Selasa, 29 November 2016

2016 #126: Ayo dismurf Buku Tentang Smurf


















Judul asli: Smurf Bind Up 14
Penulis: Peyo
ISBN: 9786020295077
Halaman: 143
Cetakan: Pertama- Oktober 2016
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Harga: Rp 70.000
Rating: 3.5/5

Cukup, jangan mensmurf pikiran smurfmu lagi!

Untuk mensmurfmu pelajaran, kau harus mensmurf kenari sampai musim dingin.

Pernah mendengar tentang smurf?
Makhluk mungil dengan tubuh berwarna biru.  Secara umum kecuali keadaan tertentu, mereka digambarkan mempergunakan celana panjang dan topi berwarna putih. Satu-satunya perempuan yang ada, smurfin juga mempergunakan topi biru. Sementara sang pemimpin, Papa smurf mempegunakan warna merah.

Kita akan menemukan berbagai karakter Smurf yang beragam. Ada  Smurf kekar yang kekuatannya tiada tandingan diantara para Smurf, Smurf  Pemalas yang suka bersantai, Smurf Gembul yang doyan makan, Smurf Pesolek yang teramat memperhatikan penampilannya dan cenderung genit. Masih ada yang lain, ada Smurf  Badut yang suka memberikan hadiah dan meledak ketika dibuka,  Smurf Gerutu yang selalu menggerutu, dan masih banyak lagi. Dikisahkan mereka tinggal di Desa Smurf yang letaknya dalam hutan di Eropa.
 
Salah satu cara menikmati kisah para Smurf adalah dengan membaca Smurf Bind Up Titles. Menurut saya ini bisa disebut sebagai bundel Smurf. Berdasarkan informasi yang ada di belakang buku, disebutkan bahwa sudah tersedia  hingga Smurf Bind Up Title 15. Lumayan banyak juga.   Saya membaca Smurf Bind Up Title 14.

Buku yang saya  baca terdiri dari gabungan tiga buku. Pertama Smurf dan Pohon Emas yang mengisahkan upaya para Smurf mencari pengganti pohon emas mereka yang rusak terbakar akibat tersambar petir. Para Smurf merasa mereka akan mengalami kesialan jika tidak segera menemukan pengganti pohon tersebut. Berbagai upaya mereka lakukan, termasuk melakukan perjalanan berbahaya. Sekali lagi berkat kecerdikan Papa Smuf, situasi kembali seperti semula. Pesan moral  yang bisa diambil adalah agar setiap individu menyadari dalam  kehidupan situasi bisa silih berganti. Kadang beruntung, kadang ada saat kurang beruntung. Semuanya harus dicarikan solusi, jangan terlalu percaya pada tahayul.


Pada kisah Smurf Polisi, pembaca akan diajak untuk ikut menciptakan ketertiban dan keteraturan hidup d Desa Smurf. Peraturan telah dibuat, untuk itu perlu dipilih petugas untuk mengawasi peraturan dijalankan dengan benar. Tidak salah lagi, yang dipilih untuk tugas itu adalah Smurf Kacamata  yang terkenal sebagai sosok yang paling taat peraturan. Tapi tidak semua berjalan dengan baik, ada pihak-pihak yang melakukan sabotase. Penyelidikan segera dilakukan. Hasilnya sungguh di luar dugaan. Kadang kita justru tidak mengenali sosok yang berperan dalam suksesnya sebuah kegiatan. Padahal, tiap orang eh smurf memiliki perannya masing-masing dalam kehidupan.

Bagian terakhir adalah Natal di Negeri Smurf. Bagian ini terdiri dari lima bagian kisah. Sesuai dengan  judulnya, kisahnya seputar Natal.  Ada tentang  peri yang disihir menjadi pohon cemara kecil yang pandai bernyanyi, Gargamel yang menyamar menjadi Sinterklas agar bisa menangkap para Smurf, hingga bantuan yang diberikan para Smurf untuk salah seorang anak yang sedang merawat ibunya saat sakit di malam Natal.

Meski bisa dikatakan merupakan bundel tiga buku, namun tiap bagian tidak mengusung kovernya masing-masing. Tiap bagian dibedakan dengan kover yang ada di halaman kedua masing-masing buku, kover kedua bisa dikatakan begitu. Sementara untuk buku ini, kover yang dipergunakan adalah kover dari kisah Smurf Polisi.

Kisah para Smurf  selain menghibur mampu memberikan petuah dengan cara yang unik. Sosok Papa Smurf yang selalu menjadi panutan, dapat dijadikan inspirasi saat mengalami berbagai kesulitan dalam hidup.  Kita juga bisa mendapatkan berbagai tambahan pengetahuan dengan membaca kisah ini.

Sosok Smurf merupakan ciptaan penulis Belgia bernama Peyo. Awalnya mereka menjadi semacam bintang tamu dalam kisah Johan dan Pirlouit, belakangan mereka justru menjadi komik sendiri.

Ciri khas kisah ini selain bentuk fisik mereka, adalah bahasa yang digunakan. Mereka sering mempergunakan kata Smurf dalam dialognya. Meski begitu, pembaca bisa memahami apa yang dimaksud meski ada kata yang diubah. Seru!


Iseng mencari, ternyata ada juga  situs resminya. Silahkan klik di sini untuk situs resminya. 
Hayuh silahkan dismurf ya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar