Senin, 31 Desember 2012

Yang Terlupakan


London Lane namaku
Aku hanyalah seorang gadis biasa,
Menurut anggapan banyak orang
Sesungguhnya tidak demikian

Aku
Pengingat masa depan
Namun melupakan masa lalu
Kenangan tak pernah ada dalam ingatanku
Bayangan masa depanlah yang terlihat olehku

Entah kenapa
Entah bagaimana
Bukan mauku jika setiap pukul 04.33 semuanya hilang dari ingatanku
Aku bagainya sebuah media kosong yang siap diisi ulang
Untung agendaku membantu mengingat hal-hal yang terjadi kemarin
Coretanku disana adalah kenanganku di masa lalu

Luke
Tak pernah ada di catatanku
Tapi aku merasakan kehadirannya
Senyum menawannya
Wangi samar sabunnya
Jacketnya di bahuku
Perhatiannya membuatku luluh
Ingatanku menerawang  ke sosok sempurna

Waktu membuatku kian tegar
Juga memahami bahwa masa depan bisa diubah
Asal kita mau berusaha dan berdoa

Mungkin dengan begitu
Luke tak akan meninggalkanku
Jonas bisa kembali bersama kami
Aku bisa mengubah masa depan

Terkadang, melupakan adalah cara terbaik untuk mengingat


---------------------------------

Judul Buku: Forgetten 
Penulis: Cat Patrick
Penerjemah: Berliani M Nugrahani
Penyunting: Rina Wulandari
Penyelaras Aksara: Putri Rosdiana
Penata Aksara: elcreative
ISBN: 9789794337202
Halaman: 336
Penerbit: Mizan Fantasi

Saya lupa
Jawaban paling standar diucapkan seseorang untuk membenarkan tindakannya. Murid yang ketahuan tidak membuat PR, seseorang yang tidak menepati janji pertemuan, bahkan saat melalaikan melakukan kewajiban seperti membayar listrik, tagihan kartu kredit dan lainnya.Bahkan di kalangan pejabat  belakangan kalimat ini sering digunakan jika menghadapi pertanyaan dari penyelidik.

Kadang ada saatnya kita ingin menghapus ingatan mengenai hal-hal buruk yang menimpa kita, tapi dilain waktu ada hal  indah dan menyenangkan yang selalu ingin kita kenang. London Lane tidak memiliki ingatan akan masa lalu. Tak ada kenangan dari kecil bahkan kenangan sehari sebelumnya. Setiap malam ia menulis di buku hariannya mengenai kejadian yang terjadi sehari itu serta apa saja yang harus dikerjakannya esok. Dengan membaca catatan tersebut London tahu PR apa yang belum dikerjakan, apa yang harus dibawa ke sekolah,  pakaian yang dikenakan sebelum tidur, apa saja yang dialami seharian bahkan bagaimana perasaannya.

Secara keseluruhan buku ini cukup menarik. Hal yang tak terjawab hingga akhir kisah adalah asal mula peristiwa yang membuat London jadi memiliki kemampuan di masa depan tapi tak memiliki memori masa lampau.  Semula saya mengira  London menderita amnesia. Amnesia adalah gangguan pada otak yang menyebabkan orang lupa masa lalunya. Ada dua penyebab dasar amnesia: organik, di mana terjadi kerusakan pada fungsi-fungsi otak dan penyebab psikologis.
(Read more: http://jalurilmu.blogspot.com/2011/11/proses-terjadinya-lupa.html#ixzz2Gcqmq1WA)

Hingga akhir cerita pembaca  seakan diminta menerima kondisi London tanpa perlu tahu sebabnya. Kenapa juga   harus pukul 04.33 ia lupa segalanya, kenapa tidak tengah malam atau pagi setiap bangun? Tak ditemukan jawabannya dalam buku ini. Sebenarnya disebutkan kenapa tapi pertanyaanku kenapa dipilih saat itu. Sekedar angka cantik atau ada keterangan secara kedokteran?

Jadi ingat sebuah film dimana sang gadis mengalami amnesia hingga setiap pagi sang pacar harus mengajaknya berkenalan dan berkencan.

Seperti ungkapan yang ada di halaman depan buku ini, "Tidak ada yang lebih membekas dalam ingatan dibandingkan keinginan untuk melupakannya." -Michel de Montaigne"

Rabu, 26 Desember 2012

The Casual Vacancy

                                                                MEMO

Tanggal: Putaran Bumi Kesekian X-nya
Kepada : Seluruh Peserta Kelas  Kehidupan Sosial Masa Lampau
Dari      : Dewan Pemerhati Modul
Perihal  : Telaah Buku Baru
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Terkait modul  mengenai kehidupan sosial di Inggris, tepatnya di Kota Pagford pada abad 21 maka Dewan Pemerhati Modul merekomendasikan pada seluruh peserta Kelas  Kehidupan Sosial Masa Lampau untuk membaca, mendiskusikan dan melakukan  telaah kepustakaan pada sebuah buku. Buku ini terdiri dari tujuh bagian, dimana tiap awal bagian memuat kutipan dari  Local Council Administration.

Data buku tersebut adalah sebagai berikut:  


Judul :The Casual Vacancy
Penulis:J.K. Rowling,
Penerjemah: Esti A. Budihabsari , Andityas Prabantoro , Rini Nurul Badariah
ISBN: 9786029225686
Halaman: 593
Penerbit: Qanita

Buku tersebut memuat beraneka ragam hal menarik yang terjadi di Kota Pagford. Semuanya bermula dari peristiwa Kekosongan Jabatan.

Kekosongan jabatan merupakan sebutan saat sebuah kursi di dewan menjadi kosong karena kematian, atau saat seorang anggota dewan tidak bisa hadir untuk menerima pelantikan jabatannya dalan kurun waktu yang sudah ditentukan, atau ketika surat pengunduran dirinya disetujui.

Dalam kasus ini,  kekosongan jabatan terjadi akibat meninggalnya  Barry Fairbrother seorang anggota dewan pada usia awal empat puluhan akibat Aneurisme. Aneurisme merupakan suatu kondisi  dimana  pembuluh darah otak pecah secara mendadak.  Saat pembuluh pecah, maka darah akan merembes ke otak. Rembesan darah yang membasahi otak  menyebabkan pasien mengeluhkan pusing. Saat  rembesan darah membanjiri otak, seseorang bisa meninggal mendadak.

Kota yang semula terlihat damai dan menyenangkan mulai bergejolak.  Aktivitas yang biasa dilakukan oleh penduduk kota sontak berubah menjadi sebuah kegiatan konspirasi tingkat tinggi. Sebut saja dua remaja pria,Stuart"Fats"Wall dengan  Andrew Price. Andrew  sangat memuja Fats. Keduanya memiliki sifat yang bertolak belakang, tapi hal tersebut yang membuat mereka bersahabat. Sosok Fats yang  urakan, ceroboh dan pemarah namun sangat menghargai kejujuran serta sering berpikir tentang orang-orang yang dilabeli  gilia atau kriminal, sungguh kontras dengan Andrew yang cenderung pendiam dan berpikir panjang. Tapi keduanya memiliki kesamaan, sama-sama membenci ayah mereka. Ayah kandung Andrew dan ayah angkat Fats. Keduanya berkonspirasi melakukan pembalasan dendam akan siksaan yang mereka alami selama ini.

Atau kegiatan mencari dukungan bagi pengganti kursi  milik Barry Fairbrother. Setiap orang berusaha menjagokan calon yang mampu menampung aspirasi mereka. Dukungan dilakukan dengan berbagai cara. Dari sekedar berbagi gosip hingga terang-terangan menjatuhkan calon lainnya. Kegiatan konspirasi  politik tingkat tinggi berlangsung di sana

Beberapa tokoh juga memiliki kisahnya masing-masing. Ada sosok Sukhivinder, seorang remaja putri yang hobi menyiksa dirinya dengan menyayat silet ke tangannya. Semakin banyak darah yang mengalir keluar setara dengan semakin banyak kebencian akan dirinya sendiri. Sosok Krystal bisa dikatakan  gambaran remaja pemberontak. Dengan ibu seorang pencandu dan anggapan miring masyarakat, untuk apa ia bersikap manis, pikirnya. Hanya Barry Fairbrother yang bersikap baik padanya dengan mengajaknya bergabung ke klub dayung sekolah.

Seperti yang tercetak di jacket buku, bahwa buku ini merupakan bacaan  untuk dewasa, maka bisa dipastikan banyak hal yang hanya patut dibaca oleh orang dewasa. Misalnya bagaimana penyiksaan  psikologi yang dilakukan oleh ayah Andrew, Simon terhadap adik laki-lakinya Paul. Sang ayah sering memaki dan membentak adiknya bahkan memanggilnya Pauline. Hal tersebut membuat sang adik menjadi penggugup dan selalu merasa salah dalam bertindak. Sementara sang ibu, Ruth hanya mampu terus menerus meminta maaf dan membutakan diri atas perbuatan sang ayah.

Belum lagi pilihan kata  yang digunakan, LUAR BIASA. Misalnya, "Dasar perempuan jalang pecandu" di halaman 128, Buku ini menawarkan kisah dalam kisah mengenai kondisi Kota  Pagford, seakan kisah berbingkai. Begitu banyak tokoh dengan aneka latar belakang yang berbeda.  Selain mempelajari sistem pemerintahan secara dangkal, pembaca juga akan disodori aneka masalah kompleks  layaknya masalah yang muncul di sebuah kota.

Secara garis besar buku ini menarik, layak diberi bintang 4,5. Hanya saja ritme awal kisah lambat, kebelakangan baru kian mengalir. Bagi pembaca yang menyukai ritme bercerita cepat, maka ia harus bersabar dan menurunkan gigi kecepatan membacanya. Tapi jangan ragu hasilnya sangat sepadan. Karena banyak tokoh yang saling berhubungan, maka butuh konsentrasi membacanya

Selain aneka konflik, pesan moral mengenai kasih sayang, saling memaafkan serta keinginan untuk berubah juga bisa  ditemui dalam buku ini. Semua pada akhirnya menuju ke kehidupan yang lebih baik. Pasangan ibu dan anak, Kay dan Giai misalnya. Keduanya akhirnya bisa menekan ego dan menjadi sepakat dalam banyak hal setelah melampaui sekian pertengkaran dan perdebatan sengit. Tak terhitung sejumlah teriakan dan bantingan pintu. Masih ada perbedaan memang, setidaknya mereka sepakat bahwa Gavin, pacar sang ibu merupakan ba***gan dan harus di depak dari kehidupan mereka.

J.K Rowling merupakan penulis berbakat yang terkenal melalui seri Harry Potter. Enyahkan bayangan HP dengan aneka sihirnya saat akan mulai membaca buku ini. Karena buku ini sangat bertolak belakangan dengan HP.  Jika HP menawarkan aneka kisah menawan ala fantasi, maka buku ini menyawarkan kisah yang mungkin saja terjadi di sekitar kita tanpa kita sadari. Penulis mampu keluar dari kesuksesan HP dengan membuat sebuah kisah yang sama sekali tidak bersinggungan dengan HP. Konon buku ini akan segera dijadikan serial tv. 

Selamat menikmati buku ini.
Ada baiknya kita kutip sebuah kalimat doa yang tertera dalam buku ini, "Wahai jiwa, dunia bagai sumur dalam nan gelap. Di setiap sisi, Kematian menebarkan jaringnya."



-----------
Penasaran saat membaca sinopsis buku ini.
Apakah sama sekali tidak ada unsur HP, tidak ada tokoh HP, minimal menyerupai  dalam buku ini.
J.K Rowling benar-benar menciptakan sebuah DUNIA baru, dalam wujud Kota Pagford.
Secara pribadi, saya membutuhkan catatan saat menikmati kisah ini di awal cerita. terutama mengenai hubungan dengan para tokoh yang ada dalam buku ini. Kesan sebuah kota ambruladul yang tersembunyi di balik kota idaman sangat terlukis dalam kisah ini.

Bagi saya butuh tenaga ekstra untuk menikmati kisah di bagian awal, baru saat setengah isi buku alurnya mengalir dengan cepat. Sempat saya menyesal, sepertinya usaha memahami kisah di awal tak sepadan dengan akhirnya yang nyaris amat mudah, tapi itu bagi saya pribadi.

Sekilas saya jadi ingat Ken Follet, penulis dengan beragam tokoh dan konfliks dalam sebuah kisah.

Salut untuk trio penerjemah.
Penasaran, gimana rasanya bekerja trio begini
Sayang Jeng Esti menolak membubuhkan tanda tangan di buku saya *masih dendam ditolak*

Tertarik buku ini? Ada kuisnya di  http://trulyrudiono.blogspot.com/2012/12/serial-grandnie-kuis-di-akhir-tahun.html

Senin, 24 Desember 2012

Nyanyian Penyihir Terakhir




Para pencipta menamai kita penjaga, itulah diri kita
Penjaga Keempat Saudari-Bumi, Tumbuhan-Air dan Sinar Matahari

Aku, Brusenna Sang Penyihir Terakhir
Bersama Joshen penjagaku
kami bertarung melawan Sang Penyihir Kegelapan
Kisah kasih kami harus ditunda walau hati kami saling menanti

Dengan nyanyianku
Diriku terlindung dari mereka yang berniat jahat
Tumbuhan hutan sibakkan jalan untukku
Karena hutan ini harus kulewati
Setelah 'ku berlalu  sembunyikan jejakku,
Karena musuh harus kuhindari.

Kuubah diri menjadi anjing laut  demi tujuan mulia
Nyanyianku membuat laju kapal lebih cepat
Juga membuat perlindungan bagi yang lain

Segala upaya harus dilakukan
Untuk mengalahkan Sang Penyhir Kegelapan
Demi keamanan dan keselamatan bumi

Jika kalian perduli pada keselamatan umat manusia
Bantulah kami bernyanyi

Kami, Penjaga Bumi, undur diri
Kami katakan kepada saudari pertama:
Tanah, keraskan kerakmu

Kami katakan kepada saudari kedua
Air, tahan awanmu dan sembunyikan hujanmu,
jangan biarkan setitik pun jatuh ke tanahku

Kami katakan kepada saudari Ketiga:
Tumbuhan, jangan keluarkan buahmu
Layukan benihmu dan jangan tancapkan akarmu

Kami katakan kepada saudari  keempat:
Matahari, keringkan lumpur, pecahkan tanah
Ancam semua orang dengan kematian

Setiap nyanyian yang keluar dari mulutku adalah sihir
Berhati-hatilah agar aku tak bernyanyi untukmu


-------->
Judul: Witch Song
Penulis: Amber Argyle
Penerjemah: Antie Nugrahaini
Penyunting: Ida Wajdi
Pewajah Isi:  Aniza Pujiati
ISBN: 978-979-024-486-3
Halaman: 514
Penerbit: Atria
Harga: Rp. 64.900,00

Book Trailer ada di  http://www.youtube.com/watch?v=wiGkkAEzPNg

Website penulisnya http://www.amberargyle.com

Membaca buku ini jadi teringat kisah buatan Andry  Chang tentang seorang anak manusia yang memiliki kemampuan luar biasa.Saat ia bernyanyi alam akan mematuhinya

Serial Grandnie: Kuis di Akhir Tahun

Sudut Bumi 20xx

Sebentar lagi tahun baru akan menjelang. Setiap keluarga melakukan persiapan yang berbeda-beda menyambut tahun baru. Ada yang melakukan persiapan heboh, ada yang melakukan persiapan sederhana namun ada juga yang menganggap pergantian tahun hanyalah hal biasa.

Rumah mewah nyaman di ujung jalan juga menunjukkan aktivitas yang cukup ramai. Beberapa kali terlihat truk pengangkut perlengkapan pesta hilir mudik. Mobil katering terlihat terparkir di sudut halaman sibuk membongkar muatannya. Sebuah persiapan guna menyambut perayaan tahun baru sedang dilakukan.

Jika diperhatikan dengan lebih teliti keramaian tidak terlihat di sisi pojok bagian rumah itu. Tidak ada kegiatan apapun di depan perpustakaan pribadi yang menempati pojok halaman dari seluruh bagian rumah. Bisa dimaklumi, sang pemilik perpustakaan, perempuan paruh baya yang biasa dipanggil grandnie sangat menentang semua kegiatan yang menibulkan kegaduhan di depan perpustakaan pribadinya itu. Seluruh isi rumah sudah maklum, keinginan sang grandnie artinya perintah tegas bagi seluruh isi rumah.

Sebenarnya, di  dalam perpustakaan nyaman itu juga ada persiapan menyambut pergantian tahun. Sang grandnie sedang menatap  sayang koleksi bukunya. Setiap buku yang ada membawa ceritanya masing-masing. Buku Foucault's Pendulum diperolehnya saat mengikuti acara  Secret Santa di Bloger Buku Indonesia, Seri  Rick Riordan merupakan hadiah dari penerbit, demikian juga seri Bocah Tengil yang melegenda. Sementara kisah Little Women merupakan koleksi hasil buruannya.

Sebenarnya wanita paruh baya itu bukan sedang mengagumi koleksinya. Ia justru sedang bingung memilih buku mana yang layak dikeluarkan dari koleksinya. Seperti yang biasa dilakukan saat mendekati tahun baru, sebuah ritual kecil seputar buku dilakukannya bersama cucu kesayanganngannya. Seluruh keluarga sangat menanti ritual itu. Ia akan memilih sebuah buku yang layak diberikan untuk cucunya. Bukan sembarang buku, tapi buku yang spesial. Walau seluruh koleksinya kelak menjadi milik cucunya, namun hingga saat itu tiba maka sang cucu harus puas hanya menerima buku-buku yang diberikan.

Setiap buku yang diberikan mengandung makna tersendiri, tapi secara garis besar isi buku itu mewakili harapannya di tahun yang akan datang. Jenisnya bisa motivasi, pengetahuan umum bahkan novel. Bukan hal susah menemukan buku yang dimaksud dari koleksinya. Kesulitannya justru mencari buku APA yang cocok.

Ketukan lembut di pintu kaca  membawa wanita paruh baya itu kembali dari lamunan. Wajah cucu kesayangannya terlihat tersenyum di sana. Sudah menjadi peraturan baku, jika wanita paruh baya itu belum memberikan ijin masuk, maka siapa pun harus tetap berada di luar perpustakaan. Anggukan kecil sudah merupakan tanda ijin masuk bagi cucu kesayangannya.

"Grand, ada kiriman buku dari Noura Books katanya harus diterima langsung oleh grandnie. Tanda terima juga harus ditandatangani oleh grand. Aku ajak petugasnya ke sini untuk bertemu grand langsung." papar cucu kesayangannya dengan semangat.

Wanita paruh baya itu menganggung sambil berjalan mendekati cucu kesayangannya. Di belakang cucu kesayangannya terlihat seorang anak muda yang terlihat bersemangat menjalankan tugasnya. Setelah menyelesaikan urusan administrasi, wanita paruh baya dan cucu kesayangannya masuk ke dalam perpustakaan dan duduk berdampingan di sofa.

"Buku apa grand?" cucu kesayangannya terlihat sangat penasaran. Biasanya penerbit tidak meminta tanda tangan khusus dari wanita paruh baya itu. Siapa saja bisa membubuhkan tanda tangan di kertas  tanda terima. Pasti kiriman yang sungguh spesial, pikirnya

Dengan tersenyum wanita paruh baya itu mulai membuka amplop coklat dan mengeluarkan buku yang ada di dalamnya. "Hebat!!! Terkemahan Nini Esti pula" seru cucu kesayangannya. Edisi terjemahan pertama  The Casual Vacancy. Saat itu buku sudah menjadi barang langka tergeser dengan keberadaan e-book. kalau pun ada harganya terbilang lumayan. Apalagi buku The Casual Vacancy. Mengingat upaya pelestarian lingkungan, serta perkembangan zaman maka hal itu adalah wajar. 

"Kamu tahu ini buku tentang apa?" tanya wanita paruh baya ke cucu kesayangannya.

"Aku belum pernah baca grand, maklum e-booknya saja dihargai mahal, di perpustakaan kampus aku masih harus bersadar dalam antrean peminjam. Untuk e-booknya juga sama saja." jawab cucu kesayangannya.

 "Sebenarnya tentang apa buku itu grand?" tanya cucu kesayangannya penasaran.

"Buku ini di tulis oleh salah satu penulis perempuan yang hebat J.K Rowling, Awalnya ia menulis seri fantasi untuk anak-anak. Ternyata bukan hanya anak-anak yang menyukai Harry Potter, buku itu dibaca semua usia. Filmnya ditonton bahkan oleh mereka yang tidak suka membaca. Rowling membawa makna baru bagi arti kata fantasi.' papar wanita paruh baya itu sambil menyerahkan buku itu untuk dilihat cucu kesayangannya. 

"Jika Harry Potter awalnya diperuntukan bagi anak-anak maka buku ini memang dikhususkan bagi orang dewasa. Kisahnya sungguh berbeda. Ada unsur politik, percintaan, kekerasan. Tokohnya juga banyak tidak hanya satu atau dua orang. Grand bahkan harus membuat skema hubungan kekeluargaan saat membaca buku ini. Persis kisah ala Ken Follet."lanjut wanita paruh baya itu.

"Secara garis besar bagaimana kisahnya dan berapa bintang untuk buku ini grand? tanya cucu kesayangannya penasaran.

"Buku ini sebenarnya menarik. Terdiri dari  beberapa bagian cerita. Hanya saja ritme di awal lambat, kebelakangan baru kian mengalir. Bagi pembaca yang menyukai ritme bercerita cepat, maka ia harus bersabar dan menurunkan gigi kecepatan membacanya. Tapi jangan khuatir hasilnya sangat sepadan. Karena banyak tokoh, maka butuh konsentrasi membacanya. Bintang 4,5 sangat layak untuk buku ini."terang wanita paruh baya itu.

"Lalu kenapa buku ini berkesan untuk grandnie?"cucu kesayangannya tak mampu menyembunyikan rasa penasaran.

Wanita paruh baya tidak segera menjawab, ia  berjalan menuju rak dan mengeluarkan sebuah buku yang sejenis dan menyerahkan ke cucu kesayangannya untuk dilihat. Buku yang pertama dipegang cucu kesayangannya masih tersegel sehingga ia tak bisa mengintip isinya, sementara buku yang ada di tangannya merupakan koleksi sang wanita paruh baya.

"Sebuah kematian anggota dewan membuat sebuah kota yang semula terlihat aman dan tentram bergejolak. Ternyata di baliknya terdapat berbagai macam konflik. Orang tua yang membenci anaknya, anak yang sangat ingin menyakiti orang tuanya, perebutan kekuasaaan, perselingkuhan dan lainnya. JK mampu keluar dari bayangan seorang penulis kisah fantasi menjadi menulis bagi orang dewasa. Ia terbukti sukses keluar dari zona nyamannya. Seorang penulis yang mampu menulis berbagai genre tanpa saling memperngaruhi pastilah penulis besar." wanita paruh baya itu menjabarkan dengan bersemangat.

Sang cucu kesayangan terlihat membolak-balikan buku itu dengan bersemangat. Waktu sudah berjalan dengan cepat, tak terasa ia sudah layak dimasukan dalam kategori dewasa. Kuliahnya nyaris selesai. Sepertinya baru kemarin ia merengek minta ijin berlatih dance guna perpisahan sekolah menengah pertamanya.

"Sudah grandnie putuskan." suara wanita paruh baya itu memecah keheningan suasana.
"Kamu harus menjadi juri dua buku yang akan grandnie bagikan. Buku pertama adalah The Casual Vacancy lalu buku kedua adalah box set edisi pertama X&V dari Opung Boni." lanjut wanita paruh baya itu dengan bersemangat.

Cucu kesayangannya hanya terseyum tak kuasa menolak. Jika sang grandnie sudah memutuskan sesuatu tidak ada seseorang pun yang bisa membuatnya membatalkan keputusannya. Sebenarnya ada satu orang tapi itu juga jarang terjadi.

"Persyaratannya bagaimana grand?" tanya cucu kesayangannya

"Mudah kok. Setiap mereka yang tertarik harus membuat semacam note mengenai kecenderungan buku cetak menjadi e-book. Boleh saran, keluhan bahkan angan-angan dihubungkan dengan keberadaan perpustakaan kelak. Jumlahnya 1000 karakter.Boleh menggunakan gambar asal menyebutkan sumber di akhir note. Gambar dihitung 2 karakter dan tidak boleh lebih dari 2 gambar, setara dengan 4 karakter." terang sang wanita paru baya.

"Hanya itu grand?" tanya cucu kesayangannya sambil mencatat di media teknologinya.

"Peserta juga harus men-tag minimal 15 orang. Lalu ia harus mengcopy link  di bawah note pengumaman ini. syarat tambahan ia harus tergabung dalam blog grandnie." tambah wanita paruh baya itu.

"Waktunya grand?" tanya cucu kesayangannya

"Kuis dimulai sejak pengumuman ini hingga tanggal 20 Januari 2013. Pengumuman akan dilakukan pada tanggal 30 Januari jam 00.01. Artinya pada tanggal 29 Januari lewat tengah malam. Salah satu yang menjadi juri adalah Eyang Sony pemerhati digital library" lanjut wanita paruh baya itu.

"Segera aku buat note di bloq grandnie agar bisa segera di share." ujar cucu kesayangannya dengan semangat. Sebagai super admin ia memiliki akses tak terbatas.

"Permisi dulu grand, aku segera membuat kuis seperti yang grandnie mau" cucu kesayangannya pamit sambil memberikan pelukan kilat.

"Sebentar" panggil wanita paruh baya itu. Diambilnya buku The Casual Vacancy yang diletakan cucunya di meja. Disodorkannya buku itu ke cucu kesayangannya yang menatapnya dengan heran.

"Bagaimana bisa jadi juri jika kamu tidak membaca buku ini. Ini hadiah tahun baru buatmu. Semoga kelak, kamu tidak terlena dalam zona nyamanmu hingga ragu untuk maju. Ingat selalu peraturan grandnie. Tidak ada kata tidak bisa, tidak mungkin. Yang ada hanyalah kata harus bisa" kata wanita paruh baya itu.

"Wah terima kasih sekali grand! Aku tak perlu menjadi nomer sekian dalam daftar pinjam di kampus." seru cucu kesayangannya. Senyum ceria menghiasi wajahnya saat ia berjalan keluar perpustakaan.

Sang wanita paruh baya itu bangkit dari sofa berjalan menuju rak saat suara cucu kesayangannya terdengar kembali.

"Tapi grand, kenapa ada buku Opung Boni juga?" rupanya ia tak kuasa memendam rasa penasaran.

"Karena bagi grandnie, Opung Boni adalah penulis yang layak disandingkan dengan JK. Sampai saat ini opungmu tak pernah berhenti membuat grandnie terpersona dengan karyanya." jawab wanita paruh baya itu sambil tetap berjalan menuju rak buku.Ia ingin membaca buku yang baru dikirimkan penerbit.

Sang cucu kesayangan terseyum maklum. Untuk yang satu itu ia sangat setuju. Pertanyaan yang diberikan hanya untuk mencari pembenaran atas dugaannya saja. Bergegaas ia berjalan keluar untuk menunaikan tugas dari sang grand terkasih.

Wanita paruh  baya itu masih sibuk memilih buku saat alat komunikasinya bergetar dan mengeluarkan nada yang sangat dikenalnya.

"Bippp...bippp....bippp," tanda sebuah pesan masuk terdengar.Wajahnya bersemu merah saat membaca pesan yang tertulis di sana.
"Puja jiwaku masih di perpustakaankah? Apakah berkenan memberiku kehormatan menikmati secangkir teh hangat sambil mengenang masa lalu di taman mungil kita. Peluqqq, dekap mesra, soen, muachhhhhhh!"

Wanita paruh baya itu tesenyum dan segera membalas pesan, " Segera belahan jiwaku, cintaku. Keinginan pusat kehidupanku adalah perintah bagiku. Baru saja aku menyelesaikan tugas kecil bagi cucu kita. Segera aku kesana."balasan  singkat dikirim.

Bergegas wanita paruh baya itu meninggalkan perpustakaan setelah memasang kunci pengaman. Buku yang ingin dibaca sudah dilupakan. Semua sudah memahami betapa mesranya hubungan kedua insan itu. Waktu seakan tak mempengaruhi kemesraan yang terjalin diantara keduanya.

Cinta, memang memiliki kekuatan yang luar biasa.



Jumat, 21 Desember 2012

Follow Your Bliss Bakery, Menjual yang Tak Biasa


Pengarang: Kathryn Littlewood
Penerjemah: Nadia Mirzha
Penyunting: Lulu Fitri Rahman
Penyelaras aksara: Aini Zahra
Penata Aksara: eicreative
ISBN: 978-979-433-690-8
Halaman: 380
Penerbit: Mizan Fantasi


Muffin merupakan kue khas negeri Inggris dan lahir pada zaman Victoria. Pada saat itu muffin banyak dijual oleh pedagang keliling dengan diletakkan di nampan di atas kepala. Muffin merupakan sejenis makanan tradisional berbentuk gulungan, bundar dan tipis. Bahan dasarnya terbuat dari adonan roti yang diberi ragi (http://id.wikipedia.org/wiki/Muffin)

Muffin Zucchini
Bahan-bahan:
1. Sari vanila tahiti                               2 cangkang-ek
2. Tepung                                           1 kepal
3. Gula                                                1 kepal
4. Labu hijau besar                              1 buah
5. Telur Burung Cinta Bertopeng         1 butir

Mantera:
Agapornis Personata

Cara Membuat:
1.  Parut labu hijau besar sambil menyenandungkan nama dua orang kesepian  yang akan disatukan dalam cinta, sebanyak 3 X.
2.  Ayak tepung dan gula dengan mempergunakan pengayak logam .
3.  Taburkan sari vanila tahiti terbaik di atas tepung.
4.  Campurkan dengan telur Burung Cinta Bertopeng
5.  Tuangkan dalam loyang muffin dan panggang pada suhu panas 6 nyala api selama 8 lagu

Muffin Zucchini bukanlah muffin biasa. Kakak-beradik  Ty dan Rose Bliss  membuat kue tersebut untuk diberikan kepada  guru di sekolah mereka, Mr Bastable dan Miss Thistle. Konon kue tersebut dapat mendekatnya sosok yang saling menyuka. Celakanya selesai membuat dan memberikan kepada kedua orang guru tersebut,  Ty baru menemukan grafik koversi di dalam lemari pembeku. Kepalan setara dengan setengah cangkir, sementara mereka menganggap satu cangkir.  Lagu setara dengan empat menit, sedangkan tadi mereka berdua mengartikan sebagai setengah jam. Muffin yang mereka buat salah resep! Tak terbayangkan gimana akibatnya.

