Selasa, 25 Januari 2022

2022 #5: Seputar Lelembut di Tanah Air

Judul asli: Bausastra Lelembut
Editor in chief:Azizah Assattari
ISBN: 9786230009136
Halaman: Cetakan: Pertama-2019
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Harga: Rp 90.000
Rating: 3

Suatu saat, Cintaku mengeluarkan ide cemerlang (menurutnya).  "Say, bikin semacam ensiklopedia yuk, tapi isinya tentang makhluk gaib gitu. Dirimu kan bisa tahu. Perlu tuh buat referensi penulis. Bagus lagi kalau bisa ada gambarnya. Temanku ada yg jago gambar, nanti kalian bisa kolaborasi," katanya dengan semangat.

Ucapan panjang lebar itu, segera dijawab dengan tak kalah bersemangat. "Maksudnya apa! Disuruh komunikasi gitu? Ngajak berantem aja! Cari ide yang lebih masuk akal kenapa sih. Ngak nyaman tahu berada dekat apa lagi melihat mereka", jawabku dengan emosi jiwa. 

Dan Cntaku hanya tertawa sambil menyampaikan maaf yang sangat jelas tidak tulus. Sekedar iseng  katanya. Iseng kok begitu! 

Tapi, memang sebenarnya kebutuhan akan ensiklopedia yang memuat tentang makhluk gaib yang ada di tanah air belum terakomodir. 

Selama ini, orang hanya terbiasa mendengar tentang  beberapa saja. Apalagi mereka yang sudah naik tingkat menjadi artis film he he he. Padahal masih banyak yang tak kita kenal.

Suatu ketika, salah satu sahabat buku bercerita, ia mendapat tamu di perpustakaan pribadinya yang mencari referensi tentang makhluk gaib.  Selain Tante Kunti, Om Poncong dan Dek Tuyul, sepertinya tak banyak informasi terkait makhluk gaib di tanah air. Pertanyaan selanjutnya yang sangat menggelitik adalah, kenapa sebagian besar makhluk gaib diasumsikan bergender wanita.

Ternyata ada lho buku yang membahas tentang hal itu. Saya jadi ingin membuktikan, memang ada berapa makhluk gaib yang diasumsikan bergender wanita? Apalah memang banyak? Sayangnya buku tentang  infomasi aneka makhluk gaib memang masih jarang

Menemukan buku ini, seakan menemukan jawaban pertanyaan saya, plus menjawab ide gila Cintaku. Disebutkan juga isinya dibuat berwarna sehingga ilustrasi yang ada tentunya akan lebih menarik.

Sesungguhnya, alih-alih tertarik, saya agak takut membuka halaman pertama. Bagaimana kalau ilustrasi berwarna yang ditawarkan malah menyeramkan. Meski pada kover, ilustrasinya menggemaskan.

Dengan nekat, mulai membuka halaman pertama. 
Bukannya merasa seram, saya justru tertawa lebar melihat  ilustrasi makhluk gaib dalam buku ini. 

Ilustrasi yang ada menampilkan makhluk gaib dalam wujud yang lucu dan menggemaskan. jadi pingin ketemu, eh.... enggak! nanti muncul dengan wujud asli.

Iseng, saya mengintip siapa nama tukang gambarnya. Ah! Ada nama yang sangat saya kenal, Azizah yang memang selama ini karyanya selalu memukau. Jadi ingat ketika masih membantu mengembangkan Vandaria Saga, ia menjadi salah  satu ilustrator andalan.

Suatu siasat yang jitu! Mungkin tujuannya agar para pembaca tidak merasa takut untuk membacanya. Kenapa buku ini perlu dibaca? Jawabannya sederhana saja. Pertama, dengan mengetahui aneka makhluk gaib, kita bisa lebih mawas diri. Sebagai makhluk yang paling tinggi derajatnya, tentu tak baik jika kita jumawa,  dengan mengetahui siapa mereka, kita bisa tahu cara menghadapinya.

Selanjutnya,  bagaimana juga, makhluk gaib tersebut merupakan bagian  dari kearifan lokal kita, maka perlu diketahui.  Mereka bahkan berada di sekitar kita dan menjadi bagian hidup, misalnya  Aden-aden (diuraikan pada halaman 9).

Membaca Kata Pengantar, baru saya tahu kenapa ilustrasi yang dipergunakan menggemaskan sekali. Ternyata ini bersumber dari pengembangan permainan secara daring yang diberi nama Ghost Parade Game. Jelas tidak pas  menampilkan sosok menyeramkan ^_^.

Dikutip dari laman resmi Ghost Parade Game, permainan tersebut berkisah tentang seorang gadis kecil bernama Suri yang berteman dengan Ghost Inside Svaka Forest. Hantu itu membutuhkan bantuannya untuk menyelamatkan rumah mereka, hutan, dari tangan pihak-pihak yang memiliki niat jahat.

Lengkapnya bisa dilihat di https://ghost-parade.com/ serta 
https://lentera-nusantara.com/.

Kembali dalam urusan buku, seperti yang sudah disebutkan di atas, beberapa makhluk gaib digambarkan tidak memiliki aura negatif, alias bukan makhluk jahat.  Walau ada juga yang jahat.  namun demikian, keberadaannya patut diketahui.

Buku ini memuat  lumayan banyak informasi perihal aneka makhluk gaib yang ada di tanah air. Pada tiap halaman, memuat informasi perihal tempat hidup; asal, arti  dari nama makhluk tersebut, serta uraian mengenainya

Botol Manci sebagai contoh. Pada halaman 40, terdapat satu halaman penuh ilustrasi imut tentang makhluk tersebut. Lalu pada halaman 41 terdapat informasi tempat hidupnya, di bawah pohon bambu.  Makhluk ini berasal dari Maluku. Sedang arti namanya meracu pada botol yang dibawanya.

Selanjutnya diuraian perihal makhluk ini. Berukuran kecil serupa manusia, memakai topi dan membawa lentera terbuat dari botol, biasanya muncul di bawah pohon bambu hias dengan kunang-kunang dalam botol sebagai sumber cahaya. Makhluk ini bisa dipancing dengan cara membakar lidi dan memaikannya seolah-olah kunang-kunang yang terbaik.

Botol Manci memiliki kekuatan supranatural untuk melumpulkan bahkan  menguasai manusia dan hewan. Meski demikian, ia  memilih melindungi diri dengan menggelitik musuhnya hingga tertawa lalu lupa segalanya. 

Unik bukan?
Terbayangkan bagaimana serunya jika bermain game lalu mendapatkan bantuan dari Botol Manci! Bisa menggelitik lawan sampai menyerah kalah wkwkwk.

Kekungan buku ini, bagi saya,  adakah karena tidak menemukan Daftar Isi sehingga tidak  bisa mengetahui dengan cepat ada  makhluk apa saja dalam buku ini. Jika ada, saya langsung membeirkan bintang 5. Tapi begitulah, kesempurnaan memang butuh waktu. Siapa tahu edisi cetak ulang ada Daftar Isi.

Hem... kenapa buku ini masuk dalam jajaran diskon 50% ya? Apa karena terbit tahun 2019 yang lalu? Tapi isi, baik ilustrasi maupun uraian benar-benar menawan. Rezeki saya pemburu diskon he he he.

Sumber gambar:
Buku Bausastra Lelembut


Tidak ada komentar:

Posting Komentar