Sabtu, 23 Mei 2026

2025 #6: Kisah Kehidupan Oba Yozo

Penulis: Osamu Dazai
Penerjemah: Nurafifah
ISBN: 9786340491364 
ISBN 10: 6340491367
Halaman: 150
Cetakan: Pertama-Maret 2026
Penerbit: Sigma Publishing
Harga: Rp 59.000
Rating: 3.25/5

Kehidupan manusia sepertinya dipenuhi dengan kebohongan timbal balik yang murni dan ceria-ketika orang saling menipu tetapi tidak ada yang merasa dirugikan atau bahkan menyadari bahwa mereka sedang menipu.
- No Longer Human, hal 18-

Niatnya saya  sedang berusaha mengembalikan semangat membaca kemudian menulis komentar tentang buku yang dibaca. Minimal sebulan sekali membuat catatan di blog, walau tak sebanyak dulu. Kalau sekedar membaca dan memberikan komen 2-3 kalimat di GRI tetap dilakukan,  Tak sengaja menemukan buku ini ketika mengikuti klub buku di Depok.

Kisah dibuka dengan  komentar yang diberikan seseorang tentang foto wajah seorang anak laki-laki. Kemudian ia membandingkan dengan foto ketika anak laki-laki tersebut menjadi remaja, sekitar SMA. Terakhir ketika wajah dalam foto berubah menjadi wajah seorang pria tua dengan wajah datar, kesan suram terpancar dari foto tersebut.

Tokoh dalam buku-Oba Yozo memiliki keluarga yang bahagia dan memperlakukannya dengan baik. Namun ia merasa ada yang berbeda. Ia merasa kesulitan mengungkapkan keinginan dan jati diri. Ia takut dengan relasi dan intraksi yang terjadi antar manusia.

Misalnya ketika ayahnya bertanya oleh-oleh apa yang diinginkan, ia takut ayah kecewa jika ia menolak tawaran ayan. Ia juga takut telah membuat ayah kecewa karena tanpa sadar setuju untuk meminta buku sesuai saran kakak. Padahal ia ingin dibawakan semacam topeng, dan merasa ayahnya juga sangat ingin membawakannya. Dilain sisi, ia sangat suka membuat orang-orang di sekitarnya tertawa.
https://www.goodreads.com/
book/show/25026263-decl-nio-de-um-homem

Oba juga merasa tertekan jika harus mengikuti rutinitas dalam kehidupan. Berkumpul sambil makan bersama keluarga menjadi hal yang mengganggu baginya. Ia bahkan bertanya-tanya kenapa manusia harus makan tiga kali sehari? 

Seperti wajah yang ada di foto, kehidupan Oba berubah seiring bertambahnya usia. Kondisinya bisa dikatakan semakin memburuk seiring waktu. Ia bahkan mengalihkan diri pada hal-hal yang justru mengakibatkan kondisinya memburuk.. Semakin ia berusaha menjadi seperti orang lain, semakin hilang jati dirinya, semakin ia tidak "menyerupai orang".

Buku ini terbagi menjadi tiga bagian besar, yang berkisah tentang kehidupan tokoh sejak usia belia hingga meninggal. Membuat teringat tiga foto yang dibandingkan pada awal kisah. Ada yang menyebutkan buku ini semacam autobiografi bahkan wasiat sang penulis. Hal ini dikarenakan bagian akhir kisah muncul tak lama sebelum ia memutuskan bunuh diri.  Jika benar, terbayang berapa berat kehidupan yang ia jalani. 

Pada bagian pengantar dari seorang psikolog, bagaimana kehidupan suram tokoh dikupas secara tuntas dari sisi keilmuan. Mungkin, diantara kita ada yang berusaha bersikap baik-baik saja dalam menjalani hidup, padahal sesungguhnya sedang tidak baik. Begitulah kehidupan ini. 

Semula, saya merasa memilih buku tipis untuk penyemangat menulis komen adalah pilihan yang tepat. Siapa yang mengira halaman yang sedikit justru memberikan kesan menyedihkan yang mendalam. Alih-alih selesai membaca dalam sekali duduk, buku ini baru selesai dalam 2 hari membaca..
https://www.goodreads.com/book/show/
60811026-i-nsanl-m-yitirirken

Mengingat isi buku yang berkesan suram, agak heran juga menemukan kover versi bahasa Turki yang ada di laman Goodreads. Nuansa yang teduh rasanya sangat bertolak belakang dengan apa yang tercantum dalam buku.

Kover yang mengusung gambar topeng, sebagai iustrasi bagaimana Oba bersikap dalam menjalani kehidupan, memakai topeng untuk menutupi seiapa dirinya, merupakan kover yang umum dipakai dalam beberapa negara. Demikian juga dengan wajah sang penulis kisah, misalnya dipergunakan sebagai kover untuk edisi Perancis dan Italia.

Bingung juga mau mengomentari apa tentang isi buku ini. Bagi  mereka yang mencari cerita yang tak biasa, buku ini layak dipertimbangkan. Hanya saja, jangan memaksa menyelesaikan buku ini dalam waktu singkat. Nikmati saja dengan santai,

Oh ya, buku ini sudah masuk dalam domain publik sejak 1 Januari 2019. Hal ini berlaku karena  menurut undang-undang hak cipta yang berlaku di Jepang,  masa berlaku hak cipta hingga 70 tahun setelah penulisnya meninggal-penulis meninggal pada tahun  1948.

Dari seluruh kemuraman yang disajikan, ada 1 bagian yang sedikit membuat saya tersenyum. Bagian   yang menceritakan tokoh utama berlangganan lebih dari 10 majalah anak laki-laki serta membaca berbagai buku dari Tokyo secara rahasia. Sungguh jadi merasa iri! Saat saya kecil, majalah anak-anak sangat minim jumlahnya. Ketika punya anak, pilihan makin sedikit. Sempat ada koran untuk anak-anak, sudah langganan beberapa bulan eh yang terbit hanya edisi pertama! 

Menarik.

Sumber gambar:
Goodreads

Tidak ada komentar:

Posting Komentar