Ty dan Rose Bliss adalah dua dari empat anak keluarga Bliss pemilik Follow Your Bliss Bakery, toko roti mungil di  Calamity Falls. Sejak Rose melihat sang ibu menangkap dan memasukkan halilintar dalam adonan, ia merasa ada sesuatu yang berbeda dengan produk yang dihasilkan oleh kedua orang tuanya. Ada sihir yang ikut campur sehingga wabah flu bisa diatasi, anak yang kesetrum bisa kembali sehat bahkan membuat seseorang mampu bernyanyi merdu kembali.


Rose sangat ingin menjadi ahli sihir dapur. Itu sebabnya ia tidak ingin meninggalkan toko roti itu.  Dengan demikian kelak ia bisa tahu dimana sang ibu menyimpan toples biru ajaib berisi bahan-bahan tak biasa, bagaimana mencampur angin utara menjadi sesuatu, menakar dengan tepat reaksi antara mata katak, magma yang meleleh dan soda kue.

Saat kedua orang tuanya mendapat tugas khusus dari walikota sehingga harus meninggalkan toko, Rose merasa ini saat yang tepat untuk membuktikan kemampuan dirinya. Celakanya ia dan Ty sang kakak justru membuat aneka kekacauan alih-alih kebaikan. Kekacauan demi kekacauan datang bertubi-tubi akibat ulah mereka.

Awalnya mereka patut dipuji karena ingin berbuat kebaikan, namun ternyata tidak semua niat baik menghasilajn sesuatu yang baik juga jika tidak ditangani dengan serius. Rose bahkan harus berusaha keras mempertahankan kepercayaan orang tuanya dalam wujud kunci tempat menyinpan sebuah buku resep ajaib, resep yang tidak biasa.

Tidak hanya Ty dan Rose, adik mereka Sage dan  Leigh juga harus membereskan semua kekacauan yang terjadi. Justru serunya kisah ini ada bagaimana mereka berusaha membereskan kekacauan yang mereka buat, beberapa hal membuat kekacauan bisa diatasi namun ada juga yang malah membuat kian kacau.

Selain Muffin Asmara, pembaca juga akan disuguhi tiga  resep utama yang menyebabkan suasana Calamity Falls menjadi kacau, yaitu Cookie-cookie Kebenaran, Cake-Pemutar-Balik-Keadaan-Seutuhnya,  serta Torte Blackberry Balik Ke Dulu. Cara membuat adonan cenderung unik, efek yang ditimbulkan dari memakan kue ini juga tidak lazim. Tentunya ada beberapa resep lain yang tak kalah menariknya.

Bahan-bahan yang tersedia di ruang penyimpanan rahasia toko itu  juga sungguh luar biasa. Ada Mata Warlock, Angin Pertama Musim Gugur, Kurcaci yang Tidur Abadi, Nyanyian Burung Bul-bul dan lainnya Penulis mampu menciptakan suasana dimana memasak menjadi sebuah hal yang menegangkan dan membutuhkan penanganan khusus.  Salah menakar, memasukan bahan  atau memilih resep bisa mengacaukan seluruh kota.

Buku ini terdiri dari delapan belas bab dan satu pengantar. Pada bagian atas sisi kanan halaman, pembaca bisa menemukan judul dari bab tersebut. Dengan demikian, setiap pergantian bab kalimat yang tertulis di sisi kanan atas halaman juga akan berubah. Kisah yang diampaikan mudah dicerna dan sangat menghibur. Rasa penasaran kita akan terusik sehingga tak ingin meletakkan buku ini sebelum cerita selesai. Penulis mampu membuat hal yang biasa memasak, menjadi sebuah hyal yang luar biasa dan menhibur.

Kover buku ini memang menawan. Walau gambaran sosok Rose dan kakaknya sebagai tokoh yang paling berperan tidak sesuai dengan imajinasi saya. Rambut Rose kurang gelap jika dibandingkan dengan saudaranya yang lain, rambut Ty kurang merah dan jauh dari kesan jabrik, Sage bahkan jauh dari gemuk. Namun kue-kue yang ada terlihat sangat menggoda selera, membuat ingin mencicipi.

Jika umumnya sebuah buku hanya berwarna putih pada sisi lain, maka buku ini menawarkan warna biru yang menawan sehingga sangat manis dan cocok dengan kovernya. Buku ini membuat saya jatuh cinta saat pertama kali memegang dan membaca cuplikan kisah di halaman belakang, bahkan mampu membuat saya menyingkirkan (sementara) buku terbaru dari seorang pengarang besar. Sedikit sekali yang mengganggu bagi saya. Pada halaman 125, terlihat ada kata yang diketik tanpa spasi.

Pesan moral yang bisa  ditarik adalah bahwa sebuah kepercayaan itu sungguh mahal harganya, jika sudah mendapatkan kepercayaan harus dipertahankan dengan maksimal. Kadang niat baiksekali pun  harus dipertimbangkan dengan mantap bagaimana pelaksanaannya jika tidak ingin menjadikannya sebagai kekacauan. Buku ini juga cocok untuk dibaca segala  usia.

Saya sempat teringat sebuah permainan online perihal masak-memasak, lalu beberapa kisah dengan tema permen dan coklat. Bahkan saya jadi teringat buku berjudul Bible of Bread yang ada di tempat saya bekerja. Secara keseluhan,  buku yang menarik dan sangat menghibur. Cocok untuk dipilih menghabiskan akhir tahun. Tidak sabar menunggu buku keduanya.

