Sabtu, 22 Maret 2014

Review 2014#17 : Terjemahan Dongeng2 Andersen 1949


Judul: Dongeng2 Andersen
Sanduran: Darmawidjaja
Gambar: Mochtar Apin
Halaman: 108
Penerbit: Balai Pustaka
Tahun Terbit: 1942
Harga: f 2,50

Bagaimana kau bisa sampai di sini?” tanyanya. “Bagaimana kau bisa lebih cepat dari aku?”

“Aku seorang ibu,”jawabnya.

Seorang ibu pasti ingin memberikan dan mendapatkan yang terbaik bagi anaknya. Kadang cara yang ditempuh  mungkin tidak masuk akal, tapi begitulah seorang ibu. Namun pada akhirnya yang terbaik jualah yang dipilih oleh seorang ibu untuk anaknya walau mungkin menyakitkan bagi dirinya. Bahkan kasih ibu tak layak melawan kehendakNYA.

Kurang lebih begitulah inti kisah dengan judul Kasih Seorang Ibu dalam buku ini. Kisah tentang seorang ibu yang sangat bersedih karena anaknya meninggal. Setelah tidak tidur selama tiga hari tiga malam menunggui anaknya yang sakit, tanpa bisa ditahan sang ibu terlelap sesaat. Walau hanya sesaat cukup untuk membuat sang maut membawa anaknya.

Sang ibu yang sangat menyayangi anaknya tidak mau merelakan. Ia bergegas mengejar sang maut. Berbagai rintangan ditemuinya. Dari malam yang memintanya menyanyikan semua lagu yang pernah  dia nyanyikan untuk menidurkan sang anak tanpa perduli air matanya mengalir deras. Memeluk belukar duri hingga menusuk,  bola mata yang copot dan masih banyak lagi. Akhirnya ia  sampai ke sebuah taman.

Di taman itu  tanaman bunga dan pohon tumbuh saling melilit di sana. Tanaman-tanaman itu semua nampak terawat dan disayangi. Semua tanaman memiiki nama dan di dalam mereka ada nyawa manusia yang masih hidup. Ibu yang sedih itu mendekati semua tanaman yang terkecil dan mendengarkan detak jantung mereka. Di antara jutaan tanaman di sana dia dapat mengenali detak jantung anaknya. Namun pada akhirnya ia harus merelakan sang anak karena itu yang terbaik bagi anak tersayangnya.

Secara lengkap kisah ini bisa dibaca pada http://www.resourceful-parenting.com. atau simak juga http://youtu.be/-UU_Tu6lHsUhttp://youtu.be/BtTrnrOxpwc serta  http://vimeo.com/1896422

Kisah ini unik dan layak dibaca oleh anak-anak maupun orang dewasa karena memuat tentang kasih sayang seorang ibu pada anaknya. Sayangnya jarang dimuat dalam buku kumpulan kisah Andersen yang ada di tanah air. Beberapa buku yang saya punya juga yang saya intip di toko buku umumnya hanya memuat kisah-kisah seperti Pakain Baru untuk Kaisar, Si itik Buruk Rupa, Kisah Putri Duyung dan Gadis Korek Api.

Buku ini sebenarnya merupakan sebuah buku kumpulan cerita karangan Hans Christian Andersen   yang sudah diterjemahan dalam bahasa Indonesia. Menilik tahun terbit 1949, maka tak heran jika masih menggunakan ejaan lama. Kisah yang ada di dalamnya adalah:
1. Siput dan Mawar
2. Serdadu Timah Jang Teguh Hati
3. Berjinta-Tjintaan
4. Anak Perempuan Pendjual Api-Api
5. Si Tjantik Ketjil
6. Anak Itik Buruk Rupa
7. Kisah Seorang Ibu
8. Pakaian Baru Seorang Kaisar
9. Kisah Seekor Burung Bulbul
10.Putri Dujung

Kita juga bisa menikmati kisah dengan judul  Siput dan Mawar Kisahnya agak berat jika diperuntukan bagi anak-anak. Mungkin itu juga yang membuat kisah ini jarang kita temui. Kisahnya tentang sebuah pohon mawar dan seekor siput. Keduanya tinggal di taman yang sama.

