaatkan waktu luang yang sangat sedikit, saya sadar betul mungkin kurang konsentrasi sehingga ada penjelasan yang terlewat atau saya lupa pernah membacanya. Tapi sungguh, saya kesulitan mencari arti klerek-klerek. Dalam lingkungan saya, kelerek adalah semacam buah yang sering digunakan untuk mencuci kain batik. Sedang dalam buku ini merujuk pada pekerja, sepertinya llho.

The Count Monte Cristo awalnya diterbitkan dalam Journal des Débats pada   28 Agustus 1844 sampai dengan 15 Januari 1846. Ia pertama kali diterbitkan di Paris oleh Pétion dalam 18 volume (1844-5) [7] versi lengkap dari novel ini dalam bahasa aslinya Perancis diterbitkan sepanjang abad kesembilan belas..

Beberapa adaptasi dari kisah ini antara lain :
Film dan  TV
  • 1934: Count of Monte Cristo, directed by Rowland V. Lee
  • 1940: The Son of Monte Cristo, directed by Rowland V. Lee
  • 1946: The Return of Monte Christo, directed by Henry Levin
  • 1975: Count of Monte Cristo, directed by David Greene
  • 1977: "The Great Vendetta", Hong Kong adaption, while story background is changed in Southern China in Republican Era, television serial starring Adam Cheng
  • 1998: The Count of Monte Cristo, television serial starring Gérard Depardieu
  • 2002: Count of Monte Cristo, directed by Kevin Reynolds
Novel
  • 1853: A Mão do finado, Alfredo Hogan
  • 1881: The Son of Monte Cristo, Jules Lermina
  • 1869: The Countess of Monte Cristo, Jean Charles Du Boys, also 1934 and 1948
  • 1946: The Wife of Monte Cristo
 Audio adaptasi
  • 1938 - Orson Welles and the Mercury Theatre on the Air players (radio).
  • 1939 - Orson Welles with Agnes Moorehead at Campbell Playhouse (radio)
  • 1939 - Robert Montgomery on the Lux Radio Theater (radio)
  • 1947 - Carleton Young (radio series)
  • 1960s - Paul Daneman for Tale Spinners For Children series (LP) UAC 11044
  • 1961 - Louis Jourdan for Caedmon Records (LP)
  • 1987 - Andrew Sachs on BBC Radio
Anime
2004 - Gankutsuou: The Count of Monte Cristo

Alexandre Dumas terlahir dengan nama Dumas Davy de la Pailleterie  pada  24 Juli 1802 ,  meninggal 5 Desember 1870 . Ia merupakan penulis  berkebangsaan Perancis, dikenal dengan novel-novel historisnya yang sarat dengan petualangan. Sebagian besar novelnya, termasuk The Count of Monte Cristo dan Roman D'Artagnan, dibuat berseri, dan ia juga menulis drama, artikel majalah, dan merupakan seorang koresponden yang berpengaruh.

Karyanya antara lain: 
  • Charles VII chez ses grands vassaux
  • Le maître d'armes, 1840
  • The Nutcracker, 1844
  • Roman D'Artagnan:
    • Les Trois Mousquetaires, 1844
    • Vingt Ans Après, 1845
    • Le Vicomte de Bragelonne, ou Dix ans plus tard, 1847
  • The Count of Monte Cristo, 1845–1846
  • The Regent's Daughter, 1845
  • The Two Dianas, 1846
  • Roman Valois
    • Queen Margot, 1845
    • Le Chevalier de Maison-Rouge, 1845
    • La Dame de Monsoreau, 1846
    • The Forty-Five Guardsmen, 1847
  • Roman Marie Antoinette:
    • Joseph Balsamo, 1846–1848
    • The Queen's Necklace, 1849–1850
  • The Black Tulip, 1850
    • Ange Pitou, 1853
    • The Countess de Charny, 1853–1855
  • The Gold Thieves, setelah 1857
  • Le Chevalier de Sainte-Hermine, 1869
 Kata-kata yang paling menawan dalam buku ini adalah, “ ...tidak ada kebahagiaan atau ketidak bahagiaan di dunia ini, yang ada hanyalah perbanadingan dari satu keadaan dengan yang lain. Hanya seseorang yang merasa putus asa benar mampu merasakan berkat yang paling tinggi....” Serta , “ ...bahwa kebijaksanaan manusia termuat dalam dua kata ini: tunggulah dan berharaplah.”