Note:
Rose, aku pesan dung sekeranjang  cookie yang membuat  Cintaku makin sayang padaku  saat dia selesai memakannya
Seperti yang dibagikan Ty pada "beberapa" gadis

Jumat, 07 Desember 2012

Temani Aku Membaca The Mark of Athena



AKU SUNGGUH GALAU......!
Belahan jiwaku, cintaku sedang tugas ke suatu tempat untuk beberapa saat.
Yang membuatku merasa kehilangan bukan kehadirannya secara fisiknya, tapi rutinitas kecil kami
Biasanya jika ada buku menarik, kita berdua akan mengupas tuntas buku tersebut.
Kadang kami sepaham, sering juga timbul pertengkaran konyol.
Hal itu bisa membuatku memandang sebuah kisah dari banyak sisi.
Sungguh  memacu kreativitas,  juga membuatku lebih bersemangat membuat review.
Tanpa berdiskusi dengan dirinya, mereview seakan membuat sayur tanpa garam

Sayang.....
Sungguh sayang jika buku bagus ini harus mengedap di rak hanya karena cintaku tidak ada
Menunggu cintaku kembali akan membuat buku ini tertutup debu tebal
Baru tahun depan dia kembali hiksssssss
Untuk itu, maukah salah satu dari sahabatku menemaniku mendiskusikan buku ini
Setelah mendiskusikan,mari kita duet membuat review, jika tidak keberatan tentunya.


Caranya sangat mudah
1. Upload kover buku ini.
    Info buku ini bisa  diintip di http://www.goodreads.com/book/show/16091658-the-mark-of-athena
2. Tag MINIMAL 15 orang plus Penerbit Noura yahhh
3. Buat Caption/teks singkat kenapa sahabatku layak menggantikan posisi cintaku untuk mendiskusikan buku ini
4. Waktunya dari saat note ini diterbitkan hingga Kamis, 13 Desember 2012 pukul 08.00 WIB
    Pengumumannya pukul 13.00 WIB
5. Guna memudahkan pendataan, mohon absen di bawah note ini yah.
   Caranya hanya cukup  menulis nomer dan nama . Misalnya 1. Rick  
    Jangan lupa melihat nama dan nomer yg diatasnya agar jangan bentrok.

Perlu diingat ini bukan kuis siapa cepat dia dapat
Jadilah diri sendiri sahabatku

Sementara belum membaca, nikmati saja dulu ini
http://www.youtube.com/watch?v=Sm4Jl0WvWjU

Hayuh......
Temani aku menikmati goresan Rick Riordan
Siapa pun yang mendapatkan buku ini, tentunya yang terbaik dan BERUNTUNG
Belahan jiwaku, cintaku bantu aku memilih yahhhh

*Saat kau merindukan aku, lihatlah bintang-bintang di langit
 Ada aku di sana.
 Tengoklah urat nadimu, ada kasihku mengalir di sana
 Muchhhhhhhh
Numpang curcol he he he *

Senin, 03 Desember 2012

Surat Valerie Anderson untuk dr. Nicholas Russo

Sudut Bumi, Desember 20xz

Cintaku,
Belahan jiwaku,
Pusat kehidupanku,


Bagaimana kabarmu disana?
Sudah berapa putaran waktu berlalu sejak pertemuan kita yang terakhir.
Sungguh, aku memang ingin kau berada di sisiku, tapi apa dayaku, secara hukum engkau adalah milik orang lain. Cinta memang hak semua orang, begitu juga dengan kita. Tapi kisah cinta kita terbelenggu oleh ikatanmu dengan perempuan lain.

Orang selalu menganggapku perempuan cerdas yang tegar dan mampu menghadapi segala cobaan dengan tersenyum. Aku acap kali dianggap bak robot, mampu melakukan apapun tanpa rasa. Padahal jauh di  dalam diriku ada sosok  perempuan biasa yang butuh bersandar dan bermanja, yang tak selalu benar, kadang membuat salah.

Kakak kembarku empat menitku, Jason adalah sosok yang selalu ada untukku. Membuatku mampu tertawa, menangis dan tegar menghadapi hidup ini.  Jason yang menggenggam tanganku saat menjalani test USG, mengantarku saat air ketubanku pecah, hingga meyakinkanku untuk menyelesaikan kuliah hukum. Tanpa dirinya aku terpuruk!

Sekalipun tak pernah aku menganggap kehadiran Charlie  sebagai sebuah kesalahan, walau prosesnya merupakan kecelakaan. Aku menyayanginya dengan seluruh jiwaku. Foto-foto USG kutempel bersebelahan dengan surat penerimaan dari Harvard Law Scholl. Kadang kuberpikir, apakah aku sendiri yang menyabotase kepergianku dari  Southbridge. 

Aku tak pernah bisa melupakan saat pertama kali kita bertemu.  Seorang dokter yang datang di tengah malam untuk memeriksa Charlie dengan sangat lembut, lalu menuntunku ke lorong, membuka mulut, mulai berbicara dengan suara dalam dan lambat, " Saya dr. Nicholas Russo, dan saya adalah salah satu ahli bedah plastik anak terbaik di dunia."  Sejak itu aku selalu mengharapkan kunjunganmu dua kali sehari dan sekali tiap jam selanjutnya. Bahkan kunjungan-kunjungan tak resmi di rumah.

Memikirkan seseorang yang sudah menikah memang merupakan sebuah kesalahan. Entah mengapa saat itu aku tidak merasa bersalah sama sekali. Aku membutuhkanmu, tapi terpenting, aku sangat tahu dan yakin bahwa Charlie membutuhkanmu juga.

Masih teringat ceritamu pertengkaran singkatmu dengan Tessa , sosok yang mengikat janji suci denganmu. Kau merasa malas pulang karena menurutmu ia membuat suasana tidak nyaman.  Kau sangat memahami betapa ia berusaha keras membuat dirimu dan anak-anak merasa nyaman. Sepertinya ia terlalu keras berusaha hingga justru membuatmu tak merasa nyaman berada di dekatnya.

Saat kau mengatakan betapa kau merindukan aku, aku dan Charlie tepatnya, dan ingin mampir sekedar menyapa. Maka butuh waktu lama bagiku untuk menenangkan diri dan berkata ya. Cukup panjang juga untuk menyakinkan dirimu untuk kesekian ratus kalinya bahwa kita hanya berteman saja.

Kita, aku dan dirimu sama-sama tahu, jika hubungan ini berlanjut ada dua hal mendasar yang membuat hubungan kita adalah sebuah kesalahan. Pertama adalah urusan kode etikmu sebagai dokter Charlie, tepatnya urusan etika dan peraturan guna melindunginya selaku pasienmu. Kedua, sudah sangat jelas, statusmu sebagai suami orang, pria dengan keluarga.

Walau begitu, kau tidak mau pergi malam itu. Kau ingin duduk di sampingku dengan Charlie tidur di kamar atas dan terus menyiksa dirimu sendiri dengan aneka perasaan yang tak menentu. Dan dalam keheningan kita berdua sama-sama berhenti berpura-pura. 

Kau merasa bahagia saat itu bersamaku. Kau mencintai anak-anakmu, tapi apakah kau bahagia? Menurutmu tidak mungkin, situasi sungguh rumit bagimu. Kau merasa tak sanggup menahan rasa yang ada, rasa jatuh cinta padaku. Rasa itu yang hadir di relung hatimu, ucapmu. Malam pun menjadi saksi bergeloranya cinta kita. Aku dengan sadarnya telah melakukan  pelanggaran utama dalam pengasuhan orang tua tunggal. Memadu kasih dengan pria yag memiliki keluarga, dan melakukannya di rumah saat anakku berada di sana.

Hanya saja....., setelah malam yang membara itu, kau menghilang selama sembilan hari. Benar-benar menghilang tanpa kabar. Bahkan pesan singkatku pun tak dibalas. Aku mulai galau! Apa artiku hanya untuk menemani semalam dalam gelora napsu, tak lebih. Atau kau benar-benar mencintaku namun sedang dalam kondisi tidak bisa menghubungiku, suatu hal yang tak masuk akal.

Saat mendadak menghubungiku dan ingin bertemu, ku tahu ada suatu hal buruk  yang akan terjadi. Menurutmu malam yang kita lalui sungguh mengagumkan. Kau sangat menyukai mataku, suaraku dan caraku  memandangmu melalui mata ini. Kau mencintaku, dan kau takut akan selalu begitu. Singkatnya, kau kau mencintaiku tapi  berharap tidak demikian. Kau menginginkan aku tapi tidak bisa memilikiku..

Kau sangat menyadari situasi rumah yang kurang baik. Kecuali kau bisa melepas semuanya saat ini juga, detik ini juga, semua yang telah kau raih selama bertahun-tahun, maka kau siap bersamaku. Rasanya tak adil bagimu untuk memintaku menunggumu, siapa tahu... kelak...... Padahal di sisi lain kau sedang berusaha  memperbaiki kerusakan yang terjadi di rumah. Kau merasa sudah berusaha mencari cara  apa pun agar bisa bersamaku. Aku tahu, aku yang harus memutuskan untuk kita. Kuputuskan tidak ada hubungan istimewa antara kita, yang terjadi hanyalah kesalahan.

Suatu saat, Tessa menemuiku. Aku memohon maaf atas kesalahanku, mencintaimu. Ia tak marah. Justru ia merasa kasihan padaku. Bukan....! Bukan karena aku orang tua tunggal dengan Charlie yang harus bolak-balik menjalani operasi bedah plastik. Ia merasa kasihan karena aku mencintai seseorang yang tak bisa kumiliki,  suaminya. Alih-alih marah, ia malah mengucapkan terima kasih dengan bersungguh-sungguh. 

Belakangan ku tahu, kau bahagia bersamaku karena mengingatkanmu  pada saat-saat bersama Tessa dahulu. Saat Tessa masih seorang wanita yang tak menuntut segalanya sempurna. Bagi Tessa segalanya harus sempurna, bahkan sosok suaminya pun harus menampilkan citra suami sempurna. jauh di lubuk hatimu, kau merindukan Tessa denga kekurangannya



Surat ini kukirim sebagai jawaban atas pertanyaanmu. Pria berselingkuh sering kali dianggap bukan hal yang aneh. Semua pihak menimpakan kesalahan pada sosok wanita yang menjadi pasangan selingkuh dan bersimpati pada pasangan resmi sang pria. Aku, kau bahkan Tessa sama-sama tahu apa dan bagaimana situasi sebenarnya yang terjadi. Aku tak pernah membenarkan petualangan singkat kita, tapi jika cinta sudah bicara,walau sesaat, maka tak ada yang salah atau benar.

Bukan aku yang menggodamu, bukan aku yang memintamu memainkan nada-nada cinta walau hanya semalam. Bukan juga kau yang menggodaku terjadi begitu saja tanpa diatur. Alam yang menuntun diri kita.

Aku memaafkan dirimu
Seperti aku yang berusaha memaafkan diriku sendiri.
Berbahagialah dengan keluargamu

Salam hangat,

Valerie Anderson
-----------------------------------------------

Terinspirasi dari buku
Judul: Di antara Dua Hati
Pengarang : Emily Griffin
Penerjeman: Ishti P Rahayu
Penerbit: Esensi
Terbitan Februari 2010
Halaman : 448


Kovernya sudah menandakan isinya. Baju operasi hijau bisa merupakan kisah tentang dokter, minimal seseorang yang berada di dunia medis. Tapi jika melihat kuku perempuan yang jadi model, jelas ini bukan sosok yang bekerja di dunia medis. Maka bisa disimpulkan ia adalah keluarga pasien yang berada di ICU. Jika tidak di sana, maka apa gunanya ia memakai baju steril?

Kisahnya diceritakan secara seimbang antara tokoh Valerie dan Tessa secara bergantian. Saya menemukan cara unik untuk menikmati kisah dalam buku ini. Saya membaca sisi Valerie terlebih dahulu baru sisi Tessa. Dengan demikian maka saya tidak membaca bab secara teratur, melainkan melompat satu bab setiap kali.

Ceritanya sebenarnya menarik, hanya menurut saya konflik yang ada kurang dalam digali sehingga berkesan datar saja. Padahal banyak hal yang menarik. Valerie dan Nick memang bersalah melakukan perselingkuhan apapun alasannya. Namun saat cinta sudah bicara, tak satu pun orang mampu menghindar, tidak juga mereka berdua. Kesalahan yang dimaklumi bagi segelintir orang. Tessa boleh berusaha membuat keluarganya nyaman. Tapi jika ia berusaha terlalu keras, justru membuatnya berubah dan mengubah jati dirinya yang dicintai Nick.

Cinta memang kompleks.
Tapi tidak ada orang yang mau hidup tanpa cinta