Pohon mawar selalu berpikir positif sementara sang siput selalu bersikap masa bodoh pada dunia. "Tapi, bukanlah semua kita diatas dunia ini harus memberikan apa jang terbaik dari pada jang kita punjai kepada jang lain? Menghasilkan apa-apa jang dapat kita hasilkan?-Ja, aku haja dapat memberikan bunga mawar!- Tapi engkau? Jang begitu banjak menerima, apakah jang telah kauberikan kepadanja?" 

Selanjutnya, "...Tapi kulihat bahwa sekuntum dari bungaku ditaruh orang dalam kitab njanjian sutji seorang ibu, jang satu lagi mendapat tempat diatas dada seorang gadis muda jang manis, dan jang sekuntum jang lain lagi diketjup oleh mulut anak ketjil dalam kegembiraan jang penuh bahagia. Sedap benar rasa hatiku semua oleh itu, itulah rahmat jang sebenar-benarnya. Itulah kenang-kenanganku, hiduplu!"

Pendapat siput sangat berbeda, "...Aku ludahi dia! Ia tak ada gunaja! Aku tidak mempedulikan dia...masing-masing mereka itu mempujai langganannja sendiri; aku mempunyai langgananku dalam diriku! Aku turun kedalam diriku sendiri, dan disitulah tempatku tinggal. Apa peduliku dunia ini!"

Urusan cinta ternyata tidak hanya dimiliki oleh manusia. Dalam Berjinta-Tjintaan kita menemukan tragedi percintaan sebuah  bola dan sebuah gasing. Ya namanya juga cerita apa sih yang tidak mungkin.

Gasing mengajak sang bola untuk "bersuami-istri" karena bersama-sama berada dalam laci. Bola yang terbuat dari kulit halus memandang rendah gasing meskipun gasing telah dicat merah dan emas serta diberi paku kuningan pada bagian atasnya.


Pada akhirnya bola yang sombong malah berakhir pada talang kotor. Sementara gasing berkat sikap rendah hatinya kembali dengan segala kehormatannya dalam laci. Rasa yang selama ini dimilikinya terhadap sang bola telah hilang seiring waktu, ditambah melihat kondisi bola tidaklah secantik dahulu. Kesombongannya hancur oleh cuaca dan waktu. Rasa kasih yang didasari oleh fisik tentunya tak akan bertahan lama seperti kisah ini. Untuk itu sayangi pasangan tidak hanya karena kecantikan fisik tapi juga karena kecantikan budi.

Menemukan buku ini seakan menemukan harta karun bagi saya. Buku ini berada diantara buku-buku yang sedang mengikuti seleksi untuk layak dialih menjadi digital he he he. Salah satu syarat adalah sebelum  tahun 1963 dan berbahasa Indonesia atau mengusung tema tentang tanah air.

Bagi saya buku ini layak dikoleksi eh digitalisasi sebagai pembelajaran bagaimana perkembangan alih bahasa di tanah air. Meski demikan butuh tenaga ekstra untuk menikmati buku ini mengingat ejaan yang digunakan adalah ejaan lama.

Beberapa kisah mungkin tidak cocok untuk anak-anak. Hal ini mungkin sesuai dengan pendapat Maey Kennedy seorang koresponden seni dari surat kabar The Guardian di Inggris. "Pembunuhan, mutilasi, siksaan psikologis, penganiayaan anak-anak atau child abuse... sebenarnya hal-hal inilah yang diceritakan oleh Hans Christian Andersen".Dalam artikel berjudul Dancer in The Dark, Maev Kennedy menyatakan kalau saja H.C. Andersen menuangkan idenya dengan media film dan bukan dongeng, maka film tersebut terlarang bagi anak-anak.  

Contoh nyata dalam buku ini ada pada kisah Anak Itik Buruk Rupa pada halaman 40. "Aku ingin sekali engkau ini ditangkap kutjing, tukang ribut jang buruk rupa!" Tidak hanya saudaranya yang mengejeknya. Ayam dan itik yang tinggal di dekat sana mengusiknya, bahkan anak perempuan yang memberi makan binatang menyepaknya jauh-jauh. Atau bagaimana Si Tjantik Kecil dihina oleh kumbang-kumbang karena hanya memiliki dua kaki dan wajahnya mirip manusia. Pada saat ini, perlakuan seperti ini bisa disebut penindasan atau Bullying, penggunaan kekerasan atau paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi dalam wujud pelecehan secara terus-menerus.

