Sabtu, 17 September 2011

Buku yang Mengubah Dunia

  

Penulis :Andrew Taylor
Penerjemah :O. V. Y. S. Damos S  
Editor : Roy P. Sitepu, Hadiyansyah,  H. Raymond S. 
 ISBN : 978-979-075-869-8
Halaman : 220
Penerbit :Erlangga
Harga :Rp 155.000

Buku  apa mengubah dunia, bagaimana caranya ? Pertanyaan yang terlintas dalam pikiran saya saat membaca judul buku ini. Jawabannya saya temui dalam pendahuluan serta dibalik jacket buku.Dalam pergerakan arus sejarah nan panjang, buku serta ide yang dituangkan di dalamnya telah mengubah masyarakat. Dari hanya masayrakat di sebuah kota lama-lama akan mengubah masyarakat dari beberapa kota, makin berkembang menjadi sebuat negara, hingga akhirnya mengubah dunia.

Andrew Taylor menempatkan tiap buku dan pengarangnya dalam konteks sejarahnya, meringkas isi buku, serta menjelajahi pengaruh dan warisannya secara luas. Memilah sekian banyak buku hingga tersisa hanyayang ada dalam buku ini sungguh bukan pekerjaan yang mudah! Penyusunan buku ini dilakukan berdasarkan kronologis waktu buku itu terbit.

Supaya tidak penasaran,  buku-buku tersebut adalah:            
  1. Iliad (Homer)
  2. Historia (Herodotus)
  3. Analekta (Konfusius)
  4. Republik (Plato)
  5. Alkitab
  6. Ode (Horace)
  7. Geographia (ptolemaeus)
  8. Al-Qur’an
  9. Al- Qanun Fi At-Tibb (IbnuSina)
10.  The Canterbury tales (Geoffrey Chaucer)
11.  Il Principle (Niccolo Machiavelli)
12.  Atlas (Gerard Mercator)
13.  Don Quixote (Miquel de Cervantes)
14.  First Folio (William Shaekespeare)
15.  The Motion of Heart and Blood (William Harvey)
16.  DialogoSopra I Due MassimiSistemi Del Mondo (Galileo Galilei)
17.  Principia Mathematica (Isaac Newton)
18.  A Dictionary of English Language (Samuel Johnson)
19.  The Sorrows of Young Werther (Jhon Wolfgang von Goethe)
20.  The Wealth of Nation ( Adam Smith)


21.  Common Sense ( Thomaspaine)
22.  Lyrical Ballads ( William Wordsworth dan  Samuel Taylor Coleridge
23.  Pride And Prejudice (Jane Austen)
24.  A Chrismas Carol ( Charles Dickens)
25.  The Communist Manifesto (Karl Marx)
26.  Moby-Dick ( Herman Melville)
27.  Uncle Tom’s Cabin (Harriet Beecher Stowe)
28.  Madam Bovary (Gustave Flaubert)
29.  On The Origin Of Species (Charles Darwin)
30.  On Liberty (John Stuart Mill)

31.  War And Peace (Leo Tolstory)
32.  The Telephone Directory (New Haven District Telephone Company)
33.  The  Thousand And One Night (Sir Richard Burton)
34.  A Study In Scarlet (Arthur Conan Doyle)
35.  The Interpretation of Dreams (Sigmund Freud)
36.  The Protocols of The Elders of Zion
37.  Poems (William Owen)
38.  Relativity: The Special And The General Theory (Albert Einstein)
39.  Ulysses (james Joyce)
40.  Lady Chatterly’s Lover (DH Lawrence)

41.  The General Theory of Employment, Interest, And Money (John Maynard Kynes)
42.  If This is A Man (Primo Levi)
43.  Mineteen Eighty-Four (George Orwell)
44.  The Second Sex (Simone de Beauvoir)
45.  The Cacher in the Rye (JD Salinger)
46.  Things Fall Apart (Chinua Achebe)
47.  Silent Spring (Rachel Carson)
48.  KutipanKetua Mao (Mao Zedong)
49.  Harry Potter And The Philosopher’s Stone (JK Rowling)

Sedang 4 buku yang berpengaruh dalam sejarah  Indonesia adalah :
  1. Nagarakretagama (MpuPrapanca)
  2. Sutasoma (MpuTAntular)
  3. Max Havelar (Murtatuli)
  4. Habis GelapTebitlah Terang (R.A Kartini)
Beberapa buku yang disebutkan diatas mungkin terdengar asing di telinga kita.Tapi keberadaannya berpengaruh pada dunia.Simak saja perihal Iliad.Illiad merupakan puisi kepahlawanan yang ditulis sekitar abad ke-8 atau ke-9 oleh Homer.Isinya seputar prinsip-prirnsip militer serta hubungan manusia dengan dewa-dewi. Terjemahan Bahasa Inggris pertama diterbitkan pada  16013-14 oleh George Chapman.


Lalu ada Ode karangan Quintus Horatius Flaccusdari Roma. Ode merupakan empat buku berisikan puisi singkat tentang cinta, pertemanan, indahnya alam, nikmatnya anggur serta nilai-nilai Bangsa Romawi tentang martabat dan ketenangan. Isinya sederhana, tenang dan bernartabat sekaligus penuh gairah.Tiga buku pertama berisi sekitar 88 syair sementara buku terahird iterbitkan 10 tahun kemudian berisi 15 syair.  Selama 2.000 tahun terakhir puisi-puisi tersebut mengilhami banyak penyair, seniman serta tak ketinggalan penulis.

Buku Il Principe   karangan Niccolo Marchiavelli pada tahun 1532 mengajarkan ada dua cara untuk berjuang: melalui hukum atau dengan kekuatan. Langkah pertama adalah wajar bagi setiap orang, sedangkan langkah kedua adalah bagi binatang buas.Buku ini menjadi semacam buku teks realpolitik yang ditulis secara lugas. Il Principle juga merupakan salah satu buku pertama yang ditempatkan oleh Gereja Katolik Roma dalam daftar resmi buku dicekal yang ditetapkan oleh Paus Paulus IV pada tahun 1559 seiring dengan upaya gereja untuk mengontrol membajirnya barang cetak di Eropa. Akhirnya pada tahun 1532 Il Principle diterbitkan.

Buku tentang bocah yatim piatu berkaca mata yang memiliki kemampuan sihir, Harry Potter juga masuk dalam jajaran buku ini. Buku ini memberikan sesuatu yang baru bagi dunia anak-anak. Selama ini buku yang beredar adalah buku anak dan buku dewasa, kalaupun ada  semi dewasa isinya kurang begitu menarik bagi remaja alias ABG. HP menawarkan sesuatu yang berbeda, sensasi petualangan seorang ABG dalam urusan hidup atau mati!

Untuk saya pribadi, HP membuiat saya menyadari genre buku mana yang paling saya suikai. Maklum selama ini saya merupakan pembaca segala jenis buku selama bukan romance menye-menye . Jangankan anak-anak ABG, saya juga terpesona dengan HP! Saat membaca HP saya seakan berada diantara Harry, Ron dan Hermione. Saat pertama kali mengenal mereka bertiga saya sudah sok tahu menebak suatu saat Ron pasti dijodohkan dengan Hermione.

Sungguh sebuah fakta yang mencengangkan terungkap dalam buku ini.  Ada buku yang sering disepelakan keberadaan justru dianggap mampu mengubah dunia dans angat berjasa dalam peradaban. Buku  The Telephone Directory misalnya. Penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell membuka era komunikasi jarak jauh.


The Telephone Directory diterbitkan  pertama kali pada tahun 1878 di  Connecticut oleh New Haven District Telephone Company, Buku tersebut berisi nama 50 orang penyewa jasa, dimana sebagian adalah pelanggan bisnis atau layanan publik. Buku ini dimaksudkan dalam daftar karena dengan membiarkan potensi telepon terus berkembang, buku tersebut secara radikal telah mengubah kehidupan sehari-hari dan harapan dari miliaran manusia di seluruh dunia.

Saat ini nasib buku telepon justru berakhir di pasar sebagai ajang tukar menukar antara kertas pembungkus dan sejumput cabai merah. Padahal untuk membuatnya tidaklah mudah. Manfaatnya juga masih banyak, kita masih bsia mencari nomor telepon seseorang atau sebuah perusahaan yang belum melek teknologi  atau jauh dari jangkauan teknologi dan masih mengandalkan telepon.


Siapa yang tek kenal Ibu Kartini? Surat-surat beliau yang dibukukan telah membuka mata dunbia tentang nasib para perempuan Indonesia.  Walau  masih menggunakan Bahasa Belanda, buku tersebut  telah mengalami cetak ulang selama 2 tahun sebanyak 8.000 eksemplar.


Buku ini dan beberapa buku sejenis mengajarkan bahwa mendokumentasi  pemikiran kita dalam wujud tulisan. bisa dalam surat-menyurat atau catatan harian  dapat dikenang serta bermanfaat bagi generasi selanjutnya. catatan harian seberapa pun menyakitkan atau menyedihkan selalu bisa memberikan manfaat bagi orang lain.

Saat menulis ulang judul buku, saya tertawa  saat menulis  Lyrical Ballads. Bukan nama penulis yang membuat saya tertawa namun kata penghubung “dan” Umumnya jika ada 2 nama pengarang maka diberi tanda “,” atau “&” namun dalam buku ini malah ditulis “dan”  Benar-benar diterjemahkan dengan baik dan benar.


Sekedar usul, ada baiknya jika penerjemah bersikap konsisten pada saat menerjemahkan. Apakah akan dituliskan seperti judul buku aslinya atau mau diterjemahkan. Sebagai contoh ada judul buku yang ditulis “Kutipan Ketua Mao” Sementara untuk Harry Potter ditulis, “Harry Potter And The Philosopher’s Stone”  bukan “Harry Potter dan Batu Bertuah” judul yang dikenal di tanah air.

Secara keseluruhan buku ini sangat layak dikoleksi. Seandainya saya sudah membaca buku ini, tentunya saya akan lebih menikmati membaca Gubuk Paman Tom,  Kisah 1001 malam. Saya juga akan kian bersemangat menikmati petualangan HP.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar