Jumat, 24 Agustus 2012

Sekar, Mutiara yang Terpendam

Cintaku, belahan jiwaku

Tak terasa sudah seminggu kita berpisah. Sungguh hati ini kian miris melihat kondisimu yang terekam dalam foto. Betapa kurusnya dirimu cintaku. Wajahmu terlihat lelah. Walau kau berusaha terseyum tapi guratan di wajahmu bercerita lebih banyak dari yang kau katakan.

  Sabar cintaku, perpisahan ini  hanya sementara. Jika semuanya sesuai rencana kita dan Ridho-NYA maka hasil yang kita petik akan sangat indah. Kondisiku di sini juga tak lebih baik darimu. Setiap aku  memandang yang terlihat hanyalah wajahmu. Hanya hadiah kecil yang kau berikan sebelum pergi membuatku kuat.

 Cintaku
Seperti yang kau tahu, salah satu caraku menghilangkan kesedihan adalah mengunjungi toko buku. Kebiasaan yang sering kau cela. Apa masih kurang buntelan yang hadir katamu. Beberapa penerbit memang sudah berbaik hati mengirimi aku buku, namun tetap aku menemukan sensasi yang  berbeda setiap kali menyambangi toko buku. Apa lagi toko buku di kota ini.

 Saat memandang buku-buku yang baru datang, mendadak mataku menemukan sebuah judul buku yang sudah lama aku cari. Sejak sekolah menengah atas tepatnya, lama sekali yah. Dulu aku pernah membaca buku sejenis, hanya saja buku itu hilang entah kemana. Bagaikan menemukan durian runtuh rasanya. Lebih dari 10 tahun  untuk  bisa membaca kisah ini lagi.


  Buku itu berjudul Sekar, 
 Penulis: Maria A. Sardjono
 Editor: Eka Pudjawati
 ISBN : 978-979-22-8717-2
 Halaman: 320 
 Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
 Harga : Rp. 43.000

Kisahnya sungguh unik. Seorang gadis yang berusaha keras membuktikan eksistensinya sebagai seorang manusia yang utuh. Sekar memang hanya anak seorang pembantu rumah tangga dari sebuah keluarga priyayi . Sejak Sekar kecil, keluarga Suryokusumo sudah menanggapnya sebagai bagian dari keluarga mereka. Sekar kecil terbiasa hidup dengan memandang Joko anak laki-laki keluarga itu sebagai sosok yang harus dikagumi.

  Joko sendiri terlanjur menganggang Sekar adalah bagian dari keluarga. Hanya ia yang boleh "menakali" Sekar. Jika ia mendapat sesuatu pasti akan dibaginya bersama Sekar. Namun, suatu selisih paham kecil diantara mereka memicu Sekar menjadi orang yang pantang mundur serta memiliki semangat juang tinggi. Hal itu juga yang membuat Sekar berusaha keras menempa dirinya menjadi sosok yang mandiri, cerdas namun tetap sederhana dan penyayang.

  Walau keluarga tersebut cukup demokrat,  Sekar dan yang lainnya cukup tahu diri. Ia sangat menyadari ada jurang perbedaan yang cukup besar diantara mereka. Itu sebabnya ia meredam cintanya pada Joko. Sementara itu Joko sendiri sebenarnya diharapkan menjalin hubungan dengan Dewi, seorang gadis manis yang menurut bibit, bobot dan bebet sangat cocok untuk dipersandingkan dengannya.

Joko berada diantara dua pilihan, tetap menjaga hubungan dengan Dewi demi mewujudkan harapan keluarga atau mengikuti kata hatinya memilih Sekar, sosok yang mampu membuatnya lupa diri.  Dewi memang memiliki darah biru yang kental, wajahnya juga cantik dengan gayanya yang kenes. Tapi Dewi sering bersikap kekanak-kanakan. Ia bahkan tak mau mengenal dunia Joko, lelaki yang ingin dijadikannya sebagai suami.

  Buku ini tidak saja mengisahkan mengenai betapa agungkan cinta kasih dua anak manusia dengan latar belakang budaya feodal Jawa. Tapi juga memberikan banyak wejangan dan pengetahuan mengenai budaya Jawa tanpa berkesan menggurui.  Sang Penulis, Maria A. Sardjono mampu membuat wejangan nilai-nilai luhur budaya Jawa mudah dicerna dan cocok diterapkan disaat sekarang.

  Simak saja pengetahuan tentang bagaimana seharusnya wanita bersikap dalam budaya Jawa. Ada istilah 3 M yaitu Macak, Manak dan Masak. Seorang wanita harus pandai  menghias diri agar enak dipandang suami, bisa menyenangkan suami di tempat tidur dan memberikan keturunan serta pandai memasak.

 Mbok Kromo, walau hanya sebagai pengasuh Joko namun karena sudah berpuluh tahun mengabdi tanpa disadari juga memahami bagaimana tatacara kehidupan seorang priyayi. Sikap dan pikirannya mungkin bisa lebih priyayi dan pada priyayi yang arogan. Sikap ini terbukti dari ucapannya saat menasehati Sekar. "Sikap priyayi yang lebih menyangkut dunia batin seseorang kan bisa terlihat sesudah kita bicara selama lima menit saja denganya."

 Sosok Sekar yang digambarkan sempurna secara fisik juga dikisahkan memiliki kepribadian yang menawan. Dari rasa hormat yang ditunjukan pada Keluarga Suryokusumo, kasih sayang bagi para muridnya hingga pengabdian yang dilakukannya atas nama cinta bagi Joko. Sekar begitu mencintai Joko, namun rasa hormatnya kepada keluarga itu membuatnya bersedia melakukan apapun  bahkan mengorbankan kebahagiannya dengan Joko. "Cinta bagi saya adalah sesuatu yang tidak bisa dinilai oleh apa pun   kecuali oleh cinta itu sendiri. Tidak boleh ada pamrih di dalamnya. Tidak boleh hati ini merasa direndahkan, disepelakan, atau semacam itu."

Sesuai petunjuk, ada beberapa bagian dari buku ini yang mengalami revisi. Terutama sekali karena buku ini diterbitkan ulang oleh penerbit yang berbeda. Misalnya pada halaman 240, disebutkan Sekar mendapatkan hadiah HP untuk memudahklan komunikasi dengan  Joko. Keberadaan HP baru sekitar tahun 1984.Juga tentang laptop di halaman  295 Lalu halaman 61 disebutkan Mbok Kromo berjualan pecel dan lainnya. Semoga saya yang salah, tapi seingat saya di buku yang lain jualannya adalah gorengan ketela pohon dan sejenisnya. Di halaman 319, pada buku yang lain disebutkan Joko akan menemui Mbok Kromo sementara dalam buku ini tidak ada.

Bagian mengenai pembuktian cinta Sekar sedikit mengusik hatiku. Bagaimana jika ada pembaca ABG yang menganggapnya sebagai sesuatu yang layak ditiru? Bisa kacau! Memang kisah itu bisa dianggap sebagai bumbu penyedap kisah tapi perlu dipikirkan juga efeknya bagi pembaca.Di belakang memang ada kode novel dewasa sekedar usul sebaiknya diletakan di kover depan.

Cintaku,
Buku ini juga menyebutkan bahwa cinta sejati tidak harus dipatrikan di dalam sebuah perkawinan. Seorang pria bisa saja menemukan calon istri yang ideal, tapi belum tentu ia adalah kekasih hatinya.  Walau aku sudah memasrahkan diriku, seperti juga Sekar ,hendak kemana kisah cinta ini dibawa. Bahkan sampai posisi terendah pun, Aku sudah mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk. Namun aku tetap berharap cinta kita bisa dipatrikan dalam sebuah ikatan suci, aku bukan saja menjadi calon istri yang ideal tapi kekasih bagi hatimu.

Mendadak aku jadi ingat coretanmu beberapa waktu yang lalu,   "Cinta adalah ANUGERAH TERINDAH untuk semua makhluk yang sudah di GARISKAN oleh TUHAN sebagai SESEMBAHAN Manusia, dan ketika cinta terhalang oleh apapun, yang menjadi penyebab cinta itu bergeser dari KODRAT yang ada, Saat cinta itu TULUS dia tidak kan memandang, perbedaan baik status sosial dan apapun pangkatnya, hingga ketika disadari CINTA hanya untuk dapat di Hayati, Jalani dan diterima dengan IKHLAS dan menjadi SEBUAH DINAMIKA yang saling BERIMBANG" Kita memang bukan Joko dan Sekar,  namun kita juga memiliki perbedaan yang harus  kita satukan. Kondisi kita justru lebih  rumit dari mereka. Tapi, tak ada yang tak mungkin jika kita menginginkan sesuatu dengan sepenuh hati. 

Aku sudah tahu apa keinginanku
Kuharap cintaku juga tahu apa yang diinginkan

Pagi sudah menjelang cintaku
Semoga kisahku ini bisa menghiburmu
Serta menjadi kekuatan bagi perjuangan cinta kita

Love u selalu






Rabu, 15 Agustus 2012

Dollhouse, Kisah 3 Gadis Kardashian


Pengarang: Kourtney, Kim, Khloe Kardhasian
Penerjemah: Inosensus Rotorua
ISBN 978-602-759-611-5
Halaman: 327
Penerbit: Esensi

Tiga gadis nan rupawan Kass, Kamilie, Kyle Romero semula  menikmati kehidupan yang menawan sebelum sang ayah David Alexander Romero, produser film terkenal meninggal akibat kecelakaan kapal. Ternyata semua hartanya telah diivestasikan pada tempat yang salah. Keluarga Romero  mengalami kebangkrutan! Semua orang yang semula sangat ingin berada di dekat mereka mendadak menghilang ditelan bumi. Sang ibu Kat, menggunakan asuransi kematian sang ayah untuk membeli sebuah restoran yang sudah tak beroperasi lagi di Hollywood Barat dan mengubahnya menjadi Cafe Romero. Secara ajaib, berkat tangan dingin Kat Cafe Romero menjadi sukses.

Sang ibu yang namanya juga berawalan huruf K, Kat menikah lagi dengan salah satu sahabat keluarga. Sang suami baru membawa beberapa anak. Namun kehidupan keluarga mereka tetaplah berjalan normal. Kehadiran saudara tiri membawa warna tersendiri bagi kehidupan ketiga kakak beradik tersebut.

Banyak hal yang terjadi dalam kehidupan ketiga gadis cantik dan seksi itu. Pada novel ini diceritakan, drama harian sudah menjadi makanan harian keluarga ini, namun, drama memuncak ketika dua dari ketiga kakak-beradik perempuan ini terlibat drama yang menyangkut seks dan kehamilan. Dengan cara mereka, keluarga ini harus keluar dari masalah membelit yang berisiko perpecahan keluarga.

Dituturkan dengan bahasa yang cenderung ringan dan istilah-istilah harian, bacaan ini cukup ringan, selain fisik novelnya yang juga kecil dan ringan untuk dijadikan teman menghabiskan waktu senggang.Idenya cukup menawan, hanya saja bagi saya gaya penulisannya terlalu hiperbola. Kisahnya terlalu soap opera.

Soap Opera merupakan sebuah drama yang disiarkan di radio dengan menyanding Procter & Gamble, Colgate-Palmolive dan Lever Brothers, sebagai sponsor dan produser.  Rangkaian radio awal disiarkan di hari kerja siang hari slot, biasanya lima hari seminggu, ketika sebagian besar pendengar akan menjadi ibu rumah tangga.
 
Kover buku yang mengambil tema loreng bisa dianggap sebagai salah satu cara untuk menjukan kehidupan para tokoh yang glamor. Pose ketiga sosok gadis yang bisa kita anggap sebagai ketiga gadis menunjukkan bagaimana gemerlapnya kehidupan mereka walau sudah terpuruk.

Nadia Mulya, presenter dan penyuka program televisi keluarga Kardashian saat peluncuran novel ini beberapa waktu lalu mengatakan, "Meski penuh drama, namun, dari kehidupan keluarga Kardashian, termasuk yang di novel ini menunjukkan, keluarga harus utama, penuh dengan kasih dan saling mendukung."

Menurut beberapa sahabat saya, kisah dalam buku ini merupakan adaptasi dari realiti show tentang Kardhasian bersaudara.  Kourtney, Kimberly, Khloé, dan Robert, Jr adalah anak dari Robert Kardashian dan Kris Jenner. Pada tahun 2003 Robert Kardashian meninggal diusia 59 tahun, sebelumnya di tahun 1990 pasangan Robert dan Kris bercerai. Kris menikah lagi dan memperoleh dua orang anak.Kisah nyata keluarga ini diadopsi menjadi  reality show mulai Oktober 2007 dengan judul Keeping Up With Kadashians

Bagi mereka pengemar kisah Chicklit, buku ini layak dibaca. Secara pribadi saya menghormati kehidupan orang lain, hanya saja jadi ragu apakah buku ini layak dibaca oleh kalangan remaja mengingat perbedaan budaya yang cukup mencolok. Misalnya kasus dimana ada hubungan intim antara salah satu tokoh saat ia mabuk dengan pacar saudaranya. Tak lama setelah berhubungan intim dengan sang adik, ganti menggauli saudaranya yang memang pacarnya.
 
Sisi baik yang mengisahkan bagaimana keluarga harus saling mendukung dalam kondisi apapun harusnya lebih ditonjolkan. Sebuah nilai luhur yang harus diteruskan. Kisah akhir dalam buku ini memang berakhir bahagia layaknya kisah ala sinetron. Tapi sekali lagi, yang harus disimak adalah bagaimana proses menuju kesananya.

Terlepas dari pro dan kontra, penerbit Esensi menangkap  peluang yang cukup bagus. Konon kisah dalam buku ini berbeda dengan reality shownya, hal ini membuat kian menggoda untuk disimak.

Minggu, 05 Agustus 2012

Kamu HARUS Gila Untuk Menguasai Dunia


Judul: Evil Plans: Cara Gila Menguasai Dunia
Penulis: Hugh MacLeod
Penerjemah :Ratri  Prakoso
Editor: Mimi Jamilah
ISBN: 9789790245693
Halaman : 215
Penerbit : Serambi
Harga : Rp 34.900

The Hun­ger to do something creative.
The Hun­ger to do something amazing.
The Hun­ger to change the world.
The Hun­ger to make a difference.
The Hun­ger to enjoy one’s work.
The Hun­ger to be able to look back and say, Yeah, cool, I did that.
The Hun­ger to make the most of this utterly brief blip of time Crea­tion has given us.
The Hun­ger to dream the good dreams.
The Hun­ger to have ama­zing peo­ple in our lives.
The Hun­ger to have the synap­ses con­ti­nually fired up on overdrive.
The Hun­ger to expe­rience beauty.
The Hun­ger to tell the truth.
The Hun­ger to be part of something big­ger than yourself.
The Hun­ger to have good sto­ries to tell.
The Hun­ger to stay the course, des­pite of the odds.
The Hun­ger to feel passion.
The Hun­ger to know and express Love.
The Hun­ger to know and express Joy.
The Hun­ger to chan­nel The Divine.
The Hun­ger to actually feel alive.
The Hun­ger will give you everything. And it will take from you, everything. It will cost you your life, and there’s not a damn thing you can do about it.
But kno­wing this, of course, is what ulti­ma­tely sets you free.

(terjemahan ada di halaman 11)

Tak perlu berdebat panjang lebar!
Buku ini penuh dengan ilustrasi yang menawan guna mengimbangi ambisi yang dituangkan.
Beda itu perlu, dengan semangat kuat dan rencana matang yang "GILA" maka kita bisa menguasai dunia.
Buka pikiran lebar-lebar saat membaca buku ini, jangan berdebat dengan apa yang disebutkan tapi cobalah untuk menelaahnya lebih lanjut hingga menemukan benang merah yang tersebunyi

Sekarang
atau
Tidak sama sekali
Menguasai
Dunia








Dua Kecupan untuk Maddy


Judul : Two Kisses for Maddy
Penulis : Matt Logellin
Penerjemah: Nadya Andwiani
ISBN: 978-979-024-324-8
Halaman : 432 Halaman
Penerbit : Serambi Ilmu Semesta
Harga: Rp 55.000


Happy ever after

Setiap individu pasti menginginkan kisah cinta dalam kehidupannya bak kisah Cinderella atau kisah dalam novel roman, bahagia hinggal akhir hayat. Atau bahagia selamanya hingga mau memisahkan. Untuk yang terakhir, sepertinya cocok  guna menggambarkan kisah cinta Elizabeth 'Liz' Goodman dan Matt Logellin.

Kedua sejoli ini berasal dari SMU yang sama. Yang satu gadis popular, yang lainnya pria kuper. Keberuntungan menghampiri Matt saat ia melakukan sebuah kesopanan, membukakan pintu saat  mereka tanpa sengaja masuk ke sebuah  toko yang sama. Hal kecil itu membuat Liz bisa memandang att dari sisi yang lain.

Kisah cinta mereka memang penuh warna. Dari kuliah yang berjauhan, pengaturan jadwal kunjungan hingga jumlah tagihan telepon yang harus dibayar. Liz, menurut saya menunjukan bahwa saat cinta sudah bicara segala hal bisa dinegosiasikan.  Selama masa perkuliahan, Liz menabung hasil kerja paruh waktu serta uang sakunya untuk membayar tiket pesawat Matt  ke California, mengunjungi dirinya.

Saat menikah Liz juga menunjukan kebesaran jiwanya. Ia tidak keberatan harus bekerja dan menanggung nyaris seluruh pengeluaran rumah tangga.  Matt juga tidak bersikap rendah hati dan menuebalkan karenanya.Kehidupan rumah tangga  mereka jalani dengan bahagia. Iklas berbagi dan menjalani kehidupan penuh cinta.

Kebahagian mereka kian lengkap saat Liz dinyatakan hamil.  Kebahagian mereka sedikit terusik dengan kondisi kehamilan  Liz yang cenderung mengkhawatirkan. Liz mengalami mual-mual parah tanpa perduli waktu.  Keduanya berusaha mencari pengobatan demi kelangsungan hidup sang jabang bayi. Puncaknya adalah saat sang bayi harus menjalani proses kelahiran lebih cepat 7 hari dari waktunya.

Apa mau dikata, Liz ternyata tak akan sempat menggantikan popok Madelin, menyusui bahkan menatap wajahnya. Liz berpulang karena menderita emboli paru.  Peristiwa tersumbatnya sistem aliran darah ke paru - paru secara mendadak itulah yang  disebut sebagai emboli paru - paru. Hal ini dapat mengakibatkan kematian.

Seluruh hidup Matt berubah 360 derajat.  Kesedihannya kehilangan Matt dan kebingungannya tentang bagaimana merawat Madelin tertuang dalam blognya. Kadang ada kisah sedih dalam sebuah kecerian, ada kejadian sepele yang mengharukan tapi ada juga kekonyolan dan rasa marah. Walau bagaimana Matt juga seorang manusia biasa yang punya keterbatasan, kepergian Liz sama artinya dengan meruntuhkan dunianya.


Di bagian akhir, pembaca bisa menyimak sebuah surat  yang ditulis oleh Matt bagi putrinya saat berusia tiga tahun. Terbaca bagaimana Matt sangat mencintai putrinya, seluruh pusat kehidupannya sekarang adalah sang putri tercinta.  Ia bisa bertahan juga karena dan demi sang putri.