Hans  Christian Andersen  lahir pada 2 April 1805 di Odense, Denmark.  Sang ibu yang sering menceritakan tentang kisah Seribu Satu Malam  merupakan sosok yang membuatnya mengenal dan mencintai dogeng. Meskipun dikenal sebagai penulis dongeng ia juga menciptakan banyak novel, puisi dan naskah drama. Dogengnya sudah diterjemahkan lebih dari 125 bahasa dan telah diadaptasi dalam berbagai bentuk

Meninggal di Kopenhagen, Denmark pada 04 Agustus 1875. Sebagai bentuk penghormatan dibangun  Museum Hans Christian Andersen  di Odense, kota kelahirannya. Di museum ini dipamerkan 175 cerita, 14 novel, 50 naskah drama, dan 800 puisi   Hari kelahiran Andersen pada 2 April dijadikan Hari Buku Anak Internasional untuk menghormati kontribusinya terhadap genre buku anak.

Dongengnya antara lain:
  • The Angel (1843)
  • The Bell (1845)
  • The Emperor's New Clothes (1837)
  • The Galoshes of Fortune (1838)
  • The Fir Tree (1844)
  • The Happy Family (1847)
  • The Ice-Maiden (1861)
  • It's Quite True! (1852)
  • The Little Match Girl (1848)
  • The Little Mermaid (1836)
  • Little Tuck (1847)
  • The Nightingale (1843)
  • The Old House (1847)
  • Sandman (1841)
  • The Princess and the Pea (1835; also known as The Real Princess)
  • Several Things (1837)
  • The Red Shoes (1845)
  • The Shadow (1847)
  • The Shepherdess and the Chimney Sweep (1845)
  • The Snow Queen (1844)
  • The Steadfast Tin Soldier (1838)
  • The Story of a Mother (1847)
  • The Swineherd (1841)
  • Thumbelina (1835)
  • The Tinderbox (1835)
  • The Ugly Duckling (1844)
  • The Wild Swans (1838)
Terlepas dari urusan pro dan kontra, tidak bisa  kita pungkuri dongeng merupakan jembatan antara orang tua dan anak. Pesan moral serta nasehat bisa disampaikan melalui dogeng. Sementara bagi anak-anak dongeng merupakan hiburan selain mengembangkan imajinasi. Kegiatan mendongeng membuat keakraban antara anak dan orang tua.

Sumber gambar:
http://sonhosdeletras.com.br/

18 komentar:

  1. Toko Buku Online Terlengkap & Terpercaya GarisBuku.com

    BalasHapus
  2. This is a really good site post, im delighted I came across it. Ill be back down the track to check out other posts that..

    BalasHapus
  3. Thank you for another fantastic post
    poker indonesia

    BalasHapus
  4. Thank you for another fantastic post
    casino | casino online

    BalasHapus
  5. and entertaining, and let me tell you, you've hit the nail on the head. Your blog is agen bola online | domino qiu qiu

    BalasHapus
  6. Thank you for another fantastic posting. Where else could anyone get that kind of information in such a perfect way of writing? I have a speech next week, and I was looking for more info ;)

    poker88 || dewapoker

    BalasHapus
  7. its impressive article regarding cultureand entirely explained, keep it up all the time. pokerace 99 | pokerclub 88 | afa poker | raja qq

    BalasHapus
  8. The you have is very useful. The sites you have referred was good. Thanks for sharing...
    bet365 | lapak303 | asikqq

    BalasHapus
  9. Teruslah berbagi ide sampai masa mendatang .pada dasarnya apa yang saya cari sudah saya disini

    BalasHapus
  10. blog yang bagus dan informatif, yang berisi semua informasi dan juga memiliki dampak yang positif

    BalasHapus
  11. saya harus mengatakan bahwa secara keseluruhan saya benar-benar terkesan dengan blog ini.

    BalasHapus
  12. Blog Anda sangat penting bagi semua orang, teruslah berbagi.

    togel sgp

    BalasHapus
  13. Sangat jarang saya menemukan sebuah blog yang informatif dan menghibur seperti ini.
    arena bola

    BalasHapus
  14. This is a great test blog! I personally love it and find that it!
    Tante sange montok ngentot sama pengintip

    BalasHapus