Untuk buku ini bintang 4.5 sepertinya layak. Minus 0,5 untuk ketidak nyamanan beberapa kata salah ketik dan menggunakan kata alih-alih yang menurut saya berlebih. Buku yang layak dibaca!

http://www.goodreads.com/review/edit/11097577-the-count-of-monte-cristo
 
http://www.facebook.com/note.php?saved&&note_id=10150243220687279#!/notes/truly-rudiono/the-count-of-monte-cristo-kala-perbuatan-baik-menjadi-bumerang/10150243220687279

Selasa, 10 Mei 2011

Tetra Mars

My beloved Boni...,
So sorry. Untaian kata-kata Harry membuatku terhanyut hingga melupakan pesona Kota Birumu. Setiap lembarnya memberikan sensasi yang berbeda.  Kapankah kisah Kota Birumu kembali bisa kunikmati? Agar aku  terlepas dari pesona kisah yang menghanyutkan ini!

 *Posisi siap-siap dijitaq*
Waktu pertama kali membaca (draf) buku ini ,memang itu yang dirasakan
So... repiunya nyusul,  mendadak melo nih
Soalnya butuh menenangkan diri agar tidak terlenaaaaa
*siap-siap ngeles dari timpukan*


Oh Iya....................
Buku ini bakalan jadi salah satu hadiah kuis tahab kedua
Jurinya sih masih sama, hayuh siap-siap merapal doa
soalnya  beda dikittttttttttttttt
Yang sudah menang boleh ikut lagi kok

Buku Pintar Mitologi Dunia

Penulis             : Nurla Isna Aunillah
Editor              :Virsya Hany
Tata Isi            : Violet Vitrya
Tata Sampul    : Ruri Hefni
ISBN               :978-602-978-585-2
Halaman          :167
Cetakan           : I, April 2011
Penerbit          : FlashBooks

 Belakangan mulai bermunculan buku yang membahas mengenai mitologi.  Mitologi berupakan ilmu yang menjelaskan mengenai mitos. Istilah ini mulai dipakai sejak abad 15.  Mitos merupakan cerita rakyat yang tokohnya adalah dewa, setengah dewa atau monster yang terjadi di dunia lain pada masa lampau. . Mitos pada umumnya menceritakan tentang terjadinya alam semesta, dunia, bentuk khas binatang, bentuk topografi, petualangan para dewa, kisah percintaan mereka dan sebagainya.

Mitos bisa dibagi bersadarkan wilayah, waktu dan agama. Metoa berdasarkan wilayah  misalnya Mitos Asia, Mitos Afrika, Mitos Eropa. Berdasarkan waktu misalnya Mitos Mesir kuno dari zaman perunggu, lalu  Mitos  Slavic dari zaman prasejarah akhir.

Dalam wikipededia disebutkan   mitos tidak boleh disamakan dengan fabel, legenda, cerita rakyat, dongeng, anekdot atau kisah fiksi. Mitos dan agama juga berbeda, namun meliputi beberapa aspek.  Lebih lanjut lagi, mitos  terkait dekat dengan legenda maupun cerita rakyat. Tidak seperti mitos, pada cerita rakyat, waktu dan tempat tidak spesifik dan ceritanya tidak dinggap sebagai suatu yang suci yang dipercaya kebenarannya. Sedangkan legenda, meskipun kejadiannya dianggap benar, pelaku-pelakunya pada legenda adalah manusia bukan dewa dan monster seperti pada mitologi.

Buku Mitologi Dunia ini memuat mengenai Mitos Para Dewa Bangsa Yunani, Mitologi Para Dewa Bangsa Mesir, Mitologi Para Dewa Bangsa Cina, Mitologi Tempat Terpopuler di Dunia, Mitologi Seputar Tokoh-tokoh Populer, Mitologi Makhluk Populer, Sayang yah tidak ada Mitologi dari tanah air kita tercinta ini, kalau pun ada hanyalah mengenai Gunung Merapi dalam Mitos Tempat Terpopuler di Dunia serta Mitos Nyi Roro Kidul dalam Mitos Seputar Tokoh-tokoh Populer.

Alasan saya membeli eh tepatnya menodong Dion buku ini karena mengharapkan mendapat tambahan referensi seputar mitologi. Maklumlah belakangan aneka buku fantasi yang mengamil inspirasi dari metologi berebut menarik perhatian saya sehingga dibutuhkan banyak referensi untuk bisa  mengupasnya dalam sebuah repiu yang ciamik ^_^

Hayuh kita intip sama-sama yah,....

Judul buku ini adalah Mitologi Dunia, namun setiap babnya menggunakan kata Mitos. Waduh.... bagi yang tidak memahami bahwa Mitologi berupakan ilmu yang menjelaskan mengenai mitos pasti akan merasa heran. Sekedar saran jika memang akan menggunakan istilah yang berbeda sebaiknya  diberikan pemahaman terlebih dahulu. Apalagi mengingat di dalam cerita kadang menggunakan istilah Mitologi, dilain cerita menggunakan istilah Mitos.

Dalam Mitologi Yunani diuraikan mengenai  dua belas dewa.  Mulai dari Dewa Zeus yang dianggap Bapak Para Dewa,  Ares Dewa Perang yang perkasa,  Athena yang memiliki banyak tugas yaitu sebagai  Dewi Perang, Dewi  Kerajinan tangan, Dewi Keterampilan Rumah Tangga dan Dwi Perang, hingga  Dionysus. Nah yang ini segera menarik perhatian saya ^_^

Dionysus mendapat  anugerah ajaib berupa  kemampuan menyuling anggur menjadi    minuman yang lezat. Air suling buah anggur adalah pembawa kegembiraan maupun penyebab kegilaan. Ciptaannyayang memabukkan itu bisa membuat heboh peminumnya dan juga menyulut kekacauan akibat mabuk.  Pada masa kuno, pemujanya berkumpul di hutan dan menari untuk menghormatinya dan minum hingga mabuk. Hem kira-kira bagaimana yah kelakuan seseorang yang mimiliki nama nyaris sama itu *berpikir keras*

Dalam Mitos Dewa Mesir Kuno, kita akan bertemu dengan  Ra/Re/Rah  Dewa Matahari, penguasa tertinggi. Dewa ini dianggap memimpin seluruh langit, bumi dan bawah tanah.  Bangsa  Mesir Kuno percaya bahwa dewa merupakan makhluk-makhluk yang lebih berkuasa daripada umat manusia. Bahkan mereka mengatur aspek kehidupan umat manusia, termasuk memberkati, melindungi, menghukum dan mencabut nyawa manusia.  Konon, dewa ini sering berubah dari waktu ke waktu didasari dengan perjalanan matahari dari pagi hingga petang hari.

Lalu ada juga Dewi Maat. Dewi yang satu ini mempunyai banyak tugas, yaitu sebagai Dewi Kebenaran, Dewi Keseimbangan, Dewi Keteraturan, Dewi Hukum, Dewi Moralitas dan Dewi Keadilan. Terciptanya keserasian dan keseimbangan alam  semesta ini diyakini sebagai salah satu bukti keberadaannya.

Gunung Merapi yang belum lama ini meletus merupakan gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.

 Masyarakat Yogyakarta percaya bahwa gunung ini memiliki penjaga. Mitos nya berawal dari kisah Panembahan Senopati  yang melakukan nyepi di Pantai Parangkusumo.  Ada beberapa nama yang dianggap sebagai penguasa gunung tersebut, yaitu Mpu Romo Permadi (pemilik tanah pemukiman Gunung Merapi),  Eyang Panembahan Prabu Jagad ( tetua  Gunung Merapi dan diyakini bersemanyan di puncak gunung) Eyang Megantoro (penjaga kawah Gunung Merapi) atau Kawah Candradimuko, Nyai Gadung Mlati (pengatur kesuburan daerah kawasan di sekitar Gunung Merapi), Farlo Farli (sang pemberi peringatan jika ada sesuatu seputar gunung tersebut)

Dalam http://www.indospiritual.com/artikel_misteri-gunung-merapi.html disebutkan  bahwa Gunung  Merapi dipercaya sebagai tempat keraton makhluk halus. Panembahan Senopati pendiri kerajaan Mataram memperoleh kemenangan dalam perang melawan kerajaan Pajang dengan bantuan penguasa Merapi. Gunung Merapi meletus hingga menewaskan pasukan tentara Pajang, sisanya lari pontang-panting ketakutan

Penduduk di daerah Gunung Merapi mempunyai kepercayaan tentang adanya tempat-tempat angker atau sakral.  Tempat-tempat yang paling angker di Gunung Merapi adalah kawah Merapi sebagai istana dan pusat keraton makhluk halus Gunung Merapi. Di bawah puncak Gunung Merapi ada daerah batuan dan pasir yang bernama “Pasar Bubrah” yang oleh masyarakat dipercaya sebagai tempat yang sangat angker. “Pasar Bubrah” tersebut dipercaya masyarakat sebagai pasar besar Keraton Merapi dan pada batu besar yang berserakan di daerah itu dianggap sebagai warung dan meja kursi makhluk halus.

Bagian dari keraton makhluk halus Merapi yang dianggap angker adalah Gunung Wutoh yang digunakan sebagai pintu gerbang utama Keraton Merapi. Gunung Wutoh dijaga oleh makhluk halus yaitu “Nyai Gadung Melati” yang bertugas melindungi linkungan di daerah gunungnya termasuk tanaman serta hewan.

Beberapa jenis binatang keramat tinggal di hutan sekeliling Gunung Merapi dimiliki oleh Eyang Merapi. Binatang hutan, terutama macan putih yang tinggal di hutan Blumbang, pantang ditangkap atau dibunuh. Selanjautnya kuda yang tinggal di hutan Patuk Alap-alap, di sekitar Gunung Wutoh, dan di antara Gunung Selokopo Ngisor dan Gunung Gajah Mungkur adalah dianggap/dipakai oleh rakyat Keraton Makhluk Halus Merapi sebagai binatang tunggangan dan penarik kereta.

Sudah menjadi tradisi keagamaan orang Jawa yaitu dengan mengadakan selamatan atau wilujengan, dengan melakukan upacara keagamaan dan tindakan keramat. Dahulu sebelum Mbah Marijan meninggal, beliau yang bertugas memimpin upacara.   Upacara Selamatan Labuhan diadakan secara rutin setiap tahun pada tanggal kelahiran Sri Sultan Hamengku Buwono X yakni tanggal 30 Rajab. Upacara dipusatkan di dusun Kinahrejo desa Umbulharjo.

Sementara kisah  Nyi Roro Kidul dimuat cukup mendalam. Ada dua versi yang beredar di masayarakat kita. Versi seputar asal Nyi Roro Kidul  versi Jawa berbeda dengan Versi Sunda.  Jika dalam masyarakat Jawa Nyi Roro adalah putri dari  Raja Munding Wangi bernama Kadita, maka dalam veri Sunda, Nyi Roro Kidul adalah  putri Prabu Siliwangi yang bernama  Lara Kadita.

Pada masa berkembangnya kejayaan Agama Hindu di nusantara, sosok Nyi Roro Kidul cukup dikenal karena dianggap  sebagai menyeimbang kehidupan, khususnya kehidupan laut.  Namun saat berakhirnya masa Hindu perannya bergeser bahkan sering diidentikan dengan ratu siluman yang mera meminat korban dan digambarkans ebagai tokoh yang haus seks. Tapi sejak Sultan Agung Yogyakarta kembali mengangkat mitosnya, kembali Nyi Ratu Kidul mendapat pengormatan.

Lumayanlah untuk tambah-tambah referensi
Kalau tambah pintar sih tidak terlalu he he he
Thx Dion.... *menunggu buntelan yang lain*

Senin, 02 Mei 2011

Kisah Tentang Perempuan Bernama Keydo


Penulis               : Taty Elmir
Penyunting       : Miranda Harlan
Penyunting 
Bahasa Papua   :  GI Dobonoye
ISBN                    : 978-602-8597-60-5
Halaman            : 400
Penerbit            : Qanita


Keydo
Gadis manis  kidal, jahil, ulet, keras hati dan teramat sangat mandiri. Selalu berjuang untuk mendapatkan cita-citanya. Selalu memegang teguh ajaran agama. Piatu sejak kecil walau berlimpah kasih sayang dari sekitarnya. Cita-citanya sungguh mulia ingin membuka taman bacaan.


Kinang
Si kribo gondrong bertubuh atletis  dengan motto hidup Ridendo Dicere Verum,  yang berjuang tanpa lelah demi memperjuangkan cinta sejatinya, Keydo.CInta yang telah mengubah cara pandang lamanya yang linear, taat alur, mekanistik, dan homogen. Jelajah maha berat atas lompatan tak terhingga membuatnya mengenal cinta yang lain, cinta yang memerdekakannya dari perangkap birahi duniawi dan sekat ragawi.

Kisah dalam buku ini  menitikberatkan pada sosok Keydo. Dimulai sejak Keydo kecil hingga akhirnya ia menjalani fitrahnya sebagai seorang wanita, menikah. Keydo adalah sosok perempuan abad 21yang moderen namun tetap memegang teguh ajaran agamanya. Penulis seakan ingin menitik beratkan pada sosok Keydo, seorang aktifis  perempuan yang tak akan pernah lupa akan kodratnya sebagai wanita.Namun kisah lain justru dimulai sejak Keydo tiada. Kisah mengenai sosok Kinang, yang sayangnya tidak atau belum digali  secara luas oleh sang penulis.    Nyaris seluruh isi buku berkisah mengenai sosok Keydo

Awalnya kisah yang ada berjalan dengan datar, cenderung hambar bagi saya. Penulis seakan berupa keras memperkenalkan sosok Keydo yang nyaris sempurna. Bukan dari sisi fisik tapi dari kepandaian, semangat hidup serta terpenting akhlag. Pembaca seakan dipaksakan untuk menelan bulat-bulat sosok Keydo yang tanpa cela. baru belakangan kisahnya lebih menarik

Membaca kisah  kenakalan Keydo saat kecil sungguh menghibur! Misalnya cerita ia ketikaTerawih dengan jahilnya ia merebahkan badan ke kawan di samping kiri bawah… bisa dibayangkan apa yang terjadi! Robohlah satu staf. Tidak berhenti sampai disitu, ternyata staf itu cukup panjang karena disatukan dengan mereka yang sholat di luar.  Barisan sholat tercerai-berai! Ada yang tetap meneruskan sholat, ada yang menyumpah dengan  kalimat yang tak layak diucapkan disana, ada juga yang memilih berhenti.

Kenakalan Keydo tidak hanya  berhenti sampai disana walau ia sendiri setelah itu takut membayangkan hukuman yang bakalan ia jalani. Keydo dengan aksi nekatnya pernah membubarkan satu sekolah hanya gara-gara tidak mau mengikuti ulangan. Kenakalannya harus diganjar dengan serudukan kerbau.


Kisah mengenai para pahlawan di jalan sunyi seperti yang disebutkan di kover, justru menurut saya hanya sedikit dibahas. Yang banyak memang kisah mengenai aktifitas Keydo. Bahkan kisah kasihnya dengan Kinang bisa dibilang juga hanya sedikit.   Padahal mengutip uraian sang penulis sendiri, “Pahlawan akan selalu hadir di sekitar kita. Sangat dekat dengan kita”maka wajarlah jika saya  menganggap kisah para pahlawan masih sangat sedikit dan dangkal mengingat buku ini juga  mengisahkan banyak tokoh yang hebat.


Banyak hal yang masih bisa dieksplor dari kisah Keydo. Banyak pertanyaan dalam diri saya yang masih perlu dicarikan jawabannya. Seperti bagaimana nasib Pak Djoko   setelah kakinya nyaris putus, lalu bagaimana nasib para peserta kegiatan  Zamrud Khatulistiwa yang lain. Bagaimana bisa Keydo yang sudahberulang kali gagal mendapat kesempatan untuk belajar di luar negeri mendadak bisa lolos dengan mudah, bagaimana juga nasih hubungan Keydo dengan keluaga Widi ?

Latar belakang yang digunakan dalam buku ini sering membuat saya meringis. Waduh kampus saya masih disebut dengan nama lama. Situasi yang digambarkan kadang sepertinya terjadi di tahun sekian namun belakangan  ada kejadian lain yang terjadi di tahun yang lebih muda, tentunya hal ini sangat kontras.

Buku ini juga mengisahkan bagaimana politik bisa berwujud aneka ragam. Dari pengajaran ilmu poltik ke para aktivis muda hingga kelakuan kejam seorang reporter asing yang menyaru sebagai korban pesawat jatuh. Ia rela menjadi istri kepala suku hanya untuk memicu permusuhan dan mendapat gambar ekslusif saat kerusuhan.

Di sisi lain, Keydo memberikan banyak pengetahuan mengenai adat istiadat beberapa suku, bagaimana kehidupan bermasyarakat disana. Kita jadi tahu bahwa walau agama sama, namun bagi penduduk kampungnya menikahi orang lain suku dianggap pendurhaka adat dan agama.  Kecenderungan Keydo menggunakan tangan kiri juga sering membuatnya mendapat masalah. Orang kidal sering dianggap kutukan, sehingga apapun yang dikerjakan Keydo selalu dianggap membawa sial.

Pengunaan penyunting Bahasa Papua, bahasa yang banyak digunakan juga dalam buku ini menandakan seriusnya penggarapan novel yang dilakukan oleh sang penulis. Diharapkan dengan adanya peyunting Bahasa Papua maka tidak ada kesalahan yang dapat menyinggung pihak-pihak tertentu, walau  dilakukan tanpa sengaja.  Kesan lebih akrab dan santai juga diharapkan bisa dibangun dengan menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa pergaulan sehari-hari antar tokoh.