Sering kali ini membaca atau mendengar betapa kisah kasih seseorang dibawa hingga mati. Saat pasangannya berpulang, ia tetap bertahan sendiri dengan alasan beragam. Buku ini menggabarkan bagaimana seorang pria juga bisa menjadi orang tua tunggal yang baik. Walau butuh waktu, tapi tidak diragukan lagi Matt telah berhasil membuktikan bahwa ia adalah suami yang bertanggung jawab dan ayah yang super bagi putri tunggalnya Madeline Elizabeth Logelin.  Tidak hanya berisi mengenai kenangan Matt dan Liz, buku ini juga mengandung harapan dan semangat menjalani hidup

Disetiap awal bab, kita bisa menemukan sebait kalimat yang mengharukan. Favorit saya ada di halaman 316, “ Tak ada yang mengecup pipiku saat aku berangkat bekerja. Tak seorang pun bisa kuetelepon dalam perjalanan menuju kantor mengenai informasi lalu lintas. Tak seorang pun mengantarkan bekal akan siangku yang tertinggal di meja dapur….”

Two Kissess  bisa diartikan sebagai kebiasaan yang dilakukan  Matt sejak kehadiran  Madeline.  Matt selalu mencium ujung jarinya dua kali lalu disentuhkan ke dahi Madeline. Satu kecupan dari dirinya, satu lagi dari sang ibu di surga. Satu untuk yang bisa saja terjadi, sementara yang lain untuk apa yang akan terjadi. Kebiasaan yang mengharukan.

Kisah Matt yang mengharukan bahkan sudah dijadikan topic dalam Oprah Show. Silahkan intip http://www.oprah.com/oprahshow/Matt-Logelin-Talks-About-Losing-His-Wife-After-Childbirth-Video

Jangan lupa mampir ke http://www.mattlogelin.com. Banyak hal-hal yang mengharukan yang membuat kita kian merasa bersyukur dengan apa yang kita miliki.Juga lihatlah Liz Logelin Foundation yang dibentuk oleh Matt guna membagi dan membantu mereka yang mengalami nasib serupa dengannya.

gambar dari:
http://www.oprah.com/relationships/Incredible-Fathers-and-Their-Families/7

Sabtu, 04 Agustus 2012

Mind Power, Kekuatan Alam Bawah Sadar


Judul: Mind Power
Penulis: John Kehoe
Penerjemah: Aisyah
Penyerasi: Titis Adinda
ISBN: 978-979-024-323-1
Halaman: 226
Penerbit: Serambi Ilmu Semesta
Harga: Rp 35.000

Pikirkan apa pun yang ditanamkan ke dalam  benak anda, dan dipelihara secara teratur, akan membuahkan hasil dalam hidup anda.

Ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat dalam berbagai sisi kehidupan masyarakat. Banyak jalan yang bisa ditepuh untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Salah satunya melalui program penelitian untuk mengeksplorasi peran kesadaran dalam pembentukan realitas fisik di Princeton University pada tahun 1979.

Hasil penelitian berupa bukti yang cukup kuat untuk secara  tegas mengindikasikan bahwa pikiran (akal) bisa dan benar-benar berdampak pada realitas fisik.  Bagaimana kesadaran dan dunia fisik berinteraksi kini bukan menjadi misteri. Kesadaran tidak lain adalah energi dalam bentuknya yang paling baik dan paling dinamis. Ini merupakan penjelasan mengapa peristiwa-peristiwa dipengaruhi oleh apa yang kita bayangkan, visualisasikan, hasratkan, inginkan, atau kita takutkan serta mengapa dan bagaimana gambar yang ditetapkan dala pikiran bisa dibuat menjadi kenyataan.

Situasi serta kondisi tidak pernah membelenggu  seseorang untuk mengembangkan dirinya. Betapa menenangkannya untuk berpikir bahwa bagaimana masa lalu dan situasi seseorang, tak perduli berapa kali gagal jika seseorang mau mengembangkan kesadarannya maka situasi akan berubah.

Semuanya tergantung pada pikiran kita. Saat alam bawah sadar kita membayangkan sesuatu hal maka tanpa disadari kita akan berusaha untuk mewujudkannya. Visualisasikan apa yang ingin kita. Visualisasi adalah menggunakan imajinasi untu melihat diri anda dalam situasi yang belum terjadi, membayangkan  diri anda memiliki atau melakukan sesuatu yang anda inginkan, dan dengan sukses mencapai hasil yang anda idamkan.

Ada dua syarat untuk visualisasi yang berhasil:
  1. Selalu visualisasi tujuan anda seolah-olaha sudah terjadi saat ini. Buatlah seperti nyata dalam benak serta ciptakan detail.
  2. Visualisasikan tujuan anda setidaknya sekali sehari tanpa terkecuali hingga terwujud. Terdapat kekuatan dalam pengulangan.
Visualisasi tidak terjadi seketika, butuh waktu.  Terus lakukan visualisasi karena pemikiran anada lebih dasyat dari yang dikira. Gambaran apa pun yang anda simpan dalam benak merupakan kekuatan yang pada akhirnya akan membuahkan hasil.

Ketika visualisasi adalah menciptakan adegan-adegan, reka adegan maka ada juga yang disebut dengan Penyemaian. Penyemaian  merupakan penambahan perasaan pada visuaalisasi.  Anda harus memusatkan perhatian terutama pada perasaan dari apa pun yang tengah anda visualisasikan.  Nyatakan hal tersebut dalam pikiran sebagai  fakta yang benar-benar ada. Syarat peneymaian yang berhasil adalah selalu semaikan pperasaan bahwa anda sudah mencapai apa yang diinginkan, serta semaikanlah secara rutin.

Guna mempengaruhi alam bawah sadar, salah satu teknik yang bisa  digunakan adalah dengan cara Afirmasi, yaitu pernyataan sederhana yang di ulang-ulang kepada diri sendiri di dalam hati atau secara nyaring, bagaimanapun yang paling nyaman dan praktis untuk anda pada saat itu dan dilakukan secara terus menerus.

Alam bawah sadar adalah mekanisme yang dengannya impuls pemikiran yang diulang-ulang secara teratur dengan penuh perasaan dan emosi dipercepat, diperintahkan, dan diubah menjadi padanan fisiknya. Seseorang bisa dengan sukarela menanamkan ke dalam pikiran bawah sadar mengenai rencana, pemikiran atau tujuan apa yang ingin diwujudkan ke dalam padanan fisik, dan padanan itu akan mewujudkan dirinya untuk  anda.  Sayang jika tidak tahu bagaimana cara menggunakan kekuatan alam bawah sadar yang kreatif, produktif dan siap melayani anda.

