Jumat, 23 Maret 2018

2018#6: Mari Berenang Sepuasnya di Samudra Biru


Judul buku: Blue Ocean Shift, Pergeseran Samudra Biru Melampaui Persaingan
Penulis: W. Chan Kim & Renee Mauborgne
ISBN: 9786020378640
Alih bahasa: Zia Anshor
Halaman:324
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Harga: Rp 108.000
Rating: 4/5


Aturan pertama penelitian: Alami apa yang dialami pembeli

Perkenalan pertama saya pada buku Blue Ocean Strategy, diawali oleh sebuah hal konyol, kover warna biru serta kata ocean yang menggugah rasa ingin tahu saya. Namun membaca buku seperti itu belum menjadi skala priotas saya (waktu itu lho) sehingga sering kali saya  hanya memegang, mengelus kover dan membaca cepat beberapa halaman ketika berada di toko buku,

Hingga saat menempuh pendidikan S-2, seorang dosen memberikan tugas saya membaca dan membuat semacam penerapan teori yang ada buku ini. Ajaib! Saya menyukainya, padahal banyak yang mengatakan buku tersebut susah dipahami. Benar-benar saya dibuat terpakau dengan ide yang ditawarkan dalam buku tersebut.

Seiring waktu, muncul sebuah buku baru yang bisa dikatakan sebagai pengembangan buku tersebut. Blue Ocean Shift, Pergeseran Samudra Biru Melampaui Persaingan, merupakan sebuah buku yang berisi tentang  bagaimana menempatkan manusia serta semangatnya dalam wadah yang sama dengan proses teruji serta peralatan penciptaan pasar untuk menggerakan organisasi dan perangkatnya ke samudra biru, dengan cara yang membuat seseorang memiliki serta mendorong proses menuju keberhasilan.

Buku ini memberikan jawaban bagaimana membawa perusahaan bergerak melampaui  arena pesaingan yang sudah terlalu padat ke tingkat kepercayaan baru, menciptakan sebuah pasar baru dan tentunya mengawasi pertumbuhan baru. Agar mampu berjalan baik, tentunya proses harus mampu mengatasi keraguan dan membangun kepercayaan diri, serta membebaskan kreativitas  dengan langkah yang tepat dan terbukti ampuh.

Pembaca akan menemukan banyak hal dalam buku ini, seperti: kunci kesuksesan pergeseran samudra biru; bagaimana cara berpikir para ahli strategi samudra biru; kenapa unsur kemanusiaan dalam pergeseran samudra biru; bagaimana membangun unsur kemanusiaan tersebut; langkah-langkah dalam  proses pergeseran; kenapa sebaiknya tidak berfokus pada persaingan, tapi malah melakukan pergeseran, dan masih banyak hal lain yang menarik untuk dibaca.
Pergeseran samudra biru-Blue Ocean Shift  merupakan sebuah proses perpindahan organisasi/perusahaan dari pasar yang penuh dengan persaingan ketat, dikenal dengan istilah samudra merah penuh hiu, ke samudra biru yang merupakan pasar baru tanpa persaingan.
Agar pergeseran samudra biru bisa berhasil dengan sukses, terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dengan seksama. Pertama pakailah sudut pandang dari sisi samudra biru agar Anda dapat memperluas cakrawala serta mengubah pemahaman mengenai makna di mana  terdapat peluang.

Kedua, miliki alat praktis untuk menciptakan pasar dengan mempergunakan pedoman yang tepat. Selanjutnya pedoman tersebut dijadikan sebagai alat untuk menerjemahkan sudut pandang samudra biru menjadi sebuah penawaran baru yang meyakinkan secara komersil guna membuat pasar baru.