Adegan yang paling menyentuh buat saya adalah saat Kinang berhasil meraih mimpinya, menjadi suami Keydo. Keteguhan hati Kinang untuk menikah hanya sekali seumur sesuai janjinya saat menikahi Keydo dibuktikan dengan tetap menyendiri hingga belasan tahun Keydo tiada.  Tabah, sabar dan tawakal. Kalimat singkat namun terasa berat dilaksanakan sering didengar Kinang dan disikapi  dengan bijak.

Penulis merupakan ibu dari lima orang anak dua orang menantu. Sungguh semangatnya patut ditiru. Karyanya kerap menghiasai layar kaca kita. Semoga kita bisa membaca karyanya di lain waktu.

Diakhir repiu, seperti goresan iseng ini cocok untuk menutup kisah Keydo.

Cinta memang aneh
Walau selalu dikumandangkan cinta tak harus memiliki
Faktanya berapa banyak orang yang cukup puas dengan hanya memandang cintanya dari jauh
Cinta membuat seseorang menjadi egois
Cinta juga membuat seseorang menjadi rapuh dan kuat secara bersamaan
Seseorang bisa tertawa sementara hatinya terluka gara-gara cinta
Ada juga yang tak mampu melakukan apa-apa gara-gara hatinya berbahagia karena cinta
Kadang cinta melahirkan penindasan dan penzaliman baru atas nama cinta itu sendiri.


Cintaku padanya &  cintanya padaku
Sudah sampai pada ranah pengertian  tertinggi
Terpenting hatiku dan hatinya berada dalam visi yang sama
Sisanya biarlah semua berjalan apa adanya
Saat ia berbahagia, maka aku juga akan berbahagia
Saat aku menangis, ia juga akan menangis
Apapun kebodohan yang ku kerjakan tak bisa menyakitinya
Segala hal yang diberikannya tak akan mengubah rasa yang ada
Karena cinta sudah menemukan dimana ia harus berada
Rumit? Tentunya tidak untukku dan dirinya
Semuanya berasal  dari  CINTA
Sebuah kalimat singkat yang bermakna dalam



Minggu, 01 Mei 2011

Kuis.......................Kuis....................kuis.......................kuis...................

Seperti yang sempat diuraikan. rencanya bakalan ada kuis yang digelar.
Sesuai hasil rembukan para dewan juri (ehem) yang terdiri dari:
1. Dina Begum (profesional penerjemah)
2. Dion Yulianto (Editor & penulis buku)
3. SIlvero Shan (editor & my beloved manager)

Maka kuisnya akan  dibuat menjadi dua tahap.
Tahap pertama dari tanggal 01 Mei hingga 10 Mei 2011
Tahap kedua menyusul yahhh
Pertanyaannya guampang banget:

1. Follow bloqku  http://trulyrudiono.blogspot.com/
2. Pilih 1  buku & repiu  yang menurut kalian menarik dan sebutkan alasannya. jgn lp tulis jg blog nya yah
3. tag covernya ke mininal 15 orang plus salah 1 dari 3 juri (yg ini via FB yah)
4. pilih pake hadiah yang kalian suka
5, jangan lupa merapal doa ^_^

List buku hadiah:
Paket 1 :
1. Fantasi Fiesta 2010
2. An Old Fashioned Girl  (Louisa May Alcott)
3. Bagaimana cara berhenti merokok

Paket 2 :
1. Immortal (Gillian Shield)
2.  Guardian of Ga'hoole 1
3. My Dad is My Hero ( Susan Raynold)

Paket 3 :
1. Esperanza Rising (Pam Munoz Ryan)
2. Fantasi Fiesta 2010
3. Teman Empat Musim (Ida Ahdiah)

Paket 4
Buku & Merchan eksklusif dari Adhika Pustaka

Contoh
     
http://trulyrudiono.blogspot.com/
paling suka repiunya buku  Drupadi. Mengingatkanku  pada perjuangan dan doa panjang seorang ibu demi anak-anaknya. Kisah yang sangat menyentuh

Kepingin banget dapat paket 3.









SEMOGA SUKSES...............!Bongkar-bongkar lagi  ah siapa tahu nemu buku-buku lainnya
Bagi keluarga dan pacarnya Dewan juri  dilarang ikutan yahhhh he he he