Buku ini juga mengajarkan pentingnya untuk menguatkan citra-diri anda.  Ada tiga konsep yang layak untuk ditanamkan, yaitu:
  1. Anda unik
  2. Anda bisa melakukan apa saja
  3. Anda memiliki kekuatan yang tidak terbatas
Tak ketinggalan 6 taktik kreatif untuk kehidupan sukses  juga ada dalam buku ini, yaitu:
  1. Jadilah penjelajah
  2. Bertanyalah
  3. Dapatkan sebanyak mungkin gagasan
  4. Langgar aturan-langgar kebiasaan
  5. Gunakan imajinasi Anda
  6. Isilah sumurnya
Selain  mengajarkan bagaimana mengelola alam bawah sadar menjadi sesuatu yang berharga, buku ini juga mengajarjkan  banyak hal, misalnya tentang; bagaimana menafsirkan mimpi, menyembuhkan diri, mengembangkan “kesadaran akan kemakmuran” serta membangun dan menjaga hubungan yang membahagiakan

Bagi saya pribadi, buku ini kian menguatkan keyakinan untuk selalu berpikir positif dan mensugesti diri untuk menjadi “AKU” yang saya inginkan, bukan orang lain  harapkan. Tak bisa juga menyenangkan semua orang khan. Selama ini petuah yang saya dapat adalah selalu berpikir positif karena apa yang saya pikirkan itu yang akan saya peroleh. Buku ini memberikan penjelasan panjang lebar mengenai  bagaimana hal itu bisa  terjadi secara logika. Bukan main!

Setelah membaca seluruh isi buku ini, secara sukarela setuju dengan ungkapan yang ada di halaman awal, “ Apa yang Anda alami hari ini adalah dampak  pikiran Anda kemarin. Apa yang akan Anda alami esok hari adalah dampak pikiran Anda hari ini. Pikiran yang sedang Anda bayangkan saat ini sedang menciptakan kehidupan masa depan Anda.

Di beberapa bagian, mungkin sedikit ada rasa tidak nyaman membaca sebuah kalimat.  Namun walau begitu salut terhadap usaha  keras penerjemah. Tidak mudah mengalih bahasa buku ini, mengingat banyak istilah asing yang membutuhkan perhatian ekstra.

Jhon Kehoe sang penulis sengaja mengasingkan diri selama tiga tahun ke dalam hutan untuk belajar dan berkontemplasi  mengenai kerja batin pikiran manusia. Ia pertama kali mengembangkan program Kekuatan Pikiran pada 1978. sejak itu, dia memberikan ceramah kepada ratusan ribu orang di seluruh dunia, dan menjadi konsultan Kekuatan Pikiran untuk sejumlah perusahaan raksasa, termasuk DeBeers, Mobil Oil, dan Dominion Life.  Silahkan mengunjungi http://www.learnmindpower.com/ serta nikmati juga http://www.youtube.com/watch?v=ESGiFDMSi8U

Sangat dianjurkan untuk dibaca dalam rangka mengembangkan wawasan dan perubahan menjadi yang lebih baik. Layak untuk dicoba. Bintang empat untuk buku ini. 

Gambar dari:
http://barbarapellegrino.net/resources.html

Sabtu, 28 Juli 2012

Aku (tidak) Gila Hanya....

Judul:Normal is Boring
Penulis: Ira Latief
Desainer: Hariadhi
Ilustrator: Milla Andriana
ISBN: 978-979-22-8347-1
Halaman: 136
Penerbit: Gramedia
Harga: Rp 45.000
Berbeda itu adalah ASET
Tak perlu merasa malu untuk menjadi berbeda.
 Kenali "Perbedaan" diri lalu olah menjadi aset yang berharga

Sepanjang masa pembelajaran saya, satu hal yang saya yakini adalah kita harus membuat sesuatu yang berbeda, out of the box, nyeleneh, unik, apa sajalah.  Cara-cara pikir di luar kebiasaan yang bisa memicu seseorang untuk membuat terobosan-terobosan kreatif dalam kehidupan.

Dengan latar belakang pendidikan di bidang komunikasi dan marketing hal tersebut sudah beberapa kali saya aplikasikan dalam banyak hal. Dan terbukti benar,  bahwa sesuatu yang berbeda itu justru menjadi sebuah keunikan asal diolah dengan benar. Bahkan jika itu hal kurang menyenangkan sekali pun bisa diolah menjadi sesuatu yang menguntungkan.

Semestinya setiap individu tak perlu meragu dengan potensi dalam dirinya, meyakini bahwa ia mampu mengembangkan diri dan menjalani impiannya, dengan mengandalkan kreativitas yang lahir dari keberaniannya menjadi berbeda. Karena menjadi berbeda adalah aset berharga bagi setiap individu.

Sebuah riset di negeri paman sam membuktikan bahwa anak-anak merupakan makluk yang paling  kreatif. Tengok saja hasil karya mereka saat menggambar, atau celoteh mereka saat menceritakan khayalan tentang suatu hal. Saya sendiri kadang masih suka terpesona saat melihat hasil prakarya murid-murid saya dahulu. Saya hanya perlu membimbing di awal, misalnya tentang cara membuat pembatas  buku. Dalam sekejab, pembatas buku buatan mereka justru lebih cantik dan menarik dari pada yang saya hasilkan.Belajarlah dari anak-anak untuk meningkatkan jiwa kreatif dalam diri “Be childlike not Childish” 

Buku ini juga memberikan saran mengenai bagaimana teknik berpikir kreatif. Misalnya dengan  berpikir lateral, yaitu menghubungkan berbagai  hal yang sering kali tak berkaitan satu dengan lainnya.Contoh yang diberikan adalah penaaan masakan Rawon Setan.  Mulailah berpikir secara   out of the box. Caranya dengan berpikir terbalik, berpikir luas  dan menghubungkan banyak hal, mengubah persepsi terhadap sesuatu. Terakhir cobalah menjadi UNIK.

Setelah mendapat tips untuk mulai berpikir kreatif, jangan lupa untuk terus mengasahnya. Mengasah Kreatifitas dapat dilakukan dengan beberapa cara:
  1. Lakukan hal berbeda setiap hari
  2. Lakukan hal berbeda dengan orang lain
  3. Terima tantangan baru
Sering kali, sosok orang kreatif dianggap gila. Padahal keduanya berbeda, walau ada benang merah diantara keduanya.Kesamaan orang kreatif dan orang gila adalah cara berpikirnya yang tidak konvesional. Bedanya, orang kreatif mampu melakukan loncatan pemikiran yang menimbulkan pencerahan atau solusi sebuah masalah, sementara orang gila tidak bisa. 

Sering kali saya suka mencoba dan melakukan sesuatu yang berbeda. Kadang menghasilkan sesuatu yang "berbeda" Tapi ada juga saat-saat dimana tak menghasilkan apa-apa kecuali rasa lelah. Walau begitu bagi saya tetap menghasilkan sesuatu, yaitu saya jadi memehami bahwa yang saya lakukan adalah sebuah kesalahan, atau sebuah awal dari proses kreatifitas yang lain. 

Saya memang bukan orang gila, hanya sedang mencoba kreatif saja.

Bagian yang mempertanyakan mengenai bentuk kartu nama membuat saya meringis. Kartu nama saya awalnya dicetak terbatas, sangat terbatas malah mengingat harganya yang lumayan. Jangan tertawa, jelas harganya lumayan karena kartu nama saya awalnya berbentuk PIN. Hanya mencantumkan nomer handphone, email dan account saya di Goodreads Indonesia. Selaku  koordinator khusus yang berurusan dengan penerbit dan toko buku, tentunya saya perlu membuat mereka selalu ingat dengan saya. Sayangnya justru karena PIN, mereka  memasang di berbagai tempat alih-alih menyimpannya. Pada akhirnya tetaplah butuh catatan kecil juga.Yang penting sudah menawarkan sesuatu yang beda.

Simak kalimat berikut," Saat seseorang menyadari bahwa HIDUP ini adalah sesuatu yang luar biasa, maka ia tak ragu melakukan hal-hal luar biasa dalam kehidupan ini.Termasuk soal cinta."  Contohnya kisah David Tan, seorang eksekutif muda di Malaysia yang melamar pacarnya tepat di bawah billboard yang berisi  visualisasi lamarannya.

Ternyata betul. Cintaku mendadak jadi kreatif karena seringnya mengirim memo/SMS/bb/WhatsApp.  Kian hari, terlihat betapa semakin pandainya ia merangkai kata-kata dan menghubungkan berbagai topik.  Kadang hanya butuh hal sederhana untuk menjadi kreatif.

Melalui buku ini Ira Lathief mengajak kita untuk berpikir dan melakukan segala hal dengan cara yang berbeda. Selama masih sesuai dengan norma, silahkan saja melakukan sesuatu sesuai dengan cara anda sendiri. Sesuai dengan tagline di sampul belakang buku ini ‘kreativitas bisa diciptakan dari hal sederhana dan “tidak normal” bukanlah suatu kesalahan,’ menjadi kreatif itu sebenarnya tidaklah susah, kreativitas bisa diasah.

Untuk membuktikan kreatifitas dirinya, Ira melakukan launching buku ini di Musoleum OG Khouw di TPU Petamburan, bangunan kubur  yang dibangun tahun 1930an dan termegah di Asia Tenggara.  Ira ingin menunjukkan bahwa tak selamanya kuburan adalah  tempat yang menyeramkan, namun  juga bisa dijadikan tempat untuk belajar. Bagi Ira, semua hal tersebut bisa  terwujud jika mau untuk berfikir di luar kebiasaan.

Ditilik dari kovernya saja buku ini sudah unik. Jika umumnya sampul depan bertuliskan judul buku, maka buku ini memberikan ruang kosong. Silahkan tempel  stiker yang ada guna memberikan judul. Saya memilih menempelkan kata PEKO. Bagi saya dan sahabat, kata tersebut kurang lebih berarti sudah teramat payah. Dalam hal ini artinya betapa teramat-sangat payahnya saya sehingga belakangan ini kurang kreatif dalam banyak hal.Jangan lupa menikmati aneka layout unik dalam buku ini.

Tidak hanya menguraikan mengenai kisah sukses orang-orang kreatif, Ira juga mengungkapkan secara jujur kesulitan yang menghapiri mereka yang sebetulnya kreatif. Perbedaan kadang membuat seseorang merasa rendah hati, hal  ini malah mematikan rasa kreatifitas seseorang.  Ira juga mengisahkan  kesulitan  yang  dialami  orang yang terjebak dalam keseragaman dan berjuang untuk menjadi berbeda.

Ira Lathief  lahir di Jakarta, 5 Juni 1980. Meraih gelar Sarjana dari Jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran pada tahun 2003 serta menyandang gelar Master dari Jurusan Manajemen Komunikasi Universitas Indonesia pada tahun 2006. Setelah sekian lama menjadi wartawan,  ia beralih menjadi penulis. Ira Lathief dapat dihubungi di iralennon@gmail.com serta  @IraLathief

*Dibagikan pada Acara Buka Puasa Bersama di Perpustakaan UI 


















Minggu, 22 Juli 2012

Talk to Me Like I'm Someone You Love: 101 Tips untuk Berhenti Bertengkar dan Kembali Berbaikan


Pengarang: Nancy Dreyfus, Psy.D.
Penerjemah: Putri Dewi MR
Editor: Rismaulina Aruan & Daniel Purba
ISBN: 9789790991255
Halaman: 263
Harga : Rp 75.000,-


Saat ini, aku akan melakukan apa pun agar kamu tahu aku mencintaimu

Urusan cinta memang luar biasa. Tidak hanya dari masa pengenalan, bahkan saat sudah mengikat janji dalam sebuah pernikahan urusan cinta tidaklah berhenti, justru kian berkembang. Urusannya tidak  hanya upaya mempertahankan cinta tapi juga terus membuat cinta yang ada berkembang. Artinya juga harus mampu mengatasi berbagai benturan yang ada, lebih baik lagi jika mampu memanipulasi benturan yang ada sebagai bumbu-bumbu kehidupan.

Buku ini ditulis oleh Nancu Dreyfus, Psy.D., seorang psikoterapis dan terapis pasangan dengan pengalaman lebih dari dua puluh tahun. Secara garis besar, buku ini terbagi menjadi    bagian, yaitu:

1. Bagian 1 : MENGUBAH HALUAN
2. Bagian 2 : MENETAPKAN BATASAN
3. Bagian 3 : MERASA RENTAN
4. Bagian 4 : BERTANGGUNG JAWAB
5. Bagian 5: MEMBERI INFORMASI
6. Bagian 6 : MEMINTA PENJELASAN
7. Bagian 7: MEMINTA MAAF
8. Bagian 8 : MENCINTAI
9. Bagian 9: BERBAIKAN

Dalam membina hubungan, sebenarnya banyak hal kecil yang memicu hal besar, hal sepele yang berakibat besar. Saat perselisihan timbul, butuh penanganan yang tepat agar tidak menjadi sesuatu yang besar. Ada banyak cara untuk menunjukkan kekesalan seseorang, dari sekedar sindirian, mimik wajah, bersikap hati-hati, mengulang keluhan yang sama bahkan bisa saling bentak. Sebuah situasi yang mengkhawatirkan.

Seseorang bisa saja memiliki kemampuan untuk menahan diri dalam upaya mencegah pertengkaran. Tapi sehebat apapun kemampuan kita, tetap saja ada keinginan untuk bisa menyampaikan apa yang kita inginkan. Diungkapan atau tidak perasaan tidak dilihat, tidak didengar akan berakhir pada sebuah ledakan kemarahan.

Kadang dibutuhkan sebuah dorongan untuk bisa mengungkapkan apa yang diinginkan diri kita. Butuh sesuatu juga untuk bisa memahami keinginan pasangan kita. Pada prinsipnya semua merupakan hal yang sederhana namun saat terjadi perselisihan, tak ada yang mudah.

Terdapat 101 ungkapan yang bisa dijadikan bahan renungan dalam menganalisa sebuah hubungan. Jika anda sedikit saja tergerak untuk memperbaiki atau meredakan pertengkaran, maka petunjuk-petunjuk dalam buku ini dirancang untuk membuat anda tergerak secara totalitas. Jika tidak mampu membayangkan lembar petunjuk yang cocok, maka telusuri saja pengelompokan lembar-lembar dari daftar isi lalu biarkan diri anda tertarik oleh bagian yang tampaknya sesuai dengan kondisi emosial saat itu.

Setiap ungkapan dicetak di sisi kiri, sementara sisi kanan dipergunakan untuk memberikan penjebaran mengenai kalimat ungkapan tersebut. Ambil saja contoh kalimat yang paling saya sukai,  Saat ini, aku akan melakukan apa pun agar kamu tahu aku mencintaimu (hal 218). Lembaran ini cocok dipergunakan bagi pasangan yang sedang mengalami interaksi yang tidak menyenangkan. Bagi beberapa orang akan sulit mengungkapkan kalimat tersebut, maka buku ini menyarankan untuk menuliskan pada sebuah lembar dan menyampaikan kepada pasangan.

Perlu diingat, lembar ini bukanlah dibuat sebagai deklarasi kedalaman rasa cinta terhadap pasangan yang mungkin meragukannya. Lembar ini dirancang untuk menanamkan niat baik dalam percakapan, anggaplah sebagai pengingat bahwa dibalik pertengkaran yang terjadi, hubungan anda berdua masih dalam taraf baik-baik saja. Perbedaan adalah sekedar perbedaan bukan tragedi. Perbedaan haruslah tetap  diupayakan titik temunya.

Sebelum mempergunakan buku ini, ada baiknya dibaca secara utuh. Beberapa bagian akan membuat anda merasa tertampar dan menyatakan, " Ini sih gue banget!" Beberapa bagian mungkin malah tak pernah terbayangkan. Tapi bukan tidak mungkin suatu saat anda berada dalam posisi itu. Jika anda tidak bisa membayangkan lembar petunjuk apa yang kira-kira sesuai, telusuri pengelompokan lembar-lembar petunjuk dalam daftar isi dan biarkan diri anda ditarik oleh bagian yang tampak sesuai dengan kondisi emosional anda saat itu.

Jika anda merasa terintimidasi oleh pasangan, anda bisa mempergunakan lembar "Menetapkan Batasan". Saat merasa dipermalukan dan defensif maka sangat tepat menyimak, "Merasa Rentan."  Adapun "Meminta Penjelasan" sangat cocok saat anda bingung dan khawatir tentang apa yang tampaknya diisyaratkan oleh pasangan.

Sebuah kalimat yang berbunyi, " Bila kehangatan dan kemesraan dengan orang yang kita cintai merupakan hal yang paling kita dambakan, dan sering dinyatakan sebagai hal yang paling menakjubkan dalam hidup ini, mengapa sering kali hal paling sepele sekalipun dapat merusak perasaan menyenangkan itu, sehingga sulit untuk kembali ke perasaan tersebut"  membuat saya teringat pada sebuah kisah nyata.

Seorang sahabat secara bercanda bertanya,  kenapa saya dan pasangan saya tidak pernah terlihat berselisih paham. Kadang ada sebuah perdebatan kecil di muka umum namun segera tuntas dalam hitungan detik. Kuncinya adalah kita berdua saling mencoba bertukar posisi guna memahami satu sama lainya. Mungkin karena sama-sama orang manajemen, maka kami sangat memahami bahwa untuk bisa dipahami maka kita harus memahami orang lain terlebih dahulu.

Sementara sahabat saya yang lain mengisahkan betapa hampanya kehidupan rumah tangga yang ia bina. Masih tinggal dalam rumah yang sama, namun sudah tidak ada rasa. Sebuah hal kecil memicu keributan yang menjadi besar. Mungkin buku ini bisa membuat ia dan pasangan menemukan getaran-getaran yang hilang.

Cinta, memang tidak pernah ada habisnya.

Jumat, 20 Juli 2012

Si Perkasa Snow White

Judul Buku: Snow White & the Huntsman
Penulis: Lily Blake
Penerjemah: Dina Begum
Tebal: 243 halaman
Cetakan: 1, Juni 2012
Penerbit: Mizan Fantasi (Noura Books)




Gadis kecil
Ibu tiri yang kejam
Cermin ajaib
Kurcaci
Apel beracun
Pangeran tanpan
Kecupan lembut

Semuanya merupakan komponen yang bisa kita temukan dalam kisah Snow White, di tanah air dikenal dengan  kisah Putri Salju. Secara garis
besar kisahnya mengenai seorang putri yang cantik dan baik hati. Ibu tiri sang putri yang memiliki cermin ajaib takut akan kecantikan sang putri yang menurut cermin tersebut  melebihi kecantikannya. 

Maka diutusnya seorang pemburu untuk membawa ke hutan dan membunuhnya. Sang pemburu meninggalkannya di hutan alih-alih membunuhnya. Di hutan itu sang putri bertemu dengan 7 kurcaci. Lalu bla...bla.....bla....bla....

Sepertinya bagaimana kisah Snow White sudah cukup dikenal. Banyak versi yang beredar namun garis namun benang merahnya tetaplah ada, tentang rasa iri seorang ibu tiri terhadap kecantikan anak tirinya. Versi yang pernah saya baca mengisahkan tentang 3 kali percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh sang ibu tiri. Dari sebuah  selendang atau syal intinya sesuatu yang dililitkan di leher terlalu kencang hingga membunuh sang putri, lalu sebuah sisir beracun, terakhir  apel yang juga beracun. Sang putri memang telah waspada, namun dengan cerdiknya si ibu tiri berhasil mengelabuinya untuk mau makan apel beracun tersebut.

Akhirnya kisah juga beragam. Versi asli menyebutkan bahwa sang Ratu dihukum dengan cara yang sangat mengenaskan. Saat pernikahan sang putri,  sepasang sepatu besi yang telah dibakar di atas bara api dipasungkan di kaki ibu tiri yang kejam.  Lalu  dia dipaksa untuk menari sampai rasa panas membakarnya sampai mati. Untunglah Grimm bersaudara mengubahnya menjadi sebuah kisah yang layak dinikmati oleh anak-anak. Intinya tetaplah sama kebaikan walau bagaimana akan menang melawan kejahatan, belakangan menjadi kebaikan melawan kegelapan.

Pihak Universal Picture juga tak mau kalah ikut meracik ulang kisah ini menjadi sesuatu yang berbeda namun tidak keluar dari pakem yang sudah sangat melegenda. Snow White and the Huntsman judulnya, merupakan sebuah film  yang disutradarai oleh Rupert Sanders. Film ini dibintangi oleh  Kristen Stewart ,  Chrish Hemsworth , Charlize Theron  dan dirilis pada tanggal 1 Juni 2012 di  Negara Paman Sam. Di tanah air sendiri sempat diadakan nonton bersama oleh Noura Books.

Untuk buku ini, kisahnya dibagi menjadi dua bagian besar. Bagian pertama mengisahkan tentang asal mula Snow White dikurung, usaha pelariannya serta tingkah polah sang ibu tiri, Ratu Ravenna. Bagian kedua mengisahkan bagaimana pertempuran antar pihak Snow White dan sang ibu tiri. Termasuk urusan menggigit apel beracun yang legendaris.


Perbedaan  pertama dari kisah ini adalah pada sosok sang putri. Dalam kisah aslinya sang putri digambarkan sebagai sosok seorang gadis yang manis, lembut, rendah hati. Sementara dalam kisah adaptasi ini, sang putri justru menjadi sosok yang tegar, keras kepala, perkasa, pemberani serta tak kenal takut.

Pada kisah yang umum kita baca, seorang pemburu ditampilkan sebagai tokoh  yang mengemban tugas untuk "menyingkirkan" sang putri. Setelah meninggalkan sang putri di hutan dan menyerahkan sebuah jantung binatang yang diakui sebagai jantung sang putri kepada ibu tirinya, selesailah bagiannya dalam kisah ini. Pada film ini sosok pemburu terus ada hingga akhir kisah. Bahkan pengambil porsi yang cukup besar.

Buku (mungkin juga filmya) memang mengisahkan mengenai sosok Snow White. Tapi gaya penuturan kisahnya menurut saya terlalu "meyeramkan"  bagi anak-anak. Banyak adegan atau kalimat kekerasan. Misalnya saja kalimat, "Ravena merogohkan jari-jari ke dalam salah satu burung dan mengambil jantungnya. Kemudian dia memakan organ kecil tersebut...." (hal 12).

Ada juga sosok adik sang ibu tiri yang kejam dalam film ini, sementaraa dalam banyak kisah sosok itu tidak ada.  Finn sosok sang adik memang harus ditampilkan dalam kisah ini. Tanpa peranan Finn maka tidak ada yang bertugas untuk memimpin pasukan dari sisi kegelapan.


Atau  "Ratuku, kau telah menentang hukum alam dan merampas buahnya yang paling elok. Tapi pada hari ini, ada seseorang yang lebih cantik daripada kau. Dialah penyebab pudarnya kekuatanmu," kata cermin sihir "(hlm. 29). Kalimat ini bisa menimbulkan indikasi bahwa seseorang bisa saja dipersalahkan untuk kesusahan orang lain.

Kalimat yang mengganggu saya justru terdapat pada halaman 28, "Dia lebih  cerdas daripada lelaki tercerdas di kerajaan" Memang saat itu masih ada perbedaan perlakuan bagi sosok lelaki dan perempuan tapi rasanya kesal saja jika harus diperjelas. Kesan yang saya tanggkap adalah  yang cerdas dan memiliki kesempatan untuk cerdas hanyalah laki-laki, pada saat itu tentunya.Hemmm

Kisah ini diakhiri ala layar lebar. Tidak jelas bagaimana nasib sang pemburu yang sudah setia mendampingi sang putri. Lalu nasib sang pangeran sahabat masa kecil. Yang jelas, mungkin, hanya nasib Snow White. Ia menjadi ratu menggantikan sang ayah. 

Tokoh Snowwhite sendiri untuk saya kurang pas dibawakan oleh Kristen Stewart. Entah karena dia terlalu melekat dengan sosok Bella, atau karena tingkah lakunya sungguh berbeda dengan Snow White yang biasa saya kenal. Tengok saja busana yang dikenakannya. jauh dari warna putih dan biru yang selama ini menjadi warna khas Snowwhite

Saya juga kurang suka dengan adegan akhir pertempuran antara sang putri dengan ibu tirinya. Walau sudah memahami ramalan yang diyakini sang ibu tiri, " Mantra yang menyokongku dibuat dengan darah yang paling murni, dan hanya darah paling murnilah yang dapat memusnakannya. Kau satu-satunya yang sanggup mematahkan matra tersebut dan menghabisi nyawaku, dan satu-satunya yang berjiwa cukup  murni sehingga bisa menyelamatkanku" tetap saja terlalu sederhana, tidak cukup spektakuler dibandingkan kehebohan yang ada. 

Secara keseluruhan buku ini, juga filmnya cukup sukses mengetengahkan kisah Snow White dari versi yang berbeda. Pesannya adalah film ini tidak cocok untuk anak-anak.Atau dampingilah anak-anak saat menonton film ini.

Belakangan beberapa kisah klasik diceritakan ulang dengan aneka modifikasi yang menawan. Siapa tahu setelah ini kita bisa membaca kisah Cinderella dimana ia justru harus berusaha keras menyembunyikan kereta kencana yang terbuat dari labu, atau menangkap pencuri sepatu kacanya *ngayal tingkat tinggi* 

---------------------->
Coretan iseng
1. Buku anak dengan judul sama hadiah dari penerbit sebelah menggoda saya untuk berdecak kagum. Sungguh luar biasa, mereka berani membuat sesuatu yang berbeda dari sisi ilustrasi. Tengok sosok sang putri, sungguh natural, manusiawi sekali. Jauh dari kesan sempurna yang belakangan ini ditampilkan oleh aneka kisah dogeng Snowwhite. Walau saat ilustrasi sang putri menikah dengan pangeran malah jadi aneh. Putrinya ABG bangetttt

2.Wah sudah tidak hafal nama kurcaci dalam kisah ini. Dalam http://id.wikipedia.org/wiki/Snow_White_and_the_Huntsman ada 8 nama kurcaci
  • Beith.
  • Muir
  • Quert
  • Coll
  • Duir
  • Gort
  • Nion
  • Gus
Ternyata yang satu adalah pelengkap. Kurang lebih sebagai sesepuh