Terakhir mempunyai proses manusiawi kemanusiaan/humanness dalam proses yang menginspirasi serta membangun kepercayaan diri untuk memiliki serta mendorong proses terlaksana dengan efektif. Kemanusiaan dibangun melalui atomisasi, penemuan langsung, serta proses adil/fair process.  Pergeseran samudra biru adalah sebuah proses yang manusiawi, tidak menyangkal namun justru merengkuh unsur kemanusiaan

Terdapat tiga komponen utama pergeseran samudra biru yaitu: sudut pandang samudra biru; kemanusiaan dalam proses; serta alat penciptaan pasar dengan pedoman penggunaan. Sementara kemanusiaan dalam proses pergerakan samudra biru  meliputi atomisasi, pemenuan langsung, serta proses adil
Ada tiga strategi dasar strategi penciptaan pasar guna pergeseran samudra biru adalah:
1. Menawarkan pemecahan baru bagi masalah yang sudah ada
2. Mencoba mendefinisikan kembali sebuah masalah yang sudah ada lalu menawarkan pemecahannya
3. Mengidentifikasi serta memecahkan sebuah masalah baru, atau meraih sebuah kesempatan baru.

Secara singkat, terdapat lima langkah proses pergeseran samudra biru:
1. Mulai
2. Pahami di mana posisi Anda sekarang
3. Bayangkan di mana Anda bisa berada
4. Carilah tahu bagaimana cara untuk bisa menuju ke  
tempat yang Anda bayangkan tadi
5.  Mulai lakukan pergerakan

Setiap  langkah besar dalam perusahaan tentu dimulai dengan sebuah langkah awal.  Pertanyaannya dari mana kita memulai? Yaitu dengan mencari tahu penawaran bisnis terhadap jasa atau produk yang akan kita produksi. 

Pahami apakah  bisnis tersebut ikut-ikutan alias mengekor serta hanya menawarkan hal yang sama seperti pihak lain, mana yang lebih baik (atau sedikit baik) dari pesaing dan menawarkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan yang lain, serta mana yang benar-benar inovasi.

Memang uraian dalam buku ini cukup banyak, tapi jangan khawatir hal tersebut bertujuan untuk memberikan penjelasan lebih dalam mengenai pergeseran samudra biru. Salah satu kelebihan buku ini adalah banyak tabel serta diagram yang memudahkan pembaca untuk bisa memahami uraian yang ada. 

Aneka contoh penerapan oleh perusahaan juga membuat buku ini makin menarik. Sayangnya, tidak ada contoh perusahaan atau organisasi dalam tanah air. Mungkin yang agak mirip adalah pengalaman dari negara tetangga. Meski demikian, dengan perbedaan kebijakan pemerintah dan kondisi masyarakat setempat, tentunya contoh tersebut tidak bisa dijadikan acuan secara resmi.

Andai ada contoh dari negara kita, tentukan akan membuat pembaca lebih mendapat gambaran mengenai pentingnya pergeseran samudra biru bagi sebuah perusahaan dan dampaknya bagi perekonomian negara secara tak luas.

Bagi siapa saja yang ingin mendapat pengetahuan tambahan mengenai perihal manajemen, buku ini sangat layak dibaca. Terutama sangat cocok dibaca oleh para eksekutif muda, kepala pemerintahan, pemimpin perusahaan, serta mahasiswa yang tertarik mendalami bidang manajemen strategik.

Duet  W. Chan Kim & Renee Mauborgne  merupakan menulis buku manajemen yang dianggap paling fenomenal, Blue Ocean Strategy.  Keduanya merupakan professor strategi di INSEAD dan co-director   INSEAD Blue Ocean Strategy.  Keduanya masuk dalam daftar  tiga besar guru manajemen top dunia dalam daftar Thinker50.

Sumber gambar:
Buku Blue Ocean Shift, Pergeseran Samudra Biru Melampaui Persaingan






































2 komentar:

  1. Memahami apa yang dibahas buku ini memang harus membaca bukunya langsung. Saya masih belum paham maksud isi bukunyan

    BalasHapus
  2. Intinya pengembangan dari Blue Ocean Strategy dengan memasukkan unsur kemanusiaan

    BalasHapus