Minggu, 13 Januari 2013

Bunga Rampai Asmaraku dan Dirinya


Cintaku
Belahan jiwaku

Tak terasa nyaris ZZZ tahun kita bersama
Segala hal telah kita lalui bersama
Segala proses penyelarasan jiwa selalu menyenangkan
Bahkan riak-riak kecil pun membawa kesan  mendalam

AKu tak ingin kisah cinta kita bagainya kisah Shun Mei dan Li Chun Yang
Demi tujuan mulia membela harga diri sang istri Li Chun Yang justru dihukum pancung.
Aku tak ingin bertingkah seperti Shun Mei
Kehilangan akal sehat gara-gara cinta
Hal yang justru menyiksa jiwa Li Chun Yang 

Tak perduli berapa lama waktu yang terbuang
Demi mewujudkan impian kita, waktu seakan tak berarti
Tengok  Li Xiaoyue dan  wei Zhenyi
Bersabar demi penyatuan cinta suci selamanya

Kuingin kisah cinta kita abadi seperti kisah Jembatan Murai
Betapa mulianya kisah cinta Zhi Nu dan Niu Lang
Bahkan  sepasang Burung Murai pun rela mengorbankan dirinya
Tak pernah selesai ucapan terima kasihku bagi  sahabat
Mereka yang selalu membantu perjalanan cinta kita

Namun seberapa besar kasihmu padaku
Janganlah bersikap seperti  Fangying terhadap Xiaojing
Katakan semua apa adanya
Aku bukanlah pualam rapuh  yang harus dijaga
Karena aku adalah bayanganmu

Langit saat ini cerah belahan jiwaku
Tataplah bintang-bintang yang bertebaran ,ada wajahku di sana
Ingatlah kisah Gembala Sapi dan Gadis Penenun
Senandungkanlah nada deringku

Wo ai ni you ji fen
Wo de qing bu yi wo de ai bu bian
Yue liang dai biao wo de xin

Qing qing de yi ge wen
Yi jing da dong wo de xin
Shen shen de yi duan qing
Jiao wo si nian dao ru jin

Ni wen wo ai ni you duo shen
Wo ai ni you ji fen

Ni qu xiang yi xiang ni qu kan yi kan
Yue liang dai biao wo de xin


---------------


Judul: Qixi,  Bunga Rampai Asmara
Penulis:  Andry Chang, Catz Lini, Yin, majnun Jiddan, Panda Rolling, Penny Wuryantari, Renee Keefe, 
June Tan
Disain Sampul: Andri Chang
ISBN: 978-602-18983-0-7
Halaman: 167
Penerbit: CV Gloria Group
 
Buku ini merupakan Kumpulan Kisah dari  tujuh penulis muda yang tergabung dalam Cercil de Jia (CDJ) komunitas FB penulis-penulis yang memiliki ketertarikan dan mengambil nilai-nilai budaya China sebagai inspirasi. Plus satu cerpen bonus.Benang merah kisah mereka adalah Perayaan malam Ketujuh di bulan ketujuh penanggalan China. Secara tradisional  pada tahun 2012 jatuh pada tanggal 23 Agustus


Dari para penulis yang saya kenal hanya Andry Chang. Cerpennya berjudul Legenda Li CHun Yang. Sekedar saran pada judul tertulis  Legenda Li Chun Yang tapi dalam kisah selalu ditulis Li Junyang. Perihal ramuan ajaibnya lebih dieksplore. Misalnya disebutkan  ada unsur rumputan XZT  yang hanya bisa ditemukan dimana dan hanya tumbuh selama sekian hari selama sekian tahun sekali. Sehingga point  sang anak lelaki yang pergi mengumpulkan ramuan menjadi lebih berkesan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar