Selasa, 21 April 2026

2026#4: Kisah tentang Kami

Penulis: Yevgeny Zamyatin
Penerjemah: Titik Andarwati
Editor: Setyaningsih
ISBN:9786238023288
Halaman: 268
Cetakan: Pertama-Agustus 2025
Penerbit: bukukatta
Rating:3.75/5

Aku... Apakah mungkin  otak-ku, sebuah mekanisme yang presisi, bersih, berkilauan seperti kronometer tanpa setitik debu pun di atasnya ini sudah ...? Ya, sekarang memang sudah di dalam otakku, seperti bulu mata di mata.
-hal 49-

Pada suatu masa, ratusan tahun setelah penaklukan dunia, di Negara Bersatu kehidupan secara matematis berjalan dengan sangat  teratur sesuai dengan jadwal yang disusun. Indivualisme dihapus, kehidupan diawasi. Segalanya sempurna.

Salah seorang insinyur mesin-kurang lebih demikan sebutannya jika hidup di zaman sekarang, bertugas merancang Integral-sebuah pesawat ruang angkasa, mulai membuat semacam jurnal.  Ia berencana untuk membawa jurnal tersebut dalam perjalanannya.
  
Jangan membayangkan jurnal tersebut seperti jurnal yang dibuat sekarang, ada aneka ornamen. Jurnalnya hanya berbentuk  catatan, tapi walau begitu dari  catatan tersebut banyak hal yang bisa diketahu tentang kehidupan saat itu. Oh ya, tokoh kita dalam kisah ini dipanggil dengan D-503.

Alih-alih mencantumkan tanggal, jurnal yang ditulisnya mencantumkan "catatan" yang diikuti dengan nomor, misalnya Catatan Dua Puluh, Catatan Tiga Puluh Enam. Pada bagian awal, terdapat 1-3 baris kalimat yang bisa dianggap sebagai inti dari catatan tersebut.  Bagi saya, kalimat-kalimat  tersebut tidak mudah dipahami, sebaiknya baca catatan yang ada secara lengkap untuk bisa paham makna dari kalimat pembuka.

Walau kehidupan terkesan menjemukan, D-503 ternyata juga memiliki kekasih! Nama untuk kekasih D-503 adalah O-90. Layaknya sepasang kekasaih, mereka juga memiliki waktu bersama, tentunya sesuai dengan jadwal yang sudah disusun terlebih dahulu.O-90 sangat ingin memiliki anak, namun karena tinggi badannya dianggap kurang, maka pemerintah melarangnya memiliki anak. 

Kehidupan sepertinya berjalan sesuai dengan yang diharapkan oleh penguasa Negara Bersatu. D-503 juga bersikap  loyal dan menjalankan kebijakan dengan antusias. Tapi, semuanya berubah sejak bertemu  dengan I-330, seorang wanita unik.

Pesona I-330 begitu kuat, ia menawarkan hal yang tak biasa. D-503 mulai mengalami mimpi, sesuatu yang dianggap sebagai penyakit. D-503 yang semula adalah warga taat berubah menjadi sosok yang berbeda. Tak hanya berhubungan dengan kaum pemberontak, tapi juga melakukan hubungan ilegal sehingga O-90 bisa memiliki anak.

Catatan Empat Puluh, merupakan catatan terakhir. D-503 mengisahkan bagaimana ia akan menjalani sebuah proses guna mengembalikan dirinya kembali menjadi warga yang taat. Juga dikisahkan bagaimana ia menceritakan pada Sang Dermawan-pimpinan tertinggi, tentang pemberontakan yang akan dilakukan oleh I-330 dan teman-temannya. 

Lalu, bagaimana nasib O-90 setelah ia dinyatakan hamil ilegal? Bagaimana juga kelanjutan perjuangan I-330 untuk menyatukan  masyarakat yang terbelah? D-503 juga sepertinya berada dalam bahaya, bagaimana kondisinya? Semuanya bisa ditemukan dalam buku ini. Beli dan baca yaaa.

Membaca buku ini, pada awalnya sekedar menikmati keseruan kisah, makin lama, emosi mulai terbawa. Misalnya saja ketika membaca tentang kegalauan hati D-530 yang tercantum pada Catatan Dua Puluh Enam.

Seandainya aku memiliki seorang ibu seperti orang-orang dulu-ibuku, milikku, yang baginya aku bukanlah Pembangun Integral, bukan D-530, bukan sekedar molekul dari Negara Bersatu, tetapi hanya sepotong manusia hidup, bagian dari dirinya sendiri, sebuah bagian yang teinjak, tercekik, yang terbuang....
-hal 250~
Seperti yang tertera di kover, buku ini digadang-gadang sebagai buku  buah karya maestro distopian. dunia. Sekedar sebagai pengingat bersama, distopia adalah  sebuah kisah dengan konsep masyarakat yang penuh dengan penderitan, penindasan, serta  ketakutan. Singkatnya, kehidupan di sana  sangat buruk.

Sekedar iseng mengunjungi situs Goodreads, menemukan  informasi bahwa rating untuk kisah ini adalah 3,88 dan sudah ada 808 versi dari kisah ini. Dalam bahasa Inggris, kisah ini diberi judul We, sementara versi bahasa Indonesia mempergunakan judul Kami. Sejauh ini, baru ada 3 versi dari penerbit lokal.
https://www.goodreads.com/
book/show/8092385-nosotros

Untuk kover, saya langsung terpesona dengan versi bahasa 
Spanish; Castilian dari penerbit  Lectorum / LD Books. Benar-benar seperti imajinasi saya tentang sosok D-503.

Pada kover versi ini,  tercantum ilustrasi yang saya asumsikan adalah tokoh utama kita D-503. Dalam versi yang saya baca, sepertinya ilustrasi yang ada di kover sengaja dibuat  agar pembaca merasa penasaran dengan sosok dengan nomor yang tertera. Untuk D-503, tidak  bisa saya katakan sesuai dengan imajinasi. Kenapa tertera O-09, bukannya O-90 ya? Kemudian ada R-13, kenapa I-330 malah tak ada ya? Padahal kalau ketiga tokoh utama (menurut versi saya) ada di sana, bisa memicu rasa penasaran.

Mengutip yang tertera di situs penerbit, Yevgeny Zamyatin, penulis Rusia yang nyaris dilupakan. Sepanjang kariernya, ia menulis esai, drama, dan fiksi pendek, yang seringkali menggunakan gaya eksperimental. Meskipun menghadapi sensor yang signifikan, ia tetap menjadi suara independen yang memperjuangkan kebebasan artistik.  Novelnya yang paling terkenal Kami, membuatnya disebut-sebut sebagai The Father of Dystopian Literature.

Sebenarnya buku ini sudah saya baca setengah, kemudian tertinggal di rumah teman. Baru beberapa hari lalu  sempat mengambil dan meneruskan membaca.

Menarik


Sumber garmbar:
https://www.goodreads.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar