Jumat, 20 Mei 2011

Matematika Itu Ternyata GUAMPANG.......................!


Judul          : Math Doesn’t Suck
Penulis        : Danica McKellar
Penerjemah : Nuniek Ratnindyah
Penyunting  : Jia Effendi & Ida Wajdi
Penyelaras   : Fenty Nadia
Pewajah Isi  : Yenny Renati
ISBN          : 978-979-1411-70-7
Halaman      : 350
Penerbit      : Atria,  April 2011
Harga          : Rp. 60.000,00

1 + 1 =……?
1 + 1  adalah….?

Dua kalimat matematika di atas nyaris sama tapi jawabannya berbeda jauh. Jangan minta saya menerangkan panjang lebar jawabannya, tapi kedua kalimat matematika tersebut adalah kalimat yang paling saya ingat selama  ini. Kedua kalimat matematika  tersebut diperkenalkan oleh pengajar di tempat kursus saya. Maksudnya untuk memberikan  pemahaman bahwa sebuah kalimat matematika bisa menghasilkan  jawaban yang tak terbatas.

Sekarang bukan giliran saya yang harus pergi les matematika, apapun wujudnya. Saya bersyukur sekali dulu lulus DIII Akuntansi, salah satu penerapan ilmu matematika. Walau sekarang ingat pun tidak. Saat ini tugas  saya memberikan pengajaran matematika kepada jagoan neon. Seperti orang tua yang lain, pastinya bukan hal yang menyenangkan! Untuk saya pelajaran matematika dan menggambar tepatnya ^_^

Banyak murid, termasuk jagoan neon dan saya  sangat tidak menyukai pelajaran matematika. Banyak alasan  yang diberikan,  merasa ini pelajaran yang sulit, pelajaran yang menyebalkan! Sudah ada kalkulator buat apa lagi susah payah? Selalu itu yang menjadi alasan anak ABG. Belum lagi kadang faktor pengajar ikut berpengaruh. Guru matematika kelas 3 SMP saya sungguh hebat! Hebat karena bisa membuat saya yang tidak suka matematika mendapat nilai 8.  Susah atau tidak, suka atau tidak,  matematika tetap harus dipelajari, bahkan menjadi salah satu mata pelajaran yang menjadi syarat kelulusan. Tinggalah para orang tua yang sibuk mencari tempat kursus dan para pelajar yang sibuk mencari tips cara belajar matematika dengan mudah. Syukur jadi bisa  mencintai matematika.

Buku ini salah satu solusinya. Sekilas buku ini seperti buku pelajaran biasa, namun jangan dulu menyimpulkan sebelum membacanya. Buku ini  terdiri dari  6 bagian. Setiap bagian memuat hal yang paling sering kita jumpai jika berurusan dengan matematika, yaitu:
  1. Faktor dan kelipatan
  2. Bilangan pecahan
  3. Bilangan desimal
  4. Persentase
  5. Soal cerita
  6. Aljabar pun tidak menyebalkan
Apa yang akan kita bahas mungkin terlihat sulit. Jangan dulu beranggapan jelek saat membaca bagian isi buku ini. Salah satu kunci untuk mempelajari hal baru adalah membuka pikiran dan wawasan serta mensugesti diri bahwa ini adalah hal yang mudah.

Benar mudah  kok! Setiap bagian yang ada dibuat dengan penyesuaian jiwa ABG. Misalnya saja pada  bagian pertama yang memuat tentang faktor dan kelipatan. Salah satu sub bagiannya diberi judul, “ Kamu Masih Naksir Dia?” Jangan salah!  Ini bukan tentang urusan romantis, tapi mengenai mencari Faktor Persekutuan  Terbesar (FPB). Hebat khan!

Sebagai langkah awal,  Danica mengajak kita mengingat-ingat bagaimana tipe cowok favorit kita. Sebutkan kelebihan setiap cowok lalu cari kesamaannya. Dari kesamaan itulah kita bisa  menemukan bagaimana  sebenarnya tipe cowok favorit kita. Sebelum lupa, Danica menyusun buku ini awalnya memang untuk anak perempuan, maka tak heran jika banyak pendekatan dan contoh yang mengarah ke kaum hawa. Namun belakangan buku ini dibaca siapa saja.

Nah, sekarang kita diajak bermain dengan angka setelah faham dasar dari FPB. Coba terapkan kasus cowok idola dengan angka matematika. Ternyata tidak sulit! Kuncinya ada pada pemahaman dasar asal muasal  FPB. Dibeberapa bagian kita juga akan menemukan pemahaman mendalam mengenai apa yang kita pelajari. Misalnya, "Apa Sih Maksudnya? Faktor Persekutuan Besar (FPB)" lalu kita akan mendapat pemahaman mengenai apakah FPB itu selain pemahaman operasionalnya.

Atau tengok saja bagian yang membahas mengenai persentase juga gampang. Salah satu sub bagian malah mengupas mengenai obral besar! Suatu khabar yang paling dinanti oleh para wanita! Simak kalimat  pembukanya, "Yang harus dikuasai oleh seorang pembelanja yang hebat adalah bilangan desimal dan bilangan pecahan...." Siapa yang tidak terprovokasi untuk belajar presentase jika berurusan dengan harga  diskon?

Dalam bagian ini, kita akan diajari cara mudah mengubah angka pesen ke desimal serta desimal ke persen. Manfaatnya jelas banyak! Kita bisa mengetahui berapa harga  yang harus dibayar untuk sebuah baju dengan diskon sekian, atau harga beli sebuah buku dengan potongan sekian persen.


Secara garis besar, buku ini memberikan beberapa kelebihan, antara lain
1. Instruksi sangat mudah diikuti
2. Belajar jadi lebih efisien dan efektif
3. Ilustrasi yang ada mempermudah cara belajar
4. Memberikan konsep dasar pemecahan masalah
5. Aplikasi dalam kehidupan sehari-hari

Kata "matematika" berasal dari bahasa Yunani Kuno μάθημα (máthēma), yang berarti pengkajian, pembelajaran, ilmu, yang ruang lingkupnya menyempit, dan arti teknisnya menjadi "pengkajian matematika", bahkan demikian juga pada zaman kuno. Kata sifatnya adalah μαθηματικός (mathēmatikós), berkaitan dengan pengkajian, atau tekun belajar, yang lebih jauhnya berarti matematis. Secara khusus, μαθηματικὴ τέχνη (mathēmatikḗ tékhnē), di dalam bahasa Latin ars mathematica, berarti seni matematika.(wikipedia)

Danica Mae McKellar  lahir di La Jolla, California, 03 Januari 1975, merupakan artis, penulis , dan pemerhati pendidikan. McKellar belajar matematika di UCLA , lulus dengan nilai tertinggi ( summa cum laude ) pada tahun 1998.  Perannya bisa kita nikmati sebagai Winnie Cooper dalam serial TV The Wonder Year dan sebagai Elsie Snuffin dalam Thw West Wing. Sebagai seorang matematikawan, Danica telah diakui secara internasional. Bukunya antara lain Kiss My math : Showing Pre-Algebra Who's Boss.

Jangan lupa intip www.mathdoesntsuck.com

Sebelum lupa...............,
Buku ini juga memberikan cerita mengenai  bagaimana zodiak kita menghadapi matematika. Hem... Aquarius katanya, ".... Setelah dewasa kamu akan menyadari, bahwa nilai-nilai yang bagus dan segala sesuatu yang diajarkan di sekolah-terutama matematika-adalah kunci kebebasan yang selama ini kamu idam-idamkan.... matematika akan membawamu kepada kekuasaan dan kebebasan. Tidak ada lagi batasannya bagimu; kalau kamu cukup pintar untuk memahami matematika kamu akan memperoleh kebebasan itu dan melakukan apa pun yang ingin kamu lakukan nantinya"

Sementara  Libra, "....  karena kamu sangat memahami makna keseimbangan kamu mampu memahami aljabar-meskipun kamu tidak langsung memahaminya secara terinci. ....."

Kali ini kiss & huq buat Duo Ida and Jia yang meringankan tugas para ibu menjadi guru matematika!
Thx Sis........!


Gambar dari:
http://www.esquire.com/women/other-women-2008/danica-mckellar